Tokoh Adat Mandar Kecewa Kepada BIYC, Serta Soroti Dampak Bagi Warga Lokal

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Banyuwangi — Masuknya berbagai investor ke wilayah Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir terus menjadi perhatian masyarakat. Di satu sisi, kehadiran investasi dinilai mampu membuka peluang ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah. Namun di sisi lain, sebagian masyarakat mengaku belum merasakan dampak signifikan dari keberadaan sejumlah investasi tersebut.

Hal itu disampaikan Icang, salah satu tokoh budayawan dari Kampung Mandar. Menurutnya, masyarakat pada dasarnya tidak menolak investor masuk ke wilayah Kampung Mandar maupun Banyuwangi secara umum. Bahkan, masyarakat memiliki harapan besar agar investasi yang hadir benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga sekitar.

“Kami tidak pernah menolak investor datang ke Banyuwangi, khususnya di Kampung Mandar. Harapannya tentu investasi bisa membantu peningkatan ekonomi masyarakat, menyerap tenaga kerja lokal, serta mampu berkolaborasi dengan budaya dan tradisi masyarakat setempat,” ujar Icang.

Ia menilai pembangunan dan investasi seharusnya dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat lokal tanpa menimbulkan persoalan baru di tengah warga.
Selain itu, Icang juga berharap persoalan internal BIYC tidak sampai menyeret atau melibatkan masyarakat lokal sehingga menimbulkan gesekan sosial di lapangan.

“Yang diharapkan masyarakat adalah hubungan yang baik. Jangan sampai ada persoalan internal BIYC lalu masyarakat ikut terbawa atau menjadi pihak yang terdampak,” tambahnya.

Meski demikian, Icang mengaku terdapat sejumlah kekecewaan yang dirasakan sebagian masyarakat terhadap beberapa investasi yang masuk ke wilayah tersebut. Salah satu yang menjadi sorotan adalah minimnya penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  Polres Jombang Klarifikasi Tuduhan Terima Upeti Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Menurutnya, hingga saat ini masih ada anggapan di tengah masyarakat bahwa peluang kerja bagi warga sekitar belum berjalan maksimal sebagaimana harapan awal saat investasi mulai masuk.

“Harapan masyarakat sebenarnya sederhana, yakni bisa ikut merasakan manfaat secara langsung. Tetapi sebagian warga menilai penyerapan tenaga kerja lokal masih sangat minim,” katanya.

Tidak hanya soal pekerjaan, sebagian masyarakat juga merasa belum melihat dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Icang juga menyinggung pernah dimintai bantuan oleh BIYC untuk menghadapi insiden yang memicu ketegangan antara masyarakat dengan sejumlah organisasi maupun aparat. Meski tidak merinci peristiwa tersebut, ia berharap kondisi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Kami berharap semua pihak bisa menjaga situasi tetap kondusif. Jangan sampai masyarakat dihadapkan atau dibenturkan dengan pihak mana pun karena itu justru akan merugikan semua,” ujarnya.

Sebagai kawasan yang dikenal memiliki sejarah dan budaya pesisir yang kuat, Kampung Mandar dinilai membutuhkan pola pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada investasi semata, tetapi juga memperhatikan kepentingan sosial, budaya, dan keberlangsungan masyarakat lokal.

Masyarakat berharap investasi yang masuk ke Banyuwangi dapat menjadi ruang kolaborasi yang saling menguntungkan antara pelaku usaha dan warga sekitar, sehingga pembangunan yang tercipta benar-benar memberikan manfaat luas dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Update Virgo Transport 8: 108 Penumpang Berhasil Diselamatkan, 6 Meninggal Dunia, 129 Dalam Pencarian
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 115 Penumpang Berhasil Dievakuasi, 128 Masih Dalam Pencarian
Momen Haru Dibalik Jeruji, Polres Gresik Beri Kesempatan Tahanan Peluk Anak dan Istri
OJOL MERAH PUTIH SERUKAN SEMANGAT PERSATUAN & KESATUAN BANGSA
Bedah Film “Jihad Selfie”, Densus 88 Perkuat Peran Sekolah dan Keluarga Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar
Maknai HUT ke-81 RI, Polda Jatim Tekankan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Gempa NTT 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang Flores, Tsunami Sempat Terdeteksi
Refleksi Hari Pramuka, Irjen Pol (Purn) Susilo Ingatkan Pentingnya Menjaga Jiwa Kepramukaan Untuk Energi Masa Depan Bangsa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:46 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan, Kawal Penyampaian Pendapat 24 September Berjalan Tertib

Kamis, 24 September 2026 - 13:44 WIB

Cangkrukan Jogo Perak: Kapolres Tanjung Perak Ajak Warga Kompak Tangkal Isu Liar Penganggu Kamtibmas

Kamis, 24 September 2026 - 13:42 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Sumur Bor Presisi Atasi Krisis Air Bersih di Pagak Malang

Kamis, 24 September 2026 - 10:39 WIB

Polri: Jaga Ruang Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 10:37 WIB

Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Diwek Bersama Ketua Poktan Tinjau Tanaman Jagung di Desa Keras

Kamis, 24 September 2026 - 07:46 WIB

Polda Metro Jaya Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Jelang 24 September

Kamis, 24 September 2026 - 07:44 WIB

Polres Madiun Kota Gelar Apel Harkamtibmas, Aktivitas Masyarakat Pasca Kegiatan di Jalan Merak Kembali Normal

Berita Terbaru