Aktivitas Proyek Sumur Minyak Tawun Dipersoalkan Warga, Perusahaan Diminta Segera Sosialisasi

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | TUBAN – Aktivitas reaktivasi sumur minyak tua di Lapangan Tawun, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, menuai protes dari warga setempat. Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, masyarakat memasang spanduk tuntutan di depan lokasi proyek dan meminta aktivitas pengeboran dihentikan sementara hingga dilakukan sosialisasi secara terbuka.

Warga meminta PT Tawun Gegunung Energi (PT TGE), selaku mitra Kerja Sama Operasional (KSO) PT Pertamina EP, segera menggelar sosialisasi di Balai Desa Kumpulrejo. Menurut mereka, masyarakat berhak memperoleh penjelasan mengenai legalitas proyek, potensi dampak lingkungan, aspek keselamatan kerja, hingga manfaat yang akan diterima warga sekitar.

Selain menyoroti belum adanya sosialisasi, warga juga mengeluhkan kondisi jalan poros kecamatan yang mulai mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang mengangkut peralatan proyek menuju lokasi pengeboran.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kendaraan proyek hampir setiap hari melintas membawa alat berat sehingga mempercepat kerusakan jalan.

“Setiap hari kendaraan proyek melintas membawa alat berat. Kondisi jalan mulai rusak dan pengguna jalan juga merasa terganggu,” ujarnya.

Menurut warga, ukuran kendaraan yang besar juga kerap menghambat arus lalu lintas karena ruas jalan relatif sempit. Pengendara dari arah berlawanan sering kali harus mengalah hingga turun ke bahu jalan, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga:  Polres Ngawi Apresiasi dan Dukung Pesilat Muda Berlaga di Kejuaraan Dunia

Pemerintah Desa Kumpulrejo berharap pihak perusahaan segera membuka ruang dialog dengan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, warga ingin memperoleh penjelasan mengenai dokumen lingkungan, langkah mitigasi dampak lalu lintas, serta komitmen perusahaan terhadap perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang terdampak aktivitas proyek.

Salah seorang warga bernama Ali (42) menjelaskan bahwa pemasangan spanduk merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Ia berharap perusahaan segera memberikan respons dengan menemui masyarakat untuk berdiskusi.

“Harapan kami sederhana, perusahaan datang, berdialog dengan masyarakat, menjelaskan rencana kegiatan, serta membahas perbaikan jalan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Tawun Gegunung Energi (PT TGE) maupun PT Pertamina EP belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kedua pihak dan memberikan ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Bud)

Berita Terkait

Penataan atau Penggusuran Terselubung? Pedagang Unggas Surabaya Pertanyakan Arah Kebijakan Pemkot
Antisipasi Konvoi dan Kriminalitas, Polres Magetan Gencarkan Patroli Malam
Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polres Ponorogo Gelar Bhayangkara Run 2026 Diikuti 1.500 Pelari
Anggota Polsek Perak Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Triwulan II Tahun 2026
Atasi Krisis Air di Bringin, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi
Sinergi Bersih – bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRI
Warga Keluhkan Proyek Jalan Gang Andongsari Ledok Kulon, Debu dan Material Bongkaran Ganggu Aktivitas
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:50 WIB

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:19 WIB

Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:47 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:44 WIB

Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:46 WIB

Kombes Pol I Made Agus Prasatya Resmi Jabat Dirgakkum Korlantas Polri

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:09 WIB

Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:14 WIB

Lansia Lemas hingga Diinfus, Distribusi Makanan Jemaah Haji Asal Bangkalan Disorot

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

Berita Terbaru