Satu Korban Tewas Akibat Ledakan LPG 3 Kg di Kapas Madya, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Keluarga korban insiden ledakan tabung gas LPG 3 kilogram di Kota Surabaya resmi melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

Mereka menduga ledakan dipicu oleh gas oplosan atau isi tabung yang tidak sesuai standar keamanan.

Peristiwa ledakan terjadi pada Minggu, 31 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Kapas Madya, RT 03 RW 03, Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari.

Maria Vita, perwakilan keluarga korban, menuturkan bahwa insiden bermula saat keluarga hendak menggunakan tabung gas yang baru dibeli.

Tidak lama setelah pemasangan, terjadi ledakan keras yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

“Ledakan terjadi tidak lama setelah tabung dipasang. Kami menduga ada ketidaksesuaian standar pada isi tabung, bahkan kemungkinan merupakan gas oplosan,” ujar Maria, Selasa (5/5/3/2026).

Akibat kejadian tersebut, dua anggota keluarga mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:  Warga Wisma Tengger Minta PT Suka Jadi Logam Ditutup, Ini Kata DPR RI dan Wawali

Selain itu, satu orang korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Merasa dirugikan dan menilai adanya dugaan pelanggaran hukum yang membahayakan keselamatan, pihak keluarga memutuskan menempuh jalur hukum.

Laporan resmi disampaikan ke Polrestabes Surabaya pada Selasa, 5 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Laporan tersebut telah diterima dengan nomor registrasi STTLPM/550/V/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.

Dalam laporannya, keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan peredaran gas LPG tidak layak dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Mereka juga menekankan pentingnya penegakan hukum secara profesional, objektif, dan transparan.

Keluarga berharap kasus ini dapat menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memberikan rasa keadilan bagi korban dan masyarakat luas.(*)

Berita Terkait

Dugaan Keracunan Makanan MBG, AWS Soroti Quality Control SPPG Tembok Dukuh
BNN Surabaya Gandeng AWS Ajak Pemuda Soroti Pengawasan Lingkungan dan Rehabilitasi Narkoba
Peringati HJKS 2026, Hotel Dafam Pacific Caesar dan AWS Gelar Cek Kesehatan Gratis
UMKM Bergerak Sendiri, Kinerja Dinas Koperasi Surabaya Dipertanyakan
Koalisi KOPI Surabaya Serukan 5 Tuntutan Rakyat di Peringatan Hari Bumi, Buruh, dan Pendidikan
RPP Anak Ranting Pemuda Pancasila Surabaya Digelar, Perkuat Struktur Organisasi hingga Tingkat Akar Rumput
Terdakwa Kasus Jambret Maut Kusuma Bangsa Divonis 11 Tahun Penjara
Pelantikan DPD LPKAN Jatim Jadi Momentum Penguatan Integritas Pengawasan
Berita ini 8 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hari Bhayangkara ke – 80, Polda Jatim Buka Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:21 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jadikan Ziarah ke Makam Presiden RI Terdahulu Sebagai Momentum Refleksi Nilai Kebangsaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:20 WIB

Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Ziarah-Tabur Bunga ke Makam Soeharto

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:14 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota Gelar E-Sport Cup 2026 untuk Jaring Atlet Berprestasi Menuju Kapolda Cup

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05 WIB

Hari Bhayangkara ke -80, Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Droping 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:03 WIB

Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00 WIB

Tim Basket Polda Jatim Juara 1 Kapolri Cup 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:35 WIB

Kado Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Bondowoso Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Sekar Putih

Berita Terbaru