Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur, Baso Juherman ketika memberikan sambutan dalam acara Penataran Pelatih, Wasit, dan Juri Muaythai Jatim, di Aula KONI Jatim, Sabtu (11/7/2026). Foto/Ist.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur, Baso Juherman ketika memberikan sambutan dalam acara Penataran Pelatih, Wasit, dan Juri Muaythai Jatim, di Aula KONI Jatim, Sabtu (11/7/2026). Foto/Ist.

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga melalui Penataran Pelatih, Wasit, dan Juri Muaythai Jawa Timur 2026 bertajuk “Membangun SDM Muaythai yang Profesional, Berintegritas, dan Berstandar Internasional”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula KONI Jawa Timur, Sabtu (11/7/2026), diikuti 80 peserta dari 25 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ketua Pengprov MI Jawa Timur, Baso Juherman, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga muaythai semakin berkembang dan diminati masyarakat di berbagai daerah.

“Penataran kali ini diikuti 80 peserta dari 25 kabupaten/kota. Antusiasmenya sangat baik. Ini menandakan muaythai sedang berkembang pesat dan semakin banyak digandrungi masyarakat,” ujar Baso.

Menurutnya, pertumbuhan muaythai di daerah juga ditandai dengan semakin banyaknya kejuaraan yang digelar.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelatih, wasit, dan juri untuk terus mengembangkan kompetensinya sekaligus memperoleh pengalaman bertugas di berbagai ajang pertandingan.

“Semakin banyak kejuaraan yang menggunakan aturan muaythai, maka kebutuhan terhadap pelatih, wasit, dan juri juga meningkat. Ini menjadi peluang sekaligus ladang pengabdian bagi SDM muaythai di daerah,” katanya.

Baso menambahkan, perkembangan positif tersebut sejalan dengan prestasi yang terus ditorehkan atlet Muaythai Jawa Timur di level internasional.

Pada Kejuaraan Dunia Muaythai di Malaysia, Jawa Timur mengirimkan tujuh delegasi yang terdiri atas lima atlet dan dua pelatih. Dari ajang tersebut, ada Aldento Brilian Bara Pratama meraih medali perak di nomor wai kru, atlet muda Elija yang baru berusia 16 tahun berhasil meraih medali perak, sementara Fausta Latifah asal Gresik mempersembahkan medali perunggu di kelas 48 kilogram.

“Ini merupakan keikutsertaan pertama di Kejuaraan Dunia dan kami langsung membawa pulang medali. Sebelumnya pada Kejuaraan Asia di Vietnam kami juga berhasil meraih satu emas dan dua perak. Prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet daerah untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kompetensi, penataran tersebut juga bertujuan menyosialisasikan pembaruan regulasi dari International Federation of Muaythai Associations (IFMA) agar seluruh pelatih, wasit, dan juri memiliki pemahaman yang sama.

Baca Juga:  Berlaga di SEA Games Thailand, Dua Atlet Muaythai Jatim Minta Restu Ketua PB Muaythai Indonesia

Menurut Baso, kesamaan persepsi terhadap aturan pertandingan sangat penting untuk menciptakan kompetisi yang profesional dan meminimalkan potensi sengketa saat pertandingan berlangsung.

“Regulasi IFMA terus mengalami perkembangan. Karena itu semua pelatih, wasit, dan juri harus memahami aturan terbaru agar memiliki persepsi yang sama. Dengan begitu pertandingan akan berlangsung lebih profesional dan tidak menimbulkan perdebatan,” jelasnya.

Penataran ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya. Pengprov MI Jatim ingin memastikan seluruh perangkat pertandingan memahami regulasi terbaru sebelum ajang tersebut digelar.

Tak hanya itu, peserta terbaik dalam penataran akan diproyeksikan mengikuti Pelatihan Wasit dan Juri Tingkat Nasional di Bekasi pada 1–4 Agustus 2026. Mereka selanjutnya akan bertugas pada Kejuaraan Nasional Muaythai yang berlangsung pada 4–9 Agustus 2026.

“Kami akan memilih peserta terbaik untuk mengikuti pelatihan nasional. Harapannya mereka menjadi aset nasional dan mampu membawa nama baik Jawa Timur di tingkat Indonesia,” tegas Baso.

Sementara itu, atlet Pelatnas sekaligus pemateri penataran, Aldento Brilian Bara Pratama, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota.

Menurutnya, materi yang diberikan difokuskan pada teknik dasar seni muaythai agar seluruh pelatih memiliki standar pembinaan yang sama sesuai regulasi internasional.

“Hari ini kami memberikan materi dasar seni muaythai agar seluruh daerah memiliki persepsi yang sama. Nantinya saat Porprov maupun kejuaraan lainnya sudah menggunakan satu aturan yang berlaku secara internasional,” kata Aldento.

Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi yang diberikan dan menerapkannya kepada atlet binaan di daerah masing-masing. Aldento juga menekankan pentingnya pengulangan teknik dasar dalam proses latihan.

“Tips yang paling penting bagi para pelatih adalah terus mengulang gerakan. Atlet harus benar-benar hafal dan memahami teknik. Kalau hanya sekali latihan lalu belum paham, saat bertanding bisa kehilangan fokus dan penampilannya tidak maksimal,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti
Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2
Jawa Timur Matangkan Persiapan Seri Perdana Liga Sepak Takraw Indonesia 2026
Indonesia Raih Tiga Perak dan Empat Perunggu di Ajang IFMA World Championship 2026
Surabaya Optimis Sukses Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027, Persiapan Venue dan Atlet Terus Dimatangkan
Gubernur Khofifah Minta KONI Jatim Perkuat Pembinaan Atlet Usia Dini
Atlet Muaythai Jawa Timur Elijah Hinzman Berhasil Raih Perak IFMA World Championship 2026
Berita ini 9 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:55 WIB

Anak Kuli Bangunan Raih Predikat Ati Trengginas, Bukti Kesempatan Setara di Akpol

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:53 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol Lewat Santunan Anak Yatim

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:58 WIB

Warung Kompas Presisi, Polres Ngawi Pererat Komunikasi dengan Masyarakat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:30 WIB

Polri untuk Masyarakat, Polsek Ngambon Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menanam Hari Ini, Menjaga Masa Depan: Polres Magetan Hijaukan Lingkungan Mako

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:50 WIB

Respons Cepat Polres Blitar Kota dan Tim Jibom Brimob Polda Jatim Berhasil Evakuasi Bom Udara Aktif

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:47 WIB

Tutup Pendidikan 282 Capaja Polri, Wakapolri Sampaikan Pesan Kapolri

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:46 WIB

Polri Bekali 282 Capaja Akpol Pemahaman Geopolitik Global dan Peran Strategis Menjaga Stabilitas Nasional

Berita Terbaru

KRIMINAL

Polres Lumajang Amankan Tiga Tersangka Pencuri Sapi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:56 WIB