Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Pembacokan di Menganti, Sempat Buron ke Malang

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | GRESIK — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Pelaku yang sempat melarikan diri ke Kota Malang itu diringkus setelah beberapa hari buron.

Tersangka berinisial DS (21) ditangkap oleh tim Reserse Mobile (Resmob) di kawasan Sukun, Kota Malang, pada Rabu (22/4/2026) dini hari.

Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif sejak laporan kasus diterima.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Menganti.

Dari hasil pelacakan, keberadaan pelaku akhirnya terdeteksi hingga ke luar wilayah hukum Gresik.

Peristiwa pembacokan itu sendiri terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di perempatan Jalan Raya Desa Bringkang, Kecamatan Menganti.

Saat itu, korban berinisial MFK (19) tengah dalam perjalanan pulang menuju Desa Boteng setelah mengisi bahan bakar.

Ketika melintas di lokasi kejadian, kondisi lalu lintas sedang padat dan kendaraan berhenti akibat kemacetan.

Dalam situasi tersebut, pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit, yang mengenai bagian punggung kiri.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek serius.

Meski terluka, korban masih sempat menyelamatkan diri dengan memutar arah kendaraannya dan menuju Rumah Sakit Cahaya Giri untuk mendapatkan perawatan medis, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyidikan, polisi mengungkap bahwa aksi kekerasan tersebut diduga merupakan bagian dari kegiatan “sweeping” antar kelompok perguruan silat.

Baca Juga:  Polri Bongkar Kasus Besar Peredaran Sianida Ilegal, Amankan 6.000 Drum di Surabaya dan Pasuruan

Pelaku bersama sejumlah rekannya diduga berkeliling untuk mencari sasaran dari kelompok lain yang melintas di wilayah Menganti.

“Pelaku telah menyiapkan senjata tajam sebelumnya dan melakukan aksi dengan tujuan menyerang pihak yang dianggap lawan,” ujar AKP Arya Widjaya kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).

Dalam pengembangan perkara, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain berinisial G yang berperan menyediakan senjata tajam berupa celurit yang digunakan dalam aksi tersebut.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya satu bilah celurit berwarna biru, pakaian dan helm milik pelaku saat kejadian, pakaian korban yang terdapat bekas sabetan, serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian yang memperkuat pembuktian.

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Mereka dijerat dengan Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan maupun kegiatan yang melanggar hukum.

Warga juga diminta aktif melaporkan tindak kriminal di lingkungan masing-masing melalui kantor polisi terdekat, layanan hotline 110, maupun kanal pengaduan “Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama)”.

Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan jalanan dan premanisme guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.(*/hr)

Berita Terkait

Polres Tanjungperak Bongkar Tiga Jaringan Narkoba, Empat Tersangka Pengedar Diamankan
Polda Jatim Kembalikan Mobil dan Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor Kepada Para Korban Tanpa Biaya
Polda Jatim Ungkap 178 Kasus 3C, Amankan 206 Tersangka Selama Juli 2026
Polres Lamongan Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Tersangka Residivis Diamankan
Polres Gresik Bongkar Peredaran Narkoba Sistem Ranjau, Dua Kurir Sabu Diamankan
Polresta Tuban Amankan 8 Tersangka Pengeroyokan di 4 Lokasi
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Remaja di Surabaya
Rugikan Negara Hingga Rp 10 Miliar, Kejati Jatim Tetapkan Mantan Dirut KBS Sebagai Tersangka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Muaythai Naik Kelas, Erick Thohir Puji LaNyalla: Lihai Bangun Olahraga dari Grassroots

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Resmi! Bali Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026, Hadiah Juara Naik Jadi Rp8 Miliar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Renovasi Kolam Renang Kertajaya Belum juga Selesai, Ketua POSSI Jatim: Saya Pasrah!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Penataran Wasit, Juri dan Pelatih Muaythai Indonesia Dibuka, Empat Tenaga IFMA Hadir di Jakarta

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Gelar Sertifikasi IFMA, LaNyalla: PBMI Bangun SDM Muaythai Berstandar Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dalam Forum Internasional, Prof. Yusril dan Wakapolri Serukan Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari TPPO

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:02 WIB

LaNyalla Dorong Skema 4P Wujudkan TKDN Maritim Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus

Berita Terbaru