Kabid Humas Polda Jateng Tegaskan Komitmen Polisi Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Reservoir Siranda

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SEMARANG – Polda Jateng menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap kasus penemuan mayat di Reservoir Siranda pada Sabtu (16/8/2025) silam. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat mendampingi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Yudi Indardo saat meninjau lokasi dan memberikan keterangan pers terkait pelayanan PDAM pasca penemuan mayat di Reservoir Siranda.

“Sebagai bahan penyelidikan hingga saat ini pihak penyidik dari Polrestabes Semarang telah memeriksa delapan orang saksi. Terhadap jenazah korban atas nama Dion Kusuma Pratama (21) juga telah dilakukan Visum et Repertum (VER), diharapkan hasilnya nanti akan jadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap kasus tersebut,” ujar Kombes Pol Artanto.

Pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi Reservoir Siranda. Dari hasil rekaman didapatkan petunjuk bahwa pada malam hari tanggal 30 Juli 2025 korban datang ke lokasi dengan berboncengan tiga oleh dua orang rekannya. Diungkapkan bahwa dalam rekaman tersebut nampak korban awalnya duduk di tengah diapit kedua temannya menggunakan satu sepeda motor.

“Sesampainya di dekat lokasi, korban diturunkan dan ditinggal oleh kedua rekannya yang boncengan tadi. Korban yang masih sempoyongan kemudian sempat terlihat berjalan di sekitar lokasi hingga kemudian hilang dari pantauan cctv,” lanjutnya.

Karena tidak kunjung pulang dan tidak diketahui keberadaannya, keluarga korban kemudian melaporkan kehilangan orang di kepolisian. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti petugas yang kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan korban pada tanggal 16 agustus 2025 di dalam reservoir siranda dalam kondisi tewas. Dari kondisi saat ditemukan, diduga korban telah tewas lebih dari dua minggu di dalam reservoir.

Hal ini sempat memicu keresahan masyarakat yang khawatir jika air dari Reservoir Siranda sempat digunakan PDAM untuk memenuhi kebutuhan warga selama dua minggu sebelum penemuan korban. Menanggapi hal ini, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo, memastikan bahwa pengguna air PDAM tidak terdampak atas penemuan mayat tersebut karena air dari tandon Reservoir Siranda tidak dialirkan ke pelanggan selama dua bulan terakhir.

Baca Juga:  Polres Gresik Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penyebaran Data Pribadi Lewat Aplikasi Go Matel R4

“Reservoir Siranda sejak bulan Maret 2025 hanya digunakan sebagai cadangan. Terakhir digunakan pada tanggal 5 Juli 2025 untuk back up kepada sekitar 3000 pelanggan atau 1,5 persen dari total pelanggan PDAM Kota Semarang karena ada perbaikan sistem di Semarang Barat. Itupun hanya digunakan selama 7-8 jam saja, dan sejak saat itu tidak digunakan lagi hingga terjadi kasus penemuan mayat tersebut,” jelas Yudi Indardo.

Karena hanya difungsikan sebagai cadangan, dirinya juga menyebut tidak ada penjaga yang standby di Reservoir Siranda selama 1×24 jam. Meski demikian, setiap hari petugas penjaga saluran hanya mengecek rutin secara fisik dari luar. Untuk pengecekan mendalam bersama teknisi hanya dilakukan pada saat Reservoir Siranda akan digunakan sebagai back up ke pelanggan.

“Pengecekan terakhir dilakukan pada tanggal 5 Juli 2025 pada saat akan digunakan sebagai cadangan ketika ada perbaikan. Jadi selama tanggal 29 atau 30 Juli sejak korban dilaporkan hilang hingga ditemukan tewas pada tanggal 16 Agustus 2025, Reservoir Siranda tidak digunakan,” tegasnya.

Atas kejadian penemuan mayat tersebut, Reservoir Siranda telah dikuras dan dibersihkan dengan disinfektan. Air yang tercemar mayat juga dibuang melalui pipa saluran pembuangan yang terpisah dengan pipa saluran pengairan.

Di akhir keterangan Kabid Humas Kombes Pol Artanto menghimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir lagi karena air di Reservoir Siranda sudah dua bulan lebih tidak digunakan untuk mengaliri jaringan PDAM. Dirinya juga memohon doa dari masyarakat agar kasus tersebut dapat segera terungkap.

“Dengan keterangan ini kami harap dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat bahwa tidak benar jika air PDAM yang tercemar mayat dialirkan ke pelanggan. Dengan demikian kami harap masyarakat terutama pelanggan PDAM tidak perlu khawatir akan kualitas air yang digunakan. Kami mohon doa dan kerjasama dari masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap,” tandasnya.

(Tyaz)

Berita Terkait

Polsek Krembangan Tangkap Residivis Usai Diduga Bacok Pria di TPU Mbah Ratu Kurang dari 24 Jam
6 Pelaku Judi Online Diamankan Polres Ngawi
Polisi Gerebek Rumah Produksi Petasan di Pamekasan
Polres Ngawi Ungkap 4 Kasus Peredaran Pil Koplo, 4 Tersangka Diamankan
Polisi Memeriksa 86 Cctv Untuk Dapatkan Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu, Target Edarkan Miliaran Saat Lebaran
Bareskrim Polri Ungkap Peredaran Daging Domba Impor Kadaluwarsa di Tangerang
Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyuntikan LPG 3 Kg Dua Tersangka Diamankan
Berita ini 10 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:03 WIB

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:42 WIB

Polda Jatim Antisipasi 488 Lokasi Wisata di Libur Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:15 WIB

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:13 WIB

Polri Siap Amankan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, 317 Ribu Personel Disiagakan

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:42 WIB

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:12 WIB

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Puncak Mudik, Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:04 WIB

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

Berita Terbaru

PERISTIWA

Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi 24 dan 28–29 Maret 2026

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:00 WIB