Atribut PBMI Dipakai Tanpa Hak, LaNyalla Minta Tim Yudisial Bertindak

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ketika bersama Sekretaris Jenderal IFMA Stephan Fox dalam Rapat Anggota Komite Olahraga Indonesia (KOI) di Jakarta (9/5/2026).foto : dok/ist

Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ketika bersama Sekretaris Jenderal IFMA Stephan Fox dalam Rapat Anggota Komite Olahraga Indonesia (KOI) di Jakarta (9/5/2026).foto : dok/ist

sentralmerahputih.id | YOGYAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) masa bakti 2026-2030 AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Badan Yudisial di PBMI untuk mengambil langkah hukum terhadap sekelompok orang yang tanpa hak menggunakan lambang, atribut dan identitas PBMI.

Karena hal itu telah masuk dalam ketegori pelanggaran hukum pidana yang diatur dalam KUHP.

Hal itu ditegaskan LaNyalla saat membuka secara resmi Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Indonesia DIY di Yogyakarta, Senin (18/5/2026) malam.

Di hari yang sama, pada Senin pagi LaNyalla telah membuka Musprovlub Muaythai Indonesia Jawa Tengah di Solo.

“Saya sudah minta Ketua Bidang Hukum, Pak Alirman Sori dan Ketua Yudisial, Pak Firdaus Dewilmar, yang membawahi Komite Disiplin, Komite Banding, dan Komite Etik untuk rapat dan melakukan kajian untuk mengambil langkah hukum terhadap sekelompok orang yang mengaku-ngaku dan menggunakan lambang serta identitas PBMI. Kita tunggu saja,” tandas Anggota DPD RI itu, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, upaya hukum bisa ditempuh karena sampai saat ini sekelompok orang yang mengaku-ngaku PBMI masih membangun narasi-narasi yang berisi fitnah dan tuduhan yang justru mengganggu pembinaan cabang olahraga beladiri prestasi Muaythai di Indonesia.

Apalagi diduga mereka juga menghasut para Atlet untuk ikut terlibat.

“Karena itu saya himbau para Atlet, atau insan Muaythai lainnya, seperti Wasit dan Pelatih, bahwa PBMI di Indonesia hanya satu. Dan PBMI ini yang diakui KONI, KOI dan IFMA. Tidak ada PBMI lain. Jadi kalau kalian ikut ke kelompok yang mengaku PBMI, kalian tidak akan dapat mengikuti pertandingan official. Termasuk PON dan SEA Games serta event resmi internasional dalam payung IFMA. Dan kalian bisa dijatuhi sanksi oleh Yudisial PBMI,” tukasnya.

Baca Juga:  Jelang HUT Bhayangkara ke 79, Sinergi Polri - TNI Mojokerto Kota Olahraga Bersama

Masih menurut LaNyalla, kebijakan PBMI untuk memberhentikan dan membekukan beberapa Pengurus Provinsi MI dan mengganti dengan Pelaksana Tugas (Plt) dilakukan karena pengurus lama telah terbukti melakukan fitnah dan tuduhan di dalam Mosi Tidak Percaya yang dikirimkan ke PBMI. Sehingga menciderai marwah organisasi.

“Saya selaku Ketua Umum PBMI, saat itu masa bakti 2022-2026 dituduh tidak menjalankan organisasi dan membuat PBMI vakum. Jelas tuduhan itu fitnah dan menciderai marwah organisasi. Padahal bukti-bukti kegiatan ada, mulai dari Kejurnas, Pelatihan Wasit, Juri, Rakernas, PON, Pemusatan Latihan dan Pengiriman Atlet ke SEA Games di Thailand,” urai mantan Ketua Umum PSSI itu.

Oleh karena itu, lanjut LaNyalla, atas wewenang yang diberikan dalam AD/ART saat itu, AD/ART Tahun 2015, sebelum diubah menjadi AD/ART Tahun 2026 saat Munaslub PBMI 10 April 2026 lalu, diambillah keputusan sanksi atas tuduhan tersebut.

“Di dalam AD/ART yang lama, ada pasal-pasal tentang sanksi anggota, hak dan kewajiban anggota, keputusan ketua umum, tugas dan kewajiban ketua umum, juga tentang rapat pengurus inti, dari situ, keputusan untuk membekukan kepengurusan Pengprov yang telah melakukan tuduhan tidak mendasar dan menciderai marwah organisasi tersebut diputuskan. Kemudian kita laporkan ke KONI Pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Musprovlub Muaythai Indonesia Jawa Tengah memilih Yohan Mulia sebagai Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Tengah masa bakti 2026-2030.

Mantan fighter internasional kebanggaan Tanah Air itu menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi dalam Musprovlub tersebut.

Sedangkan dari Yogyakarta, peserta Musprovlub memberikan amanah kepada Surya Wijaya untuk memimpin Pengprov Muaythai Indonesia DIY masa bakti 2026-2030. (*)

Berita Terkait

LaNyalla Soroti Raperda Keolahragaan Jatim, Nilai Ada Upaya Pangkas Peran KONI
Kejurnas Akuatik 2026, Duet Aulia-Gendhis Kembali Sumbang Emas untuk Jatim
KONI Jatim Mulai Tinjau Venue Porprov X 2027
Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju PON 2028
Minim Persiapan, FORKI Jatim Optimis Raih Prestasi di Kejurnas Karate Bandung
Hari Pertama Kejurnas Akuatik 2026, Tim Loncat Indah Jatim Berhasil Raih 10 Medali
Mayoritas Pengurus Desak KBI Jatim Segera Gelar Musprovlub
Draf Raperda Keolahragaan Jatim Picu Polemik, Posisi KONI Terancam Melemah
Berita ini 23 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:00 WIB

Patroli Dialogis Polres Pelabuhan Tanjungperak Imbau Warga di Pesisir Surabaya Antisipasi Banjir Rob Bu

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:56 WIB

Densus 88 AT Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Ekstremisme Digital pada Anak dan Remaja

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:50 WIB

Bripda Salma Aulia, Polwan Ditpolsatwa Baharkam Polri Borong Medali di Kejurnas Karate PB FORKI 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:23 WIB

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:22 WIB

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:20 WIB

Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 - 07:57 WIB

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:05 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Polres Bojonegoro Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru