Gubernur Khofifah Minta KONI Jatim Perkuat Pembinaan Atlet Usia Dini

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Langkah tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu (24/6).

Rakerprov KONI Jatim diikuti 77 pengurus cabang olahraga (cabor) dan 38 KONI kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Agenda tahunan tersebut membahas evaluasi program kerja 2025 sekaligus menyusun strategi pembinaan olahraga prestasi untuk tahun 2026.

Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, seluruh pemangku kepentingan olahraga di Jawa Timur harus mulai fokus mempersiapkan diri menghadapi PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Nabil, pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang sehingga persiapan harus dilakukan sejak dini melalui program pemusatan latihan daerah (Puslatda) dan pembinaan berkelanjutan di masing-masing cabang olahraga.

“Konsentrasi kami adalah meraih prestasi yang lebih baik pada PON 2028. Karena itu, seluruh cabang olahraga harus mulai mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya dari sekarang,” ujarnya.

Atlet Jatim Torehkan Prestasi Nasional dan Internasional

Dalam kesempatan tersebut, Nabil juga memaparkan sejumlah capaian olahraga Jawa Timur sepanjang 2025.

Atlet-atlet asal Jatim menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.

Bahkan, beberapa atlet berhasil meraih gelar juara dunia pada cabang olahraga masing-masing.

Di tingkat nasional, Jawa Timur menempati posisi ketiga pada ajang PON Beladiri setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Nabil menilai capaian tersebut menunjukkan efektivitas pembinaan atlet di Jawa Timur.

Pasalnya, kontingen Jatim hanya mengirimkan 79 atlet pada ajang tersebut.

“Secara persentase keterwakilan, kami hanya mengirim 79 atlet. Namun tingkat efektivitas perolehan kemenangan mencapai lebih dari 78 persen,” katanya.

Meski demikian, KONI Jatim tidak ingin berpuas diri. Sejumlah agenda besar telah menanti, mulai PON Beladiri 2026, PON Pantai 2026, hingga Babak Kualifikasi (BK) PON 2027 yang menjadi gerbang menuju PON 2028.

Baca Juga:  Fokus Kejuaraan Dunia di Malaysia, PB Muaythai Indonesia Cetak Rekor Pengiriman Atlet

Khofifah Tekankan Pembinaan Atlet Usia Dini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih KONI Jatim bersama seluruh cabang olahraga dan KONI daerah.

Namun, Khofifah menegaskan pentingnya memperkuat pembinaan atlet usia dini sebagai strategi menjaga regenerasi dan daya saing olahraga Jawa Timur.

Menurut dia, banyak cabang olahraga dalam ajang PON yang kini menerapkan pembatasan usia sehingga proses pencarian dan pembinaan bakat harus dilakukan lebih awal.

“Pencarian bakat sejak usia dini menjadi catatan penting. Pendampingan atlet muda juga harus dilakukan lebih masif agar prestasi olahraga Jawa Timur tetap terjaga,” ujarnya.

Khofifah juga mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang digelar setiap dua tahun sekali sebagai sarana menjaring bibit atlet potensial dari seluruh daerah di Jawa Timur.

Ia berharap Rakerprov KONI Jatim mampu menghasilkan langkah konkret untuk menghadapi berbagai agenda olahraga, mulai Porprov, PON, hingga Olimpiade.

KONI Pusat Minta Pembinaan Atlet Muda Diperkuat

Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno turut menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia dini.

Menurutnya, KONI daerah perlu menyesuaikan pola pembinaan dengan ketentuan usia yang berlaku pada masing-masing cabang olahraga.

Ia meminta KONI Jatim menjadikan pembinaan atlet muda sebagai prioritas utama agar proses regenerasi berjalan optimal dan target prestasi pada PON mendatang dapat tercapai.

“Ada sejumlah data dan rekomendasi dari KONI Pusat yang perlu menjadi fokus pembinaan. Terutama terkait penjaringan dan pengembangan atlet usia dini agar dilakukan lebih awal dan terarah,” katanya.

Dengan sederet prestasi yang telah diraih serta dukungan pembinaan yang semakin terstruktur, Jawa Timur optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional dan bersaing meraih hasil lebih baik pada PON 2028.(*)

Berita Terkait

500 Peserta Siap Bertarung di Kejurprov IBCA MMA Jatim Sirkuit 3 Blitar
Silaturahmi ke Pemkot, Ketua IMI Surabaya Tegaskan Komitmen Prestasi Porprov 2027
Surabaya Rising Champion 2026 Jadi Ajang Pemetaan Kekuatan Floorball
16 Tim Putra dan Putri Ramaikan Surabaya Rising Champion U-18 2026
PB Porprov Jatim Cek Kesiapan Venue Milik Pemkot Surabaya
Dojo Wijaya Putra Tampil Gemilang di Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jatim 2026
Ketua KONI Surabaya Sambangi Puslatcab Akuatik, 20 Emas Jadi Modal Tatap Porprov 2027
Putra Dirut Sentral Merah Putih Raih Juara I Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jatim 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:38 WIB

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 18:36 WIB

Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket

Sabtu, 19 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 September 2026 - 14:57 WIB

Polresta Malang Kota Raih Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Kategori Polres Kelompok C

Sabtu, 19 September 2026 - 13:37 WIB

Komjen Pol. (P) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Dorong Penguatan Ilmu Kepolisian Bidang Lingkungan di Universitas Riau

Sabtu, 19 September 2026 - 13:35 WIB

Polres Blitar dan Tim Gabungan Dirikan Posko Darurat Tangani Karhutla Gunung Butak

Sabtu, 19 September 2026 - 13:34 WIB

Kapolri Dorong Silat dan Debus Banten Jadi Sumber Devisa Daerah

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:38 WIB

BERITA POLRI

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:58 WIB