PD Pewarna NTT, meminta Guru Besar Prof. YLH Untuk Menjaga Self-Image Sebagai Seorang Ilmuwan

- Penulis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



BRILYANTNEWS.COM, Nusa Tenggara Timur – Ketua Pengurus Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, menilai pentingnya seorang ilmuwan menjaga citra diri (self-image) yang merupakan gambaran mengenai diri individu atau jati diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terlebih ditengah-tengah kehidupan sosial dalam masyarakat luas. 
Demikian hal ini disampaikan Ketua Pengurus Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Prop. NTT, Jitro Atti dalam waktu yang tak lama ini. 
Sementara itu, Jitro menjelaskan bahwa publik dihebohkan melalui medsos (FB) perseteruhan antara dirinya bersama seorang Guru Besar Profesor Yusuf Leonar Henuk yang diketahui sebagai seorang Akademisi Di Universitas Sumatera Utara (USU)namun kemungkinan besar sudah dipecat karena tersangkut banyak kasus pidana dalam beberapa Tahun terakhir ini, “katanya” 
Menurut Jitro, seorang guru besar tidak pantas dalam komunkasi dengan menggukan kalimat yang tidak menunjukan seorang ilmuwan. Hal ini menunjukan citra diri buruk yang tidak mendidik secara akademis. 
Lanjudnya, saya menilai Prof YLH tidak memiliki akal sehat kemungkinan ada gangguan jiwa yang mesti segera di atasi melalui media, karena dalam berkomentar melalui facebook dinilai publik sangat tidak mencerminkan karakter seorang guru besar dan sangat memalukan. “ungkap Jitro”
Hal lainnya, dijelaskan Jitro bahwa sesuai berita yang dilangsir melalui sejumlah media online akademisi ini (Prof.YLH) sebelum menjadi DPO oleh Tim Kejaksaan Negeri Tarutung Tapanuli Utara, dan dijerat dalam tahanan dengan sejumlah kasus atas perbuatannya sendiri.
Sebagaimana hal itu, diketahui oleh publik dlmelalui sejumlah media online, Prof Yusuf Leonard Henuk Pria kelahiran Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur ini merupakan Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU).
Dirinya, menjalani hukuman di Polda Sumut, terkait dugaan kasus rasialisme foto Natalius Pigai dan cuitan terhadap SBY yang diunggah di media sosial. Terbaru, sang buron Kejari Tarutung Tapanuli Utara ini akhirnya ditangkap di Medan dua tahun sebelumnya.
Dengan demikian, kita berharap agar beliau mesti sadar diri untuk membenahi, karena banyak Guru Besar putra daerah asal Prop. NTT yang ada disejumlah Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta mereka adalah orang-orang hebat dan sangat di kagumi dan dihormati karena benar-benar menjaga self-image dan memiliki ilmu yang hebat dan sangat berguna bagi pembangunan pendidikan dalam NKRI ini. “tutup Jitro”. (R_Kfs74/PewarnaJabar)
Baca Juga:  Polsek Siak Hulu Amankan Curanmor Saat Bereaksi Pelaku Terekam CCTV

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga
Satnarkoba Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Satu Pelaku Diamankan
Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan
Jaga Keutuhan Bangsa di Era Moderen, Ulama dan Umarah Silaturahmi di Rumah Ustadz Anton Susanto
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:29 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Probolinggo Gelar Lomba Olah TKP Antar Rayon

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:14 WIB

Wakapolri: Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:12 WIB

Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen pada Mei 2026, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:20 WIB

Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:06 WIB

Survei IDM: Kepercayaan Publik terhadap Polri Mencapai 79,2 Persen

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:31 WIB

Buka Rakernis Reskrim, Kapolri Instruksikan Ciptakan Rasa Aman dan Keadilan untuk Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:30 WIB

Polisi Sahabat Anak : Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:27 WIB

Polrestabes Surabaya Perkuat Tim Tangguh Jogoboyo, Respons Cepat Layanan Pengamanan Kota

Berita Terbaru

KRIMINAL

Polrestabes Surabaya Amankan 14 Tersangka Joki UTBK-SNBT

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:25 WIB