Dongkrak Prestasi di PON Bela Diri 2026, KONI Jatim Terapkan Strategi Baru Melalui Visual Coaching

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan performa atlet menjelang Pekan Olahraga Nasional Bela Diri II 2026 yang akan digelar di Sulawesi Utara.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan sistem visual coaching sebagai panduan pelatihan bagi para pelatih cabang olahraga (cabor).

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menjelaskan bahwa visual coaching merupakan sistem yang dikembangkan melalui kerja sama antara KONI Jatim dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Sistem ini dirancang untuk membantu pelatih menyusun program latihan yang lebih terstruktur dan terukur.

“Visual coaching ini memberikan gambaran umum mengenai program latihan yang bisa menjadi panduan bagi pelatih dalam menyusun program latihan. Program tersebut juga harus dimasukkan ke dalam sistem agar dapat dipantau dan dievaluasi,” ujar Nabil.

Melalui sistem ini, setiap pelatih diwajibkan menyusun program latihan yang kemudian akan didampingi oleh tim dari Badan Pelaksana (Bapel) Pusat Latihan Daerah (Puslatda) KONI Jatim serta Badan Sport Science (BSS) yang dimiliki KONI Jatim.

Pendampingan tersebut dilakukan agar metode latihan yang diterapkan tetap terarah dan memiliki standar yang sama.

“Nanti kami akan memberikan masukan dan arahan. Selain itu, juga akan ada kunjungan untuk mengonfirmasi program latihan agar terdapat keseragaman pola latihan meskipun berasal dari cabang olahraga yang berbeda,” jelasnya.

Menurut Nabil, program latihan yang disusun oleh pelatih nantinya akan terdiri dari dua komponen utama.

Baca Juga:  Deklarasi "Ayah Bunda Anak Laki-lakimu Butuh Kamu", KONI Jatim Siapkan Ruang Aman Bagi Atlet

Komponen pertama adalah program latihan umum yang menjadi dasar pembinaan atlet.

Sementara komponen kedua merupakan program latihan yang lebih spesifik, disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, serta target masing-masing atlet.

KONI Jatim juga berencana memanggil para pelatih setelah Lebaran untuk mempresentasikan model latihan yang telah disusun.

Program tersebut akan ditelaah dan dievaluasi oleh tim Bapel Puslatda serta BSS guna memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan performa atlet.

“Tujuan kita adalah memperoleh medali sebanyak-banyaknya. Untuk itu harus ada target yang jelas. Jika target tersebut tercapai, maka hasil yang diharapkan juga bisa terpenuhi,” kata Nabil.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penerapan visual coaching tidak hanya ditujukan untuk menghadapi PON Bela Diri 2026.

Sistem ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet Jawa Timur dalam menghadapi berbagai ajang olahraga nasional.

Salah satu fokus berikutnya adalah Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional 2028, yang akan menjadi ajang bagi para atlet untuk memperebutkan tiket menuju PON 2028.

“Puslatda rencananya mulai berjalan pada April. Dari situ kita mulai mempersiapkan berbagai tahapan, mulai dari target mengikuti event, kemudian BK PON, hingga akhirnya tampil di PON yang sebenarnya,” pungkasnya.

Dengan penerapan sistem visual coaching berbasis sport science ini, KONI Jawa Timur berharap proses pembinaan atlet menjadi lebih terarah sehingga mampu meningkatkan peluang meraih prestasi maksimal di ajang olahraga nasional.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:12 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro : Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Usai Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi TNI–Polri dan Terima Brevet Kavaleri Korps Marinir

Rabu, 4 November 2026 - 16:07 WIB

Hasil Tes DNA Pastikan Identitas Korban, Polda Jatim Serahkan Jenazah Ibu dan Anak Kasus Pembunuhan Madiun

Rabu, 4 November 2026 - 15:55 WIB

Tatap Muka dan Arahan Kapolres Jombang Kepada Personel Polsek Ploso dan Polsek Plandaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:36 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gandeng Sekolah Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba

Rabu, 4 November 2026 - 12:35 WIB

Polda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolda: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 12:33 WIB

POLINDIK: Polresta Malang Kota Edukasi Siswa Cegah Paham Radikal

Rabu, 4 November 2026 - 12:30 WIB

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Berita Terbaru