Ahmad Dhani Soroti Molornya Renovasi Kolam Renang Kertajaya

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani Prasetyo, menyoroti keras molornya penyelesaian renovasi Kolam Renang Kertajaya yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur.

Hingga Senin (26/5/2026), fasilitas olahraga akuatik milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut masih belum dapat digunakan meskipun proses renovasi telah berjalan lebih dari satu tahun.

Ahmad Dhani mengaku heran dengan lamanya proses pengerjaan proyek yang dinilai tidak sebanding dengan ruang lingkup pekerjaan renovasi yang dilakukan.

“Saya punya pengalaman membangun kolam renang pribadi saja tidak butuh waktu satu tahun. Harusnya kalau hanya renovasi saja, sebenarnya tidak lebih dari setahun sudah selesai total. Ini sudah berjalan lebih dari jadwal, tapi hasilnya belum terlihat maksimal,” ujar Dhani saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (26/5/2026).

Politisi yang akrab disapa ADP itu menilai keterlambatan proyek tersebut tidak dapat dianggap sebagai persoalan teknis biasa.

Sebab, keberadaan Kolam Renang Kertajaya memiliki fungsi strategis sebagai pusat pembinaan olahraga akuatik di Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Akibat belum rampungnya renovasi, sejumlah klub renang, atlet kelompok umur, hingga atlet senior yang tergabung dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) terpaksa berpindah lokasi latihan ke kolam renang lain dengan biaya operasional yang jauh lebih besar.

“Hal ini sangat mengganggu persiapan mereka. Akibat Kolam Renang Kertajaya belum selesai, ada tiga cabang olahraga akuatik yang akhirnya harus ‘mengungsi’ atau berpindah tempat latihan ke kolam renang lain yang kondisinya tidak sebanding. Ini harus segera diperhatikan demi nama besar prestasi Surabaya dan Jawa Timur,” tegasnya.

Menurut pentolan grup band Dewa ini, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat fasilitas olahraga itu dibangun dan direnovasi menggunakan anggaran negara, namun hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun atlet.

Baca Juga:  Persebaya Hajar Arema 4 Gol Tanpa Balas di Pulau Dewata, Rivera Jadi Bintangnya

Ia menilai lambannya penyelesaian proyek berpotensi mengganggu pembinaan atlet akuatik Jawa Timur yang saat ini tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2028.

Tak hanya itu, Ahmad Dhani juga mempertanyakan efektivitas tata kelola proyek renovasi yang hingga kini belum menunjukkan hasil maksimal meskipun waktu pengerjaan telah melampaui target.

Atas dasar itu, ia memastikan akan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat guna mengetahui penyebab utama keterlambatan proyek tersebut.

“Minggu ini saya akan lakukan sidak ke lokasi Kolam Renang Kertajaya agar bisa diketahui persis apa akar permasalahannya, kendalanya di mana, dan siapa yang bertanggung jawab. Kasihan sekali para atlet akuatik Surabaya yang sangat membutuhkan tempat ini untuk berlatih,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, molornya renovasi Kolam Renang Kertajaya diduga berkaitan dengan perencanaan anggaran yang tidak matang.

Dari total anggaran sebesar Rp2 miliar yang diusulkan, sebagian anggaran justru dialokasikan untuk pekerjaan penunjang yang dinilai tidak memiliki korelasi langsung dengan percepatan penyelesaian kolam renang utama.

Beberapa pekerjaan tersebut antara lain penggantian kusen pintu, pengecatan dinding gedung, hingga relokasi pos jaga.

Sementara alokasi khusus untuk renovasi kolam inti hanya sebesar Rp400 juta dan disebut belum mencukupi kebutuhan penyelesaian proyek secara keseluruhan.

Akibat keterbatasan anggaran tersebut, kelanjutan pekerjaan kini disebut menunggu tambahan anggaran melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) yang baru dijadwalkan disahkan pada Oktober 2026 mendatang.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait efektivitas perencanaan proyek, akurasi penyusunan kebutuhan anggaran, hingga prioritas pengalokasian dana pada fasilitas olahraga strategis milik pemerintah daerah.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:32 WIB

Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Bappenas dan BRAN Bersinergi: Percepat Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat, 23 Ribu Hektare Tanah Siap Diredistribusi

Selasa, 3 November 2026 - 09:28 WIB

Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 19:17 WIB

Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kapolda Ungkap Alasan Brimob Gerebek Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Buru DPO Pembakaran Warung Mi Babi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Rp 1 Triliun Bagi Daerah Pendukung Program MBG

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15 WIB

BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BRAN Gandeng Akademisi, Matangkan Regulasi Reforma Agraria

Berita Terbaru