Perwira Polsek Tegalsari Jadi Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Perwira TNI AL, Begini Kronologinya

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Seorang anggota kepolisian dari Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono yang menjabat sebagai Kanit Samapta, diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), Mayor Laut MOT, pada Minggu, 24 Mei 2026, sekitar pukul 02.15 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit William Booth, Surabaya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa berawal dari laporan aduan melalui layanan 110 yang diterima petugas piket Polsek Tegalsari pada pukul 01.05 WIB.

Dalam laporan tersebut, dikabarkan terdapat seseorang yang mengaku sebagai anggota TNI-AL membawa senjata tajam jenis parang dan merusak kendaraan milik pengunjung di kawasan Cafe Handsman, Jalan Wahidin, Surabaya.

Merespons laporan tersebut, Kapolsek Tegalsari beserta Iptu Agus Mujiono segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan koordinasi dengan pihak Gartap III/Surabaya.

Di lokasi, petugas menemukan senjata parang yang diduga digunakan, sementara pelaku diketahui telah meninggalkan tempat tersebut mengendarai kendaraan pribadi jenis Innova Reborn dengan nomor polisi W-10xx-EH.

Pantauan selanjutnya oleh tim patroli Polsek Tegalsari menemukan kendaraan pelaku berhenti di Jalan Tamrin, wilayah Tegalsari, pukul 02.10 WIB.

Tak lama kemudian, tiba pula tiga anggota piket Gartap yang sebelumnya telah diinfokan mengenai keberadaan kendaraan tersebut.

Saat diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA), pelaku sempat menolak, namun akhirnya identitasnya dapat diketahui.

Baca Juga:  Polres Blitar Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 230,23 gram Sabu dan 14.447 Butir Pil LL

Pelaku teridentifikasi bernama MOT, berpangkat Mayor Laut, bertempat tinggal di Perumahan Mirah Delima Regency, Gresik, dan menjabat sebagai Kama Bek Depplai AAL.

Situasi kemudian memanas ketika pelaku tiba-tiba menunjukkan emosi berlebih dan meluapkan kemarahan kepada petugas yang berada di lokasi.

Iptu Agus Mujiono yang berada tidak jauh dari pelaku menjadi sasaran amukan tersebut.

Meskipun telah berusaha menghindar, korban terpeleset dan jatuh hingga kepalanya membentur aspal.

Dalam kondisi tersebut, pelaku diketahui kembali melakukan pemukulan sebanyak dua kali tepat ke arah kepala korban.

Anggota lain yang berada di lokasi segera melakukan tindakan pengamanan dan mengevakuasi korban yang sempat mengalami pingsan untuk mendapatkan penanganan medis di RS William Booth.

Sementara itu, pelaku langsung diamankan oleh pihak Gartap dan dibawa ke Markas Komando Gartap III.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan pemindaian CT Scan, disimpulkan bahwa korban tidak mengalami gegar otak berat.

Meski demikian, korban masih mengeluhkan pandangan berkunang-kunang.

Atas arahan Kapolrestabes Surabaya, korban diwajibkan menjalani perawatan intensif hingga kondisinya benar-benar pulih dan dinyatakan sehat oleh tim medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi intensif dengan Gartap III/Surabaya guna memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan.

Pihak berwenang juga terus memantau perkembangan kondisi kesehatan korban.

Informasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan dalam laporan selanjutnya.(*)

Berita Terkait

Polres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja di Gudang Ekspedisi
Isu Tebusan Motor Pascapenggerebekan Sabung Ayam, Kapolsek Menganti : Tidak Ada Pungutan Biaya
Jejak 8 Motor Dalam Penggerebekan Sabung Ayam, Muncul Isu Tebusan Rp1 Juta Per Unit, Kanit Reskrim : Kasih ke Siapa?
Dilaporkan Enam Bulan Lalu, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bocah 11 Tahun di Sidoarjo Diserahkan ke Polisi
Dua Pelajar Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Anggota Narkoba di Gresik
Polresta Banyuwangi Ungkap Pencurian Pecah Kaca Mobil, Dua Tersangka Pernah Beraksi di Malaysia
Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Casino di Sukoharjo, 71 Orang Diamankan
Diduga Cekcok Berujung Kekerasan, Polres Magetan Tangani Perkara KDRT
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru