Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Kompetisi Liga Sepak Takraw Indonesia (LSTI) 2026 resmi dimulai.

Pembukaan kompetisi nasional Wilayah 2 berlangsung di GOR Pancasila Surabaya, Kamis (2/7/2026), dengan menghadirkan atlet-atlet terbaik dari Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyelenggaraan liga merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional Badan Liga Nasional bersama Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) se-Indonesia.

Kompetisi ini dirancang sebagai sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sekaligus menjadi wadah menjaring talenta-talenta terbaik menuju level internasional.

Ketua Panitia menjelaskan, Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 berlangsung mulai 2 hingga 27 Juli 2026 dan digelar di lima wilayah.

Bandar Lampung menjadi tuan rumah Wilayah 1, Surabaya untuk Wilayah 2, Mamuju Wilayah 3, Jayapura Wilayah 4, dan Tarakan Wilayah 5.

Sebanyak 39 tim dari berbagai provinsi ambil bagian dalam liga berdasarkan rekomendasi Pengurus Provinsi PSTI.

Di Wilayah 2 sendiri, peserta berasal dari sembilan provinsi di Pulau Jawa serta Bali, NTB, dan NTT.

Seluruh pertandingan dipimpin 25 wasit nasional berlisensi, sementara seluruh atlet mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan selama mengikuti kompetisi.

Ketua PSTI Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pengurus Besar PSTI yang menunjuk Jawa Timur sebagai lokasi pembukaan Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 2.

Menurutnya, liga nasional bukan hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi media mempererat persaudaraan antardaerah serta memperkuat sistem pembinaan olahraga sepak takraw di Indonesia.

“Kompetisi ini harus menjadi sarana membangun sportivitas dan meningkatkan prestasi sepak takraw Indonesia agar mampu bersaing di SEA Games, Asian Games hingga kejuaraan dunia,” ujar Aries di Surabaya, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga:  IMI Surabaya Siap Gelar Event Piala Wali Kota 2026, Hadirkan Tiga Kelas Balap dan Kontes Otomotif

Ia juga mengajak seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan sebagai bagian dari proses pembentukan atlet nasional yang berkualitas.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PSTI, Prof. Dr. Nahrawi Nawawi, yang mewakili Ketua Umum PB PSTI H. Surianto, menilai pelaksanaan Liga Sepak Takraw Indonesia menjadi tonggak penting dalam sejarah pembinaan sepak takraw nasional.

Nahrawi mengatakan, liga nasional telah lama menjadi cita-cita PB PSTI untuk menghadirkan sistem kompetisi yang berkesinambungan.

Tahun ini, gagasan tersebut akhirnya dapat diwujudkan dengan Surabaya dipercaya menjadi lokasi pembukaan perdana.

“Liga ini sudah lama direncanakan oleh kepengurusan PB PSTI dari periode ke periode. Tahun ini akhirnya dapat terlaksana. Ini menjadi langkah besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa sepak takraw Indonesia semakin maju,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Pengprov PSTI Jawa Timur yang dinilai sukses mempersiapkan pelaksanaan pembukaan kompetisi.

Di sisi lain, Nahrawi menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Umum PB PSTI H. Suryanto Indonesia tidak dapat hadir akibat menjalankan agenda bersama Kementerian Investasi.

Meski pembinaan sepak takraw masih menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, PB PSTI optimistis sistem liga nasional mampu mencetak atlet profesional yang siap bersaing di tingkat internasional.

Nahrawi menegaskan, melalui kompetisi yang berjenjang, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan prestasi sekaligus mengurangi dominasi negara-negara kuat seperti Thailand dan Malaysia di cabang olahraga sepak takraw.

Sebagai penutup rangkaian kompetisi, para juara dari lima wilayah akan bertemu pada putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026.

PB PSTI juga akan melakukan pemantauan terhadap seluruh atlet peserta sebagai bagian dari proses seleksi tim nasional untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:32 WIB

Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Bappenas dan BRAN Bersinergi: Percepat Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat, 23 Ribu Hektare Tanah Siap Diredistribusi

Selasa, 3 November 2026 - 09:28 WIB

Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 19:17 WIB

Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kapolda Ungkap Alasan Brimob Gerebek Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Buru DPO Pembakaran Warung Mi Babi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Rp 1 Triliun Bagi Daerah Pendukung Program MBG

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15 WIB

BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BRAN Gandeng Akademisi, Matangkan Regulasi Reforma Agraria

Berita Terbaru