Lansia Lemas hingga Diinfus, Distribusi Makanan Jemaah Haji Asal Bangkalan Disorot

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Jamaah Haji Kloter 72 Bangkalan ketika diberikan perawatan medis karena mengalami kelaparan akibat terlambatnya konsumsi makanan. Foto/Ist

Salah satu Jamaah Haji Kloter 72 Bangkalan ketika diberikan perawatan medis karena mengalami kelaparan akibat terlambatnya konsumsi makanan. Foto/Ist

sentralmerahputih.id | MINA – Tangis, keluhan lemas, hingga jemaah yang harus diinfus mewarnai kondisi memprihatinkan yang dialami jemaah haji asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kloter 72 di Mina, Arab Saudi, Rabu (27/5/2026).

Di tengah suhu panas yang menyengat dan padatnya rangkaian ibadah haji, para jemaah dilaporkan belum menerima makanan sejak pagi hari usai melaksanakan lontar Jumrah Aqabah.

Ironisnya, distribusi konsumsi baru tiba sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi, atau hampir sembilan jam setelah para jemaah tiba di Mina sekitar pukul 07.00 pagi.

Selama berjam-jam, ribuan jemaah hanya bertahan dengan air putih dan air es untuk menahan lapar serta dahaga di tengah kondisi tenda yang disebut sangat panas dan sesak.

Akibat keterlambatan tersebut, kondisi sejumlah jemaah mulai tumbang. Banyak lansia dilaporkan kelelahan dan lemas karena tidak mendapat asupan makanan setelah menjalani ibadah yang menguras tenaga.

Bahkan satu jemaah harus mendapatkan penanganan medis hingga diinfus karena kondisinya terus menurun.

Lebih tragis lagi, rekomendasi dokter agar sebagian jemaah lansia segera menjalani tanazul demi keselamatan mereka disebut belum mendapat keputusan dari Ketua Kloter hingga sore hari.

Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 72 asal Bangkalan, Aliman Harish, mengaku kondisi para jemaah semakin mengkhawatirkan seiring molornya distribusi makanan.

“Jemaah sudah mulai banyak yang lemas karena belum makan dari pagi. Setelah lontar Jumrah Aqabah mereka hanya bertahan dengan air es. Ini sangat berbahaya bagi lansia dan jemaah yang punya riwayat sakit,” ujar Aliman, melalui rilis yang diterima redaksi, Kamis (28/5/2026).

Baca Juga:  Upaya Polres Pasuruan Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum, Kenalkan Paralegal Justice

Ia menegaskan bahwa keterlambatan konsumsi di tengah cuaca ekstrem bukan persoalan kecil, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan dan keselamatan jemaah.

“Kebutuhan makan itu vital. Jangan sampai jemaah yang datang untuk beribadah justru jatuh sakit karena hak dasarnya tidak terpenuhi,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap kesiapan layanan haji Indonesia di Tanah Suci, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar jemaah saat puncak ibadah berlangsung.

Desakan agar aparat penegak hukum turun tangan pun mulai bermunculan.

Sejumlah pihak berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi dan menelusuri dugaan kelalaian maupun persoalan dalam distribusi layanan konsumsi jemaah haji.

Sebelumnya, Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI Marwan Dasopang bahkan telah mengingatkan keras petugas haji terkait distribusi konsumsi yang kerap bermasalah.

“Kalau hak makan tidak datang, nanti jemaah kelaparan. Kalau harus beli sendiri demi menyelamatkan jemaah, mungkin itu satu-satunya jalan,” kata Marwan dalam arahannya kepada para ketua kloter di Makkah beberapa hari lalu.

Kini, kondisi Kloter 72 Bangkalan menjadi potret buram pelayanan haji di tengah jutaan jemaah yang tengah berjuang menjalankan ibadah di bawah panas ekstrem Arab Saudi.(*)

Berita Terkait

Update Virgo Transport 8: 108 Penumpang Berhasil Diselamatkan, 6 Meninggal Dunia, 129 Dalam Pencarian
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 115 Penumpang Berhasil Dievakuasi, 128 Masih Dalam Pencarian
Momen Haru Dibalik Jeruji, Polres Gresik Beri Kesempatan Tahanan Peluk Anak dan Istri
OJOL MERAH PUTIH SERUKAN SEMANGAT PERSATUAN & KESATUAN BANGSA
Bedah Film “Jihad Selfie”, Densus 88 Perkuat Peran Sekolah dan Keluarga Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar
Maknai HUT ke-81 RI, Polda Jatim Tekankan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
Gempa NTT 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang Flores, Tsunami Sempat Terdeteksi
Refleksi Hari Pramuka, Irjen Pol (Purn) Susilo Ingatkan Pentingnya Menjaga Jiwa Kepramukaan Untuk Energi Masa Depan Bangsa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:38 WIB

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 18:36 WIB

Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket

Sabtu, 19 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 September 2026 - 14:57 WIB

Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Sabtu, 19 September 2026 - 13:37 WIB

Komjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau

Sabtu, 19 September 2026 - 13:35 WIB

Polres Blitar dan Tim Gabungan Dirikan Posko Darurat Tangani Karhutla Gunung Butak

Sabtu, 19 September 2026 - 13:34 WIB

Kapolri Dorong Silat dan Debus Banten Jadi Sumber Devisa Daerah

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:38 WIB

BERITA POLRI

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:58 WIB