Koalisi KOPI Surabaya Serukan 5 Tuntutan Rakyat di Peringatan Hari Bumi, Buruh, dan Pendidikan

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA — Sejumlah organisasi masyarakat dan komunitas pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Independent (KOPI) menggelar aksi kolektif memperingati tiga momentum penting sekaligus, yakni Hari Bumi, Hari Buruh, dan Hari Pendidikan Nasional, pada 2 Mei 2026 di Surabaya.

Melalui pernyataan sikap yang dirilis, koalisi yang terdiri dari berbagai elemen seperti Arek Arek Nusantara, WANADHARA, hingga kelompok pelajar dan warga rusun ini menyoroti keterkaitan antara isu lingkungan, ketenagakerjaan, dan pendidikan dalam konteks tantangan global dan nasional saat ini.

Ketua KOPI, Habib Murari, menyatakan bahwa dinamika geopolitik global yang tidak stabil berpotensi memicu dampak luas hingga ke tingkat lokal, mulai dari krisis lingkungan hingga ketimpangan sosial.

“Situasi global saat ini menjadi alarm bagi kita semua. Dampaknya tidak hanya pada ekonomi dan politik, tetapi juga pada pendidikan, lingkungan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tiga Momentum, Satu Seruan

Dalam pernyataannya, KOPI menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi (22 April), Hari Buruh (1 Mei), dan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi kolektif atas perjuangan rakyat di berbagai sektor.

Pada isu lingkungan, mereka mendorong penguatan gerakan pelestarian alam melalui pengurangan penggunaan plastik, penghijauan, serta penghematan energi sebagai respons terhadap krisis iklim.

Sementara pada momentum Hari Buruh, koalisi ini mengingatkan kembali sejarah panjang perjuangan pekerja untuk mendapatkan hak-haknya, mulai dari upah layak hingga jaminan keselamatan kerja.

Adapun dalam konteks pendidikan, mereka menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan yang adil dan berkualitas, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Jambret Maut Kusuma Bangsa Divonis 11 Tahun Penjara

Lima Tuntutan Utama

Dalam aksi tersebut, KOPI bersama organisasi yang tergabung menyampaikan lima tuntutan utama sebagai bentuk sikap kolektif:

Menghentikan eksploitasi lingkungan dan memperkuat upaya pelestarian alam

Mendorong regulasi ketenagakerjaan yang berpihak pada kesejahteraan buruh

Menjamin akses pendidikan gratis dan merata dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi bagi masyarakat miskin

Mewujudkan reforma agraria dengan prinsip “tanah untuk rakyat”

Memperkuat perlindungan anak perempuan serta mendorong kesetaraan gender

Sorotan: Keterhubungan Isu

Aksi ini juga menekankan bahwa ketiga isu utama lingkungan, buruh, dan pendidikan tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan.

Kerusakan lingkungan, misalnya, berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat, sementara akses pendidikan yang terbatas mempersempit peluang mobilitas sosial.

Koalisi menilai, tanpa kebijakan yang berpihak pada rakyat, ketimpangan akan terus melebar.

Mendorong Partisipasi Generasi Muda

Selain menyuarakan tuntutan, aksi ini juga bertujuan membangun kesadaran generasi muda agar lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Gerakan ini adalah upaya menjaga api perjuangan agar tetap hidup. Kami ingin generasi muda tidak apatis, tetapi terlibat aktif dalam memperjuangkan hak-hak rakyat,” ujar Habib.

Dengan mengusung semangat solidaritas lintas sektor, KOPI berharap aksi kolektif ini dapat menjadi pemicu gerakan yang lebih luas dalam memperjuangkan keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, serta akses pendidikan yang setara di Indonesia.(*/rif)

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Mutasi Polda Jatim Juli 2026
Mutasi Polda Jatim (IV) : Penyegaran Organisasi Berlanjut, Puluhan Personel di Fungsi Pembinaan dan Staf Bergeser
Mutasi Polda Jatim (III): Regenerasi Kepemimpinan, Puluhan Kapolsek dan Perwira Pertama Berganti
Mutasi Polda Jatim (II): Wakapolres, Kasatreskrim hingga Kasatlantas di Sejumlah Polres Berganti
Mutasi Besar Polda Jatim Dimulai, Sejumlah Pejabat Strategis Diganti
AWS: Saatnya UU Pers Menyesuaikan Perkembangan Platform Digital dan AI
Dugaan Keracunan Makanan MBG, AWS Soroti Quality Control SPPG Tembok Dukuh
BNN Surabaya Gandeng AWS Ajak Pemuda Soroti Pengawasan Lingkungan dan Rehabilitasi Narkoba
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kapolres Bojonegoro Kulonuwun ke Ketua MUI, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Polsek Kebomas Gandeng YALPK Group Gelar Baksos Ojol Gresik Sumringah Dapat Sembako dan BBM Gratis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kapolda Jatim Dampingi Wamenhub Serahkan Santunan Korban KM Mutiara Sentosa II

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Kapolres Bojonegoro Sambangi Padepokan PSHT, Ajak Jaga Kerukunan dan ‘Jogo Bojonegoro

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Dampingi Korban Peristiwa KM Mutiara Sentosa II, Pastikan Penanganan Maksimal

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Tim DVI Polda Jatim Serahkan Dua Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi Lima Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang

Berita Terbaru