Misi Budaya Makassar Perkuat Jembatan Seni dan Tradisi di Surabaya

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perpustakaan bersama para pelaku budaya menggelar Misi Budaya Kota Makassar di Surabaya sebagai upaya memperkenalkan kekayaan seni, adat, serta produk ekonomi kreatif Makassar kepada masyarakat Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan Surabaya tersebut menghadirkan pertunjukan seni tradisi, pameran kerajinan tangan, hingga pojok adat yang mencerminkan identitas khas masyarakat Makassar.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Andi Patiware Bau Djemma, mengatakan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi budaya Makassar.

“Bagaimana seni budaya yang ada di Kota Makassar kita perkenalkan di luar. Tujuan pertama adalah sebagai wujud pertumbuhan budaya. Kami berharap kegiatan ini dapat menarik minat masyarakat, bukan hanya lokal, tetapi juga wisatawan untuk datang ke Makassar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai elemen budaya dibawa khusus ke Surabaya, mulai dari pertunjukan seni, pameran koleksi budaya, pojok adat, hingga kerajinan khas hasil karya UMKM dan Dekranasda Makassar.

“Kita hadirkan pameran budaya, penyajian seni, hingga kerajinan tangan. Ini semua untuk menunjukkan betapa beragam dan kayanya budaya kami,” tambahnya.

Patiware juga menilai kegiatan ini menjadi ruang terbuka untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kota Surabaya, termasuk Dinas Kebudayaan Surabaya.

“Kami terbuka untuk kolaborasi dalam pengembangan kebudayaan. Semoga Makassar dan Surabaya bisa saling bertukar pengetahuan dan program budaya,” jelasnya.

Terkait kondisi ekonomi Makassar, ia menyebut bahwa daerahnya dalam keadaan stabil, namun fokus utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan budaya dan memperkuat jejaring masyarakat Sulawesi Selatan di Jawa Timur.

Baca Juga:  Mengenal Petirtaan Jolotundo, Monumen Cinta Kasih Raja Udayana Sambut Kelahiran Putranya

“Harapan kami, masyarakat Surabaya menerima kami sebagai saudara. Dan tentu, kami mengundang masyarakat Surabaya untuk datang ke Makassar,” tuturnya.

Sementara itu, Nurdin Longgari, mewakili Ketua BPW KKSS Jawa Timur dan menjabat sebagai Wakil Ketua BPW KKSS Jawa Timur Bidang Budaya, menyambut baik pelaksanaan Misi Budaya Kota Makassar di Surabaya.

Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan identitas Makassar kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini memperkenalkan kesenian budaya kita. Ada Paraga, ada tari empat etnis, karena memang di Sulawesi Selatan terdapat empat etnis utama,” jelasnya.

Nurdin berharap kegiatan semacam ini tidak hanya berhenti di Surabaya, tetapi dapat digelar di berbagai daerah lain di Jawa Timur.

“Kalau bisa bukan hanya di Surabaya, tetapi keliling Jawa Timur. Apalagi banyak orang Makassar yang tinggal, bekerja, dan berkeluarga di sini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Makassar di Surabaya dan sekitarnya untuk meramaikan kegiatan tersebut dan menjadikannya agenda tahunan.

“Harapan kami, orang Makassar yang tinggal di Surabaya tetap menjaga adat dan budaya. Kalau perlu setiap tahun ada acara seperti ini,” tegasnya.

Misi Budaya Kota Makassar menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan emosional antara masyarakat Makassar dan Surabaya, sekaligus memperluas jembatan pertukaran seni dan budaya antar daerah. Agenda ini memperkaya keberagaman budaya di Surabaya serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan. (*)

Berita Terkait

Rebo Wekasan 2026 Jatuh Hari Ini, Benarkah Hari Turunnya Bala?
Bekti Desa di Pepunden Eyang Kapiludin, Komunitas Arek Arek Nusantara Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Leluhur
Penghayat Kepercayaan di Surabaya Peringati Hari Kelahiran 13 Juli, Serukan Pelestarian Budaya dan Penghapusan Diskriminasi
KKSS dan Masyarakat Tengger Teguhkan Persaudaraan Budaya di Lereng Bromo
Perkuat Peran UMKM Lintas Suku, FPK Jatim Gelar Dialog Akselerasi Pembauran dan Seminar UMKM
Surin Welangon : Aplikasi Roblox Bisa Membunuh Masa Depan Anak
Tingkatkan Persatuan Untuk Indonesia Damai, Keluarga Besar Sulawesi Selatan di Surabaya Peringati Maulid Nabi Muhammad
Monumen Bung Tomo Segera Dibangun di Bundaran Waru, Simbol Keberanian Arek-arek Suroboyo
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:10 WIB

Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi

Minggu, 20 September 2026 - 18:09 WIB

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Minggu, 20 September 2026 - 18:07 WIB

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

Minggu, 20 September 2026 - 13:46 WIB

Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Minggu, 20 September 2026 - 13:44 WIB

DVI Polri Berhasil Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8, Seluruhnya Telah Diserahkan Kepada Keluarga

Sabtu, 19 September 2026 - 18:38 WIB

Kapolri Minta Pesanggrahan Tjimande Dibuka untuk Semua Peguron

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Riding ke Gunung Kelud, Polres Kediri dan Awak Media Suarakan Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 18:36 WIB

Polres Lamongan Beri Penghargaan Empat Warga yang Gagalkan Curanmor di Puskesmas Deket

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:09 WIB