sentralmerahputih.id | Surabaya – Tim loncat indah Jawa Timur membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Loncat Indah 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta dengan catatan impresif.
Pada hari pertama perlombaan, kontingen Jatim sukses mengoleksi total 10 medali yang terdiri atas 4 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.
Empat medali emas diraih dari nomor menara syncro mixed melalui pasangan Yovy Surya Wahyu dan Linar Betiliana, nomor 3 meter Kelompok Umur C (KUC) putri atas nama Sifa Kartika Putri, nomor menara terbuka putri oleh Gladies Lariesa Garina, serta nomor menara syncro putri yang dipersembahkan duet Gladies Lariesa Garina dan Linar Betiliana.
Sementara medali perak diraih Matthew Andrian Kusumawardhana pada nomor papan 1 meter Kelompok Umur A (KUA) putra, Maheswari Galuh Nastiti di nomor 3 meter Kelompok Umur B (KUB) putri, Muhammad Aditya Perwira pada nomor papan 1 meter terbuka putra, serta Linar Betiliana di nomor menara terbuka putri.
Adapun dua medali perunggu disumbangkan Achmad Aimar Ghali Zikri dari nomor 3 meter Kelompok Umur B putra dan Yovy Surya Wahyu di nomor papan 1 meter terbuka putra.
Pelatih Loncat Indah Jawa Timur, Ronaldy Herbintoro, mengatakan capaian tersebut menjadi awal yang sangat positif bagi tim Jatim dalam perburuan prestasi di Kejurnas tahun ini.
“Alhamdulillah di hari pertama kami sudah bisa meraih 4 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Total 10 medali ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi kami karena para atlet mampu memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Timur,” ujar Ronaldy saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan pembinaan cabang olahraga loncat indah di Jawa Timur berjalan sesuai target yang telah dirancang.
Ia menilai para atlet mampu menjalankan strategi dan tampil maksimal di setiap nomor.
“Anak-anak berjuang sungguh-sungguh sehingga target medali yang ingin dicapai bisa diraih sesuai dengan apa yang mereka kerjakan selama latihan,” katanya.
Ronaldy menambahkan, peluang menambah medali masih terbuka pada hari kedua perlombaan. Sejumlah nomor yang diandalkan Jatim diperkirakan masih berpotensi menyumbang emas.
“Kami masih punya peluang di nomor menara, papan 3 meter, menara individu, kelompok umur A di menara, kelompok umur B, di papan 1 meter dan nomor syncro. Harapan kami target yang sudah ditetapkan bisa terpenuhi,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian tim loncat indah Jatim dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Jawa Timur untuk terus mengembangkan pembinaan olahraga prestasi.
“Semoga perkembangan prestasi ini bisa menular ke kabupaten dan kota lain. Mari bersama-sama membangun Jawa Timur dengan prestasi yang luar biasa,” pungkasnya.(*)












