Akses Dibatasi, Turnamen Domino Nasional di Surabaya Tuai Kritik

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Pelaksanaan Surabaya Domino Tournament 2026 yang digelar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) bersama Higgs Games Island di Grand City Convention Hall menuai sorotan.

Turnamen berskala nasional dengan total hadiah Rp200 juta itu dipertanyakan dari sisi tata kelola dan keterbukaan akses.

Sejumlah pengurus PORDI mengaku tidak dapat memasuki area kegiatan meski mengenakan atribut resmi organisasi.

Petugas keamanan tetap melarang mereka masuk dengan alasan tidak memiliki kartu identitas panitia.

“Ini aneh. Kami bagian dari PORDI, tapi justru tidak bisa masuk. Tidak semua pengurus itu panitia,” ujar salah satu pengurus yang enggan disebutkan namanya, di sekitar lokasi, Sabtu (18/4/2026).

Kondisi serupa juga dialami wartawan yang hendak meliput. Beberapa jurnalis menyebut akses mereka dibatasi meskipun telah memperkenalkan diri dan menunjukkan identitas pers.

Panitia disebut hanya mengizinkan pihak tertentu yang mengantongi ID card resmi.

Baca Juga:  LaNyalla Kembali Terpilih Sebagai Ketum PB Muaythai Indonesia 2026-2030

Pembatasan tersebut memicu kritik terhadap profesionalisme penyelenggara, terutama karena kegiatan membawa label nasional dan melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Sejumlah pihak menilai pengelolaan akses yang tidak inklusif berpotensi mencederai prinsip keterbukaan dalam penyelenggaraan event olahraga.

Selain itu, sorotan juga mengarah pada aspek kelembagaan.

Status PORDI disebut belum terdaftar sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sehingga memunculkan pertanyaan mengenai legitimasi penyelenggaraan turnamen yang mengatasnamakan organisasi tersebut.

Di tengah polemik, turnamen tetap berlangsung dengan diikuti peserta dari berbagai wilayah.

Namun, minimnya transparansi dan pembatasan akses dinilai berpotensi berdampak pada kepercayaan publik terhadap pengembangan olahraga domino di Indonesia.

Hingga berita ini ditayangkan, panitia penyelenggara maupun Ketua PORDI Jawa Timur, Muhammad Alyas, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang muncul. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.(*)

Berita Terkait

KONI Jatim Teken MoU Dengan RS Mitra Keluarga Kenjeran, Ini Manfaatnya untuk Atlet
IMI Surabaya Minta Pengelolaan Sirkuit Bung Tomo Diperketat dan Terklaster
IMI Surabaya Siapkan Unity Ride 2026, Angkat Pariwisata Lewat SUNMORI
Kapolres Gresik Pimpin Pengamanan Piala AFF U-17, Laga Perdana Berlangsung Aman
Saring Bibit Unggul Daerah, 70 Atlet Siap Tampil di Kejurprov Loncat Indah Jatim
Halal Bihalal KONI Kabupaten Kediri Jadi Momentum Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027
Menuju Porprov 2027, 40 Cabor Ikuti Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya
LaNyalla Kembali Terpilih Sebagai Ketum PB Muaythai Indonesia 2026-2030
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:16 WIB

Polres Bondowoso Ungkap Jaringan Narkoba 5 Tersangka Pengedar Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 14:10 WIB

Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 08:59 WIB

Polres Mojokerto Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 17,69 Gram Sabu

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Polres Gresik Amankan Satu Tersangka

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

Polres Bojonegoro Ungkap 4 Kasus Pencabulan dan Persetubuhan di Lokasi Berbeda, 7 Pelaku Diamankan

Kamis, 16 April 2026 - 10:05 WIB

Polsek Kartoharjo Amankan Tersangka Spesialis Pencuri Pompa Air Sawah di Magetan

Kamis, 16 April 2026 - 10:02 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Berita Terbaru