Di Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara serentak menggerakkan bantuan kemanusiaan dari sejumlah Polda jajaran untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 44 truk dan 1 mobil box dikerahkan membawa berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mie instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan hingga perlengkapan kebersihan. Polri juga mengerahkan sarana pendukung operasi kemanusiaan berupa genset, tenda, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan dan water treatment.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan Polri yang terus dilakukan sejak gempa terjadi.

“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” ujar Trunoyudo.

Dari Bali, Polda Bali mengirimkan lima truk bantuan yang dilepas langsung pada Senin (17/8/2026). Bantuan tersebut antara lain terdiri dari 1.015 dus air mineral, 318 dus mie instan, 100 dus biskuit, 5.500 selimut, 20 terpal, 6.333 dus popok, 250 kasur tipis, 60 dus susu, 250 kasur lipat serta tisu basah dan tisu kering.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menggerakkan delapan truk bantuan. Logistik yang dibawa meliputi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, terpal, mie instan, roti dan biskuit. Dukungan dari Polda NTB menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak mengingat posisi geografis NTB yang relatif dekat dengan NTT.

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengirimkan 10 truk dan satu mobil box. Bantuan yang disiapkan antara lain 2.025 dus air mineral, 60 dus susu bubuk, 636 dus mie instan, 12.766 dus popok, 11.052 selimut, 20 terpal, 6,8 ton beras, minyak goreng, biskuit, gula, 15.000 potong pakaian anak dan remaja, satu ton abon, tiga genset serta 600 sarung.

Polda Metro Jaya turut mengirimkan 12 truk bantuan. Pemberangkatan dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya. Bantuan selanjutnya diarahkan menuju wilayah tujuan sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

Adapun Polda Jawa Timur mengerahkan sembilan truk yang membawa bantuan sosial sekaligus dukungan operasional berupa dua kendaraan dapur lapangan dan dua unit water treatment. Polda Jatim juga mengirimkan 31 personel Satbrimob, empat personel Ditpolairud serta enam personel tim psikologi dan trauma healing.

Baca Juga:  Menembus Jalan Terjal, Polri Hadir Membawa Harapan: Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa

Karena membawa kendaraan dan peralatan berukuran besar, bantuan Polda Jatim diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kupang. Kapal dijadwalkan berangkat Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar lima hari.

“Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo.

Pengiriman puluhan truk bantuan tersebut melengkapi dukungan Polri yang sebelumnya telah mengerahkan Brimob BKO, tim SAR, K9, DVI, Dokkes serta personel trauma healing untuk membantu penanganan bencana di NTT. Polri juga terus menggeser kebutuhan operasional seperti obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), Watergen, water treatment, dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech dan Starlink.

“Kebutuhan masyarakat kita lihat secara utuh. Ada kebutuhan pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, kesehatan, komunikasi sampai dukungan psikologis. Karena itu, bantuan dan personel terus kita sesuaikan dengan data terbaru dari lapangan,” ujar Trunoyudo.

Berdasarkan data sementara Posko Terpadu/Polda NTT, terdapat sekitar 8.861 hingga 8.911 jiwa pengungsi yang tersebar di 22 titik. Data tersebut masih terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Setibanya di NTT, seluruh bantuan akan dikoordinasikan melalui Polda NTT untuk kemudian diteruskan kepada Polres-Polres di wilayah yang terdampak. Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan dapat didorong lebih dekat kepada masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing titik pengungsian.

“Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima,” tutur Trunoyodo.

Menurut Trunoyodo, pergerakan bantuan pada momentum Hari Kemerdekaan merupakan wujud semangat gotong royong dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai wilayah, Polri terus memastikan bantuan kemanusiaan bergerak menuju masyarakat terdampak di Flores. Moda transportasi yang digunakan berbeda, namun seluruhnya diarahkan pada satu tujuan, yakni mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan masyarakat terdampak bencana.(Tyaz)

Berita Terkait

Polresta Malang Kota Kirim Bantuan Logistik Kemanusiaan Gandeng JKJT di Posko Peduli NTT
Polri Peduli : Polres Situbondo Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil
Kapolri Tinjau Baktikes Di Gedung Kspsi Jatim, Layanan Kesehatan Dihadirkan Untuk Pekerja Dan Masyarakat
Polri Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Gempa di Desa Kerirea
Menembus Jalan Terjal, Polri Hadir Membawa Harapan: Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa
Hari Ke-6 Pascagempa, Polri Terus Bergerak: Brimob dan Bantuan Logistik Konsisten Dikirim ke NTT
Polri Hadirkan Kepedulian, Berikan Trauma Healing bagi Pengungsi Gempa di Maumere
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Karangwinongan Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Sektor Pertanian Jagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Arah Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Brimob Polda Jatim Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Gresik dan Sidoarjo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polda Jatim Naikkan Penanganan Perkara Arisan Meow ke Tahap Penyidikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Bahu-Membahu di Ladang Jagung, Jajaran Polresta Malang Kota Bersama Warga Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polres Bondowoso Amankan Tersangka Penyebar Konten Diduga Penistaan Agama

Berita Terbaru