sentralmerahputih.id | MAGETAN – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan jajaran Polsek Kartoharjo bersama TNI, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat. Melalui aksi gotong royong, mereka turun langsung membantu memperbaiki rumah warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi korban bencana angin kencang di Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (6/11/2026) tersebut menyasar warga Desa Jajar dan Desa Ngelang. Sejumlah rumah di dua desa itu mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang beberapa hari sebelumnya.
Dipimpin Kapolsek Kartoharjo AKP Haryono, personel kepolisian bersama anggota TNI, unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga bahu-membahu melakukan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan.
Di Desa Jajar, gotong royong difokuskan pada penurunan genteng rumah milik Warti. Sementara di Desa Ngelang, petugas bersama masyarakat membantu memperbaiki bagian atap asbes rumah milik Mugi.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat tersebut tidak hanya sebatas memberikan bantuan tenaga. Sebanyak 20 warga terdampak bencana dari Desa Jajar dan Desa Ngelang juga menerima bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka pascakejadian.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito, didampingi Kapolsek Kartoharjo AKP Haryono yang mewakili Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, Camat Kartoharjo, serta perangkat desa setempat.
Kapolsek Kartoharjo AKP Haryono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen aparat bersama pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
Menurutnya, penanganan dampak bencana membutuhkan kerja sama semua pihak. Tidak hanya melalui pemberian bantuan sosial, tetapi juga keterlibatan langsung dalam proses pemulihan kondisi warga terdampak.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian. Melalui karya bakti dan penyaluran bantuan sosial, kami berupaya meringankan beban warga sekaligus membantu mempercepat perbaikan rumah yang mengalami kerusakan. Kebersamaan Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi seperti ini,” ujar AKP Haryono.
Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu warga terdampak. Semangat kebersamaan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
Di sisi lain, AKP Haryono mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan memasuki musim hujan. Sebab, sejumlah potensi bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, hingga tanah longsor, dapat terjadi sewaktu-waktu.
Masyarakat diminta lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk memastikan kondisi atap dan struktur bangunan rumah tetap aman menghadapi cuaca ekstrem.
Apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana maupun situasi darurat, warga diimbau segera berkoordinasi dengan aparat setempat agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tidak mengabaikan potensi bahaya di lingkungan masing-masing. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, baik terkait gangguan keamanan maupun situasi kedaruratan, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kartoharjo berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama semakin kuat. Sinergi lintas sektoral ini juga sejalan dengan semangat Jogo Omah dan Polisi Bersama Masyarakat, yakni menghadirkan kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan.
Dengan demikian, kehadiran Polri, TNI, dan pemerintah diharapkan dapat dirasakan secara nyata, baik dalam penanganan keadaan darurat maupun membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.






