Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Mempertahankan dominasi prestasi membutuhkan persiapan lebih matang dan regenerasi atlet berkelanjutan.

Muaythai Jawa Timur mulai menyusun strategi untuk menjaga gelar juara umum sekaligus meningkatkan perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Timur.

Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil menegaskan, persiapan harus dimulai sejak dini dengan memaksimalkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebagai ajang seleksi dan rekrutmen atlet potensial dari kabupaten dan kota.

“Untuk Muaythai, saya sudah menyampaikan kepada teman-teman agar menyukseskan Porprov terlebih dahulu sebagai bagian dari seleksi dan rekrutmen atlet. Setelah itu, mereka harus mulai memikirkan bagaimana mendesain persiapan menuju PON 2028,” ujar Muhammad Nabil di Gedung Suhartatik KONI Jawa Timur, Minggu (01/11/2026) siang WIB.

Nabil berharap Muaythai Jatim mampu melampaui pencapaian sebelumnya yang menghasilkan enam medali emas.

Terlebih, terdapat kemungkinan penambahan nomor pertandingan pada PON 2028 sehingga pengurus perlu memetakan peluang, terutama pada nomor tarung.

“Dari enam emas sebelumnya, mudah-mudahan pada nomor tarung nanti kita bisa mendapatkan lebih banyak medali. Saya berharap keputusan strategis mengenai hal tersebut dapat dirancang dalam forum Musprov ini,” jelas pria kelahiran Probolinggo tersebut.

Lebih lanjut Nabil, konsistensi prestasi juga harus dijaga melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Babak Kualifikasi (BK) PON.

Dia berharap keberhasilan Muaythai menjadi juara umum PON dan beberapa kali meraih gelar serupa di Kejurnas dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada 2027.

“Olahraga itu alat ukurnya prestasi. Di PON (Muaythai) kita juara umum, kemudian Kejurnas juga beberapa kali menjadi juara umum. Mudah-mudahan konsistensi itu bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada 2027, baik melalui Kejurnas maupun Babak Kualifikasi,” tutur Nabil.

Sementara itu, Baso Juherman kembali dipercaya memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026-2031 setelah memperoleh dukungan 34 pengurus kabupaten dan kota secara aklamasi.

Dia berkomitmen membentuk kepengurusan solid yang berorientasi pada peningkatan prestasi dan keberlanjutan pembinaan atlet.

Baca Juga:  Surat Gubernur Belum Turun, Kontingen Surabaya Terancam Gagal Ikut Fornas VIII di NTB

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Timur yang telah memberikan dukungan sehingga saya kembali mendapatkan amanah sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur periode 2026-2031. Sebanyak 34 pengurus kabupaten dan kota memberikan dukungan secara aklamasi,” ungkap Baso.

Untuk memperkuat skuad menuju PON 2028, Baso akan menerapkan sistem promosi dan degradasi di lingkungan pemusatan latihan daerah (Puslatda).

Atlet yang tidak mampu bersaing atau kurang disiplin berpotensi dicoret dan digantikan atlet lain yang memiliki peluang lebih besar menyumbangkan medali emas.

“Target kita tentu kembali menjadi juara umum pada PON 2028 mendatang. Saat ini atlet-atlet Muaythai Jawa Timur hampir setiap bulan mengikuti event, sementara Liga Muaythai yang digelar setiap tiga bulan juga berjalan lancar. Kondisi ini membuat semakin banyak atlet potensial bermunculan,” beber Baso.

Di sisi lain, selain memperkuat komposisi atlet senior, Muaythai Jatim mulai memperluas pembinaan melalui jalur olahraga pelajar.

Masuknya Muaythai sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 dinilai menjadi peluang untuk menjaring bibit potensial sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut kepada generasi muda.

“Kami berterima kasih kepada Dispora Jawa Timur dan Ibu Gubernur karena Muaythai bisa masuk sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Popda 2026. Ini merupakan langkah baru dan akan membuat atlet-atlet pelajar mulai melirik Muaythai untuk meraih prestasi lebih baik,” kata Baso.

Dia optimistis keikutsertaan Muaythai dalam Popda akan memperbesar basis atlet potensial di provinsi ujung timur Jawa ini. Para pelajar diharapkan termotivasi mengikuti jejak atlet senior yang telah menorehkan prestasi di PON maupun SEA Games.

“Kami yakin bibit-bibit atlet akan semakin banyak. Mereka tentu bisa mencontoh para seniornya yang berhasil menjadi juara PON maupun SEA Games. Prestasi tersebut diharapkan memacu semangat pelajar yang berlatih Muaythai di Jawa Timur untuk meraih pencapaian lebih baik,” pungkas Baso.(*)

Berita Terkait

Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
Joachim Gunawan Kalahkan Petenis Australia Paul Hardjawana di Ajang ITF Widjojo Soejono 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:25 WIB

Polri Dalami Keluhan Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kadiv Humas Tegaskan Komitmen Evaluasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:23 WIB

Polri Dorong Pendekatan Spatio Temporal untuk Cegah Karhutla Sejak Dini

Minggu, 1 November 2026 - 20:21 WIB

Polres Lumajang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Longsor

Minggu, 1 November 2026 - 11:15 WIB

Minggu Kasih, Wakapolres Kediri Kota Sambangi Tiga Gereja, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Minggu, 1 November 2026 - 08:49 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan, Personel Polsek Bareng Monitoring Tanaman Jagung di Desa Ngampungan

Minggu, 1 November 2026 - 08:48 WIB

Polres Ngawi Hadir, Pengamanan Ibadah Umat Nasrani Di Sejumlah Gereja Berlangsung Kondusif

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Gerak Cepat Polres Lumajang Bantu Bersihkan Permukiman Terdampak Longsor di Pronojiwo

Berita Terbaru

DAERAH

Gebyar UMKM Kali Mati Bersinar Berjalan Sukses

Minggu, 1 Nov 2026 - 22:05 WIB