Jadi Salah Satu Provinsi Penyumbang Medali Terbesar SEA Games 2025, M Nabil : Terimakasih Patriot-patriot Olah Raga Jatim

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Atlet-atlet Jawa Timur kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendongkrak prestasi olahraga nasional.

Pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penyumbang medali terbesar bagi kontingen Indonesia, khususnya pada raihan medali emas.

Dalam multievent olahraga Asia Tenggara yang digelar dua tahunan tersebut, atlet Jawa Timur berhasil menyumbangkan total 91 medali, masing-masing terdiri atas 29 emas, 29 perak, dan 33 perunggu.

Capaian itu menempatkan Jawa Timur sebagai penyumbang medali emas terbanyak kedua bagi Indonesia.

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia menutup SEA Games 2025 dengan 333 medali, dengan rincian 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Dari total tersebut, kontribusi atlet Jawa Timur mencapai 27,33 persen.

Sementara untuk kategori emas, Jawa Timur menyumbang 31,87 persen dari total emas yang diraih Indonesia.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyampaikan apresiasi atas kerja keras atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di level Asia Tenggara.

“Terima kasih kepada patriot-patriot olahraga Jawa Timur yang telah berjibaku dan memberikan sumbangsih besar bagi perolehan medali Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang medali emas terbanyak kedua dengan raihan 29 emas, 29 perak, dan 33 Perunggu, ” ujar Nabil, Senin, 22 Desember 2025.

Dari total 29 medali emas yang diraih, sejumlah cabang olahraga tampil dominan. Triathlon menjadi penyumbang emas terbanyak dengan enam medali emas, disusul panahan lima emas, tenis tiga emas, serta angkat besi dua emas.

Sementara cabang olahraga lainnya turut menyumbang emas dan medali perak serta perunggu yang memperkuat posisi Jawa Timur di klasemen akhir.

Menurut Nabil, prestasi tersebut semakin membanggakan jika melihat jumlah atlet yang dikirimkan.

Baca Juga:  Mahasiswa Unesa Kritik Permenpora 14 Tahun 2024, Dianggap Berpotensi Ganggu Pembinaan Olahraga Prestasi di Indonesia

Pada SEA Games 2025, Jawa Timur hanya memberangkatkan 131 atlet dan 27 pelatih, jumlah yang relatif lebih sedikit dibandingkan Jawa Barat yang menurunkan 215 atlet dan menjadi penyumbang emas terbanyak dengan raihan 31 emas.

“Secara perolehan medali, kita berada di peringkat kedua setelah Jawa Barat. Namun, dengan jumlah atlet yang lebih sedikit, Jawa Timur mampu menunjukkan efektivitas pembinaan yang sangat baik,” katanya.

Nabil menilai capaian ini menjadi bukti bahwa sistem pembinaan olahraga di Jawa Timur selama ini berjalan sesuai arah yang ditetapkan.

Program latihan yang berkelanjutan, pemetaan potensi atlet, serta dukungan pelatih dan tenaga pendukung dinilai mampu menghasilkan prestasi optimal di level regional.

“Ini merupakan penguatan dari visi besar kita, Jawa Timur Menuju Prestasi Dunia. Program tersebut terus kita dorong dan kita persiapkan untuk menghadapi event-event olahraga internasional berikutnya,” ujarnya.

Keberhasilan di SEA Games 2025 juga menjadi pelecut semangat bagi KONI Jawa Timur dan seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

Salah satu fokus utama ke depan adalah penguatan program Pusat Latihan Daerah (Puslatda) sebagai wadah pembinaan atlet berjenjang.

Penguatan Puslatda akan mencakup peningkatan kualitas latihan, pelaksanaan try out, training camp, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan atlet agar mampu bersaing di tingkat internasional.

“Tentu pembinaan menjadi prioritas utama. Mulai dari latihan rutin, try out, training camp, hingga penyediaan kebutuhan atlet akan kita persiapkan lebih matang ke depan,” pungkas Nabil.

Dengan capaian tersebut, Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi nasional dan menjadi kekuatan penting dalam mendorong Indonesia meraih prestasi yang lebih tinggi di berbagai ajang olahraga internasional.(*)

Berita Terkait

Hari Pertama Kejurnas Akuatik 2026, Tim Loncat Indah Jatim Berhasil Raih 10 Medali
Mayoritas Pengurus Desak KBI Jatim Segera Gelar Musprovlub
Draf Raperda Keolahragaan Jatim Picu Polemik, Posisi KONI Terancam Melemah
Fokus Kejuaraan Dunia di Malaysia, PB Muaythai Indonesia Cetak Rekor Pengiriman Atlet
Persebaya Hajar Arema 4 Gol Tanpa Balas di Pulau Dewata, Rivera Jadi Bintangnya
Menuju Porprov 2027, Eri Cahyadi Genjot Infrastruktur Olahraga: Sirkuit Grasstrack hingga Motocross Disiapkan
Lifter Muda Bersinar, Jatim Raih 4 Emas di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026
Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri
Berita ini 29 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:28 WIB

Hari Pertama Kejurnas Akuatik 2026, Tim Loncat Indah Jatim Berhasil Raih 10 Medali

Senin, 4 Mei 2026 - 09:05 WIB

Draf Raperda Keolahragaan Jatim Picu Polemik, Posisi KONI Terancam Melemah

Kamis, 30 April 2026 - 15:42 WIB

Fokus Kejuaraan Dunia di Malaysia, PB Muaythai Indonesia Cetak Rekor Pengiriman Atlet

Selasa, 28 April 2026 - 19:15 WIB

Persebaya Hajar Arema 4 Gol Tanpa Balas di Pulau Dewata, Rivera Jadi Bintangnya

Selasa, 28 April 2026 - 13:05 WIB

Menuju Porprov 2027, Eri Cahyadi Genjot Infrastruktur Olahraga: Sirkuit Grasstrack hingga Motocross Disiapkan

Selasa, 21 April 2026 - 09:21 WIB

Lifter Muda Bersinar, Jatim Raih 4 Emas di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026

Senin, 20 April 2026 - 21:21 WIB

Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri

Senin, 20 April 2026 - 17:45 WIB

Jelang Final Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 dan Liga Jatim Seri II, Ratusan Atlet Siap Bertanding di CITO

Berita Terbaru