Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Menuju PON 2028

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 tak sekadar menjadi arena perebutan medali. Ajang yang diikuti ratusan atlet muda dari berbagai daerah itu diproyeksikan sebagai wadah regenerasi untuk menjaga dominasi Jawa Timur di level nasional sekaligus menyiapkan atlet menuju PON 2028.

Sebanyak 294 atlet dari 30 kabupaten/kota ambil bagian dalam Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026. Mereka bertanding pada kelompok umur KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17, hingga KU-19.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur, Henky Irawan, mengatakan Kejurprov menjadi salah satu jalur utama untuk menjaring atlet potensial menuju level nasional.

“Dari Kejurprov ini diharapkan bisa mengirimkan atlet-atlet Jawa Timur ke Kejurnas dan meraih prestasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Menurut Henky, regenerasi atlet menjadi perhatian utama FPTI Jatim. Sebab, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama panjat tebing nasional, termasuk sukses mempertahankan prestasi di ajang PON.

Karena itu, FPTI Jatim terus menyiapkan program pembinaan atlet muda. Selain Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026, ke depan juga akan digelar kejuaraan tingkat provinsi dengan format terbuka untuk memperluas wadah kompetisi atlet muda.

“Kami ingin semakin banyak event agar atlet punya jam terbang dan pengalaman bertanding,” katanya.

Henky optimistis Jawa Timur tetap mampu bersaing di level nasional. Dukungan dari KONI Jatim dan Dispora disebut menjadi modal penting untuk menjaga prestasi panjat tebing Jatim. “Kami optimistis tetap mempertahankan posisi juara umum di Kejurnas,” tegasnya.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian penting dalam pembinaan dan evaluasi atlet muda. Total peserta terdiri atas 160 atlet putra dan 130 atlet putri yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Selain itu, Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 juga dijadikan ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Jakarta. Karena itu, seluruh atlet diminta tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Baca Juga:  Optimisme KONI Surabaya: Cabor Arung Jeram Targetkan Juara Umum Porprov Jatim

Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil, menilai panjat tebing merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kombinasi skill, kekuatan fisik, dan mental bertanding.

“Semakin banyak mengikuti event, refleks ketika bertanding semakin tinggi. Skill kuat, power aman, dan mental bertanding juga terbentuk,” ujarnya.

Menurut Nabil, FPTI Jatim sudah berada di jalur yang tepat dalam pembinaan atlet. Meski demikian, persaingan antardaerah dipastikan semakin ketat karena banyak provinsi mulai membangun kekuatan baru di cabang panjat tebing.

Ia menyebut Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat masih menjadi rival kuat dalam perebutan prestasi nasional.

“Daerah lain tentu ingin mengambil alih posisi juara umum. Karena itu pembinaan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, M Hadi Wawan, mengaku bangga melihat tingginya minat anak-anak terhadap olahraga panjat tebing.

Ia menyebut kehadiran peserta usia dini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga ini di Jawa Timur.

“Tadi ada peserta usia tujuh tahun. Ini potensi luar biasa. Saat memasuki usia emas nanti, kita berharap mereka bisa menjadi atlet terbaik untuk Jawa Timur,” ujarnya.

Pada Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026, nomor yang dipertandingkan meliputi lead, speed world record, dan boulder. Untuk kelompok KU-9 hingga KU-15 hanya bertanding di nomor speed world record. Sedangkan KU-17 sampai KU-19 mengikuti seluruh kategori pertandingan.

Ketua Harian FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara, mengatakan Kejurprov menjadi momentum penting menjaga tradisi lahirnya atlet-atlet panjat tebing berprestasi dari Jawa Timur.

Melalui pembinaan usia dini dan frekuensi kompetisi yang terus ditingkatkan, Jawa Timur berharap mampu mempertahankan dominasi panjat tebing nasional di tengah persaingan yang semakin kompetitif.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:12 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro : Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Usai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Terima Brevet Kavaleri Korps Marinir

Rabu, 4 November 2026 - 16:07 WIB

Hasil Tes DNA Pastikan Identitas Korban, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu dan Anak Kasus Pembunuhan Madiun

Rabu, 4 November 2026 - 15:55 WIB

Tatap Muka dan Arahan Kapolres Jombang Kepada Personel Polsek Ploso dan Polsek Plandaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:36 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gandeng Sekolah Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba

Rabu, 4 November 2026 - 12:35 WIB

Polda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolda: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 12:33 WIB

POLINDIK: Polresta Malang Kota Edukasi Siswa Cegah Paham Radikal

Rabu, 4 November 2026 - 12:30 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Berita Terbaru