Arek-Arek Nusantara Gelar Ritual Budaya di Alas Nambas, Ki Ageng Kinco: Warisan Leluhur Jangan Sampai Hilang Ditelan Zaman

- Penulis

Sabtu, 7 November 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SENTRAL MERAH PUTIH – Arek-Arek Nusantara menggelar kegiatan kebudayaan dan spiritualitas bertajuk “Merawat Warisan Leluhur, Meneguhkan Kebangkitan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa” di Alas Nambas Kelingan Nusantara, Surabaya, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada 7 November sekaligus menyambut peringatan Hari Pahlawan pada 10 November.

Ketua Arek-Arek Nusantara, Ki Ageng Kinco, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk menjaga, merawat, dan melestarikan kebudayaan serta ajaran leluhur yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Menurut Ki Ageng Kinco, keberadaan penghayat kepercayaan beserta tradisi dan ajaran leluhur merupakan kekayaan kebudayaan Nusantara yang harus dihormati, dijaga, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui seremonial atau mengenang sejarah masa lalu.

Namun, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, pembelajaran, pengamalan, serta upaya menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

“Warisan leluhur jangan sampai hilang ditelan zaman. Kebudayaan harus tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Karena menjaga kebudayaan berarti menjaga jati diri bangsa,” kata Ki Ageng Kinco melalui rilisnya, Sabtu (7/11/2026).

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi dengan kerja bakti membersihkan tujuh tempat sakral, suguh tumpeng, ibadah bersama, serta diskusi budaya.

Adapun tujuh tempat sakral yang menjadi sasaran kegiatan bersih-bersih meliputi Sanggar Agung Pamujan Nusantara, Mbah Oyot, Sanggar Manunggal Jati, Nyai Kembar Asem Sari, Pringgodani, Dewi Sri, serta Singgasana Kunti dan Pandu.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan suguh tumpeng dan ibadah bersama di Sanggar Agung Pamujan Nusantara.

Sementara diskusi budaya dilaksanakan di Sanggar Joko Berek Alas Nambas Kelingan Nusantara.

Ki Ageng Kinco juga menyoroti pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan dan ajaran leluhur.

Menurutnya, generasi penerus tidak boleh hanya mengenal sejarah dan tradisi, tetapi juga harus memahami serta mengamalkan ajaran budi pekerti luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Bertemu DPRD dan Pemkot Malang, FPK Jatim Bahas Isu Kebangsaan Terkait Pentingnya Kerukunan Antar Suku

Ia berharap melalui kegiatan tersebut tumbuh generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, patriotisme, militansi, serta semangat progresif dan revolusioner yang tetap berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

Lebih lanjut, momentum Hari Pahlawan pada 10 November menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti setelah kemerdekaan berhasil direbut dan dipertahankan.

Perjuangan juga harus dilanjutkan melalui upaya menjaga identitas bangsa, merawat kebudayaan, serta mempertahankan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat.

Sebagai organisasi yang membawa semangat Arek-Arek Nusantara di Surabaya, yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, Ki Ageng Kinco memandang bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya melalui perjuangan kebudayaan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Melalui diskusi budaya, pihaknya juga ingin membuka ruang pertukaran pemikiran, memperkuat kesadaran budaya, serta membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya melestarikan warisan leluhur di tengah perkembangan zaman.

“Menyiapkan generasi penerus berarti memastikan nilai-nilai luhur Nusantara tetap hidup sepanjang zaman. Kami ingin generasi muda tidak kehilangan jati dirinya, memiliki budi pekerti luhur, serta mempunyai jiwa patriotik dan semangat perjuangan sebagaimana karakter para pejuang bangsa,” pesan Ki Ageng Kinco.

Arek-Arek Nusantara berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan hidup yang harus dirawat dan diteruskan.

Melalui semangat Hidup Pemuda, Hidup Rakyat, Arek-Arek Nusantara mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghormati warisan leluhur, menjaga keberagaman budaya, serta membangun generasi bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan berbudi pekerti luhur.

Kegiatan yang berlangsung di Alas Nambas Kelingan Nusantara, Surabaya, tersebut menjadi salah satu bentuk perjuangan kebudayaan dalam menjaga identitas dan nilai-nilai luhur Nusantara.(*)

Berita Terkait

Sedekah Bumi Desa Pabean 2026 Hadirkan Gus Muhammad Iqdam, GSN Sebarkan Edukasi Bahaya Narkoba
Rebo Wekasan 2026 Jatuh Hari Ini, Benarkah Hari Turunnya Bala?
Bekti Desa di Pepunden Eyang Kapiludin, Komunitas Arek Arek Nusantara Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Leluhur
Penghayat Kepercayaan di Surabaya Peringati Hari Kelahiran 13 Juli, Serukan Pelestarian Budaya dan Penghapusan Diskriminasi
KKSS dan Masyarakat Tengger Teguhkan Persaudaraan Budaya di Lereng Bromo
Perkuat Peran UMKM Lintas Suku, FPK Jatim Gelar Dialog Akselerasi Pembauran dan Seminar UMKM
Misi Budaya Makassar Perkuat Jembatan Seni dan Tradisi di Surabaya
Surin Welangon : Aplikasi Roblox Bisa Membunuh Masa Depan Anak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:44 WIB

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40 WIB

Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:21 WIB

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 13:18 WIB

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terbaru