Ratusan Jurnalis Datangi Polda Jatim, Laporkan Dugaan Kejanggalan OTT Wartawan di Mojokerto dan Minta Penangguhan Penahanan

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Ratusan jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur mendatangi Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Polda Jawa Timur, Rabu (18/3/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas sekaligus penyampaian laporan resmi terkait penangkapan seorang jurnalis, Muhammad Amir.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Jawa Timur dan Aliansi Jawa Timur Peduli Jurnalis menyampaikan pengaduan ke sejumlah unit internal kepolisian, di antaranya Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), Wassidik Krimum, serta Irwasda Polda Jatim.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan kejanggalan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh jajaran Polres Mojokerto Kabupaten terhadap Amir.

Koordinator aksi, Taufik, menyatakan pihaknya menilai terdapat indikasi ketidakwajaran dalam proses OTT tersebut.

Menurutnya, aliansi jurnalis telah melakukan kajian awal bersama tim hukum dan menemukan dugaan adanya rekayasa dalam penanganan kasus.

“Kami melihat ada indikasi kuat bahwa proses OTT ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dugaan rekayasa harus diusut secara terbuka dan transparan,” ujar Taufik dalam orasinya.

Selain itu, massa juga menyampaikan tuntutan agar Kapolres Mojokerto Kabupaten dan Kasat Reskrim setempat diperiksa secara menyeluruh.

Mereka meminta keduanya dinonaktifkan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung guna menjaga objektivitas.

Baca Juga:  Polda Jatim Buka Layanan Gratis Penitipan Barang Berharga dan Kendaraan Masyarakat yang Mudik Lebaran

Di sisi lain, aliansi jurnalis juga mendesak agar penahanan terhadap Muhammad Amir dapat ditangguhkan.

Pihak tim hukum yang mendampingi aksi menyebut, hingga saat ini belum terdapat bukti yang dinilai cukup kuat untuk mendukung tuduhan yang dikenakan.

“Penangguhan penahanan penting untuk memastikan proses hukum berjalan adil dan tidak menimbulkan tekanan terhadap pihak yang bersangkutan,” ujar salah satu perwakilan tim hukum.

Aksi tersebut turut dihadiri sejumlah elemen masyarakat sipil, termasuk Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) serta komunitas pemuda dan aktivis hukum yang menyatakan dukungan terhadap kebebasan pers.

Perwakilan massa kemudian diterima oleh pejabat dari Propam Polda Jatim dalam pertemuan tertutup.

Dalam pertemuan tersebut, laporan resmi disampaikan dan diterima untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur internal kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Jawa Timur maupun Polres Mojokerto Kabupaten terkait substansi laporan dan tuntutan yang disampaikan massa jurnalis.

Aliansi jurnalis menyatakan akan terus mengawal proses ini dan berharap penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, serta berkeadilan, tanpa mengabaikan prinsip kebebasan pers sebagai bagian dari demokrasi.(*/leh)

Berita Terkait

Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
Kelurahan Ngrowo Lolos Seleksi Tahap II BIA 2026, Optimistis Tembus 10 Besar
GSN Hadiri Semarak HUT RI ke-81 Desa Jumputrejo, Edukasi Warga Bahaya Narkoba
Syaiful Baiturrahman Ditunjuk Sebagai Ketua Umum PWRK Nusantara
Kades Sidokerto: Pengelola TPST Harus Dipilih Melalui Musyawarah Desa
Lomba Pop Singer HUT ke-48 GM FKPPI Resmi Dibuka, Diikuti 75 Peserta
Pemuda Pancasila Surabaya Prioritaskan Ngopi Bareng untuk Perkuat Kaderisasi
Bhabinkamtibmas Polsek Plandaan Dampingi Warga Dukung Ketahanan Pangan
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru