Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Jakarta, 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga:  Minggu Kasih, Wakapolres Kediri Kota Sambangi Tiga Gereja, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia

Berita Terkait

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan
Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas
Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik
Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos
Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110
Semangat Hari Pahlawan : Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis, Ajak Warga Peduli Kamtibmas
Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan
Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:44 WIB

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40 WIB

Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:21 WIB

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 13:18 WIB

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terbaru