Swasembada Bawang Putih Dikebut, Kapolres Magetan Tanam Perdana Bersama Petani Plaosan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | MAGETAN – Polres Magetan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan swasembada bawang putih nasional. Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran pemerintah daerah dan dinas terkait turun langsung dalam kegiatan penanaman bawang putih di lahan Kelompok Tani Maju Lestari, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan zoom meeting penanaman bawang putih secara serentak di 17 Polda dalam rangka mendukung program swasembada bawang putih nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, Ketua Bhayangkari Cabang Magetan, Asisten III yang mewakili Bupati Magetan, jajaran PJU Polres Magetan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP) Kabupaten Magetan, perwakilan Forkopimda serta kelompok tani wilayah Kecamatan Plaosan.

Penanaman bawang putih tersebut menjadi bagian dari dukungan lintas sektoral terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Di Kabupaten Magetan sendiri, program swasembada bawang putih tahun 2026 dipusatkan di Kecamatan Plaosan dengan melibatkan lima kelompok tani dan total lahan mencapai 20 hektare.

Kelompok tani penerima program tersebut meliputi Gapoktan Maju Lestari Desa Ngancar seluas 10 hektare, Gapoktan Dadi Mulyo Desa Dadi seluas 3 hektare, Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Sarangan seluas 5 hektare, Kelompok Tani Gotong Royong Desa Sarangan seluas 1 hektare, serta Kelompok Tani Sari Makmur Desa Sarangan seluas 1 hektare.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan berbagai sarana produksi pertanian, meliputi benih bawang putih sebanyak 16.000 kilogram, mulsa 200 roll, pupuk KCl 8.000 kilogram, pupuk SP-36 7.000 kilogram, pupuk ZA 7.000 kilogram, serta berbagai jenis pestisida.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, penanaman secara simbolis tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional.

“Hari ini kita ikut melaksanakan penanaman bawang putih secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kelompok tani yang telah mendukung program pemerintah ini,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  Gelorakan Semangat Perjuangan SPN Polda Jatim Peringati Hari Juang Polri dengan Khidmat

Kapolres menegaskan, keberhasilan program swasembada bawang putih sangat bergantung pada kerja keras para petani sebagai pelaksana utama di lapangan.

“Kami Polri bersama dinas dan instansi terkait pada prinsipnya sebagai pendamping dan pendorong program pemerintah. Para petanilah yang bekerja dan mewujudkan semuanya di lapangan. Karena itu, kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Maju Lestari Desa Ngancar, Koso, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan sarana produksi yang diberikan kepada para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan benih, pupuk dan obat-obatan serta sarana produksi lainnya dari pemerintah. Bantuan ini sangat membantu petani dalam menjalankan program penanaman bawang putih. Semoga para petani bawang putih di Magetan semakin sejahtera,” ungkap Koso.

Berdasarkan data perkembangan program, hingga minggu ketiga Agustus 2026, dari total 20 hektare lahan yang telah disiapkan, realisasi penanaman bawang putih telah mencapai 11,05 hektare, sementara 8,95 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan tanam.

Masa tanam bawang putih dilaksanakan pada periode Juli hingga Desember 2026. Sementara masa panen diperkirakan berlangsung sekitar 90–120 hari setelah tanam, dengan potensi produksi mencapai sekitar 15–20 ton bawang putih basah per hektare.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dinas terkait dan kelompok tani, program percepatan swasembada bawang putih di Kabupaten Magetan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.

Selain kegiatan penanaman bawang putih, Polres Magetan juga menggelar kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan bagi para petani serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan warga.

Polres Magetan akan terus mendukung berbagai program pemerintah melalui penguatan sinergi, pendampingan dan pengawalan di lapangan, sehingga program swasembada bawang putih dapat berjalan optimal dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat. (Tyaz)

Berita Terkait

Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak
Kapolres Kediri dan PKDI Sepakat Perkuat Siskamling Hadapi Dinamika Kamtibmas
Semangat Kemerdekaan, Polres Magetan Berbagi Sembako dan Hadirkan Pangan Murah bagi Warga
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Polres Magetan Gelar Lomba Rakyat Penuh Keceriaan
Polres Ponorogo Hadir Bawa Harapan Saat Kemarau Panjang, Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Karangpatihan
Lurah Karangrejo Dinonaktifkan, Warga Karangrejo Banyuwangi Batal Demo: Dugaan Pungli BPJS Jadi Pemicu
Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah Ruang Pelayanan Polsek Taman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Pelayanan Makanan dan Evakuasi Korban Gempa oleh SAR Korbrimob Polri di Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Kapolri: Polri Pastikan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Astamaops Kapolri Turun Langsung Maksimalkan Operasi Kemanusiaan di Manggarai, 45 Posko Tampung 13.881 Pengungsi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Astamaops Polri Cek Langsung Posko Pengungsi Gempa NTT, Siapkan Dukungan SAR hingga Layanan Medis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Polri Berikan Trauma Healing bagi Anak-Anak Terdampak Gempa Bumi di Ende

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Di Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru