Pengurus Baru IWbA Jatim Ditarget Cetak Atlet Nasional hingga Level Dunia

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya — Pengurus baru Ikatan Woodball Indonesia (IWbA) Jawa Timur ditarget mampu melahirkan lebih banyak atlet muda yang dapat memperkuat tim nasional hingga level internasional.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IWbA, Aang Sunadji, usai pelantikan dan pengukuhan Pengprov IWbA Jawa Timur.

Aang menyebut, potensi atlet woodball Jawa Timur sangat besar, terutama dari sisi mental bertanding. Ia bahkan menargetkan peningkatan jumlah atlet nasional yang berasal dari Jawa Timur.

“Harapannya sangat besar. Dengan pengurus yang baru, saya ingin atlet yang masuk tim nasional bisa bertambah. Sekarang ada empat, ke depan saya berharap bisa delapan atlet nasional, khususnya dari Jawa Timur,” ujar Aang.

Menurutnya, capaian atlet Jatim pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) menjadi indikator kuat bahwa pembinaan sudah berjalan ke arah positif.

Mental petarung yang dimiliki atlet Jatim dinilai menjadi keunggulan tersendiri dalam proses latihan maupun kompetisi.

Tak hanya di level nasional, PB IWbA juga menargetkan prestasi internasional dalam waktu dekat. Sejumlah agenda besar telah menanti sepanjang tahun 2026, di antaranya World Cup Woodball di Malaysia pada April, Hongkong Open, Malaysia Open, Indonesian Open di Bali pada Agustus, serta Taiwan Open dan General Assembly International Federation di akhir tahun.

KONI Jatim Dorong Perbanyak Event dan Evaluasi Berkelanjutan

Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyatakan optimismenya terhadap kepengurusan IWbA Jatim yang baru. Ia menilai dukungan PB IWbA serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi modal penting dalam meningkatkan prestasi.

“Yang terpenting adalah evaluasi berkelanjutan dan memperbanyak event. Idealnya minimal empat kali kejuaraan dalam setahun di Jawa Timur. Kalau event sedikit, sulit mengukur prestasi dan regenerasi atlet,” tegas Nabil.

Baca Juga:  Ketua KONI Lepas Tim Putri FAJI Surabaya Wakili Indonesia di Ajang World Rafting Championship 2025 Malaysia

Selain itu, ia menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan di daerah yang masih kosong. Saat ini, masih terdapat 11 kabupaten/kota di Jawa Timur yang belum memiliki kepengurusan IWbA.

“Olahraga itu harus didesain. Mulai dari target individu, desain prestasi, sampai desain menjadi juara, baik untuk Jawa Timur maupun Indonesia,” tambahnya.
Pengprov IWbA Jatim Siap Perkuat Kolaborasi dan Sport Science

Ketua Umum Pengprov IWbA Jawa Timur, Ali Kuncoro, menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan kerja kolektif dan kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa potensi atlet Jatim harus dibuktikan melalui program kerja yang terukur.

“Ini amanah besar. Tidak ada kata lain selain bekerja lebih baik dan membuktikan harapan yang sudah disampaikan,” ujar Ali.

Ali menyebut pihaknya akan bersinergi dengan PB IWbA, KONI Jatim, Dispora, serta menggandeng perguruan tinggi untuk penguatan sport science. Dari sisi kompetisi, Pengprov IWbA Jatim menargetkan minimal dua hingga tiga kejuaraan provinsi pada tahun ini sebagai tahap awal.

Selain pembinaan atlet, Pengprov juga fokus pada peningkatan kualitas pelatih, wasit, serta penyelenggaraan event agar woodball tidak hanya “jago kandang”, tetapi mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Dalam waktu dekat, Pengprov IWbA Jatim juga akan mempercepat konsolidasi pembentukan kepengurusan di 11 daerah yang belum terbentuk, termasuk Tulungagung.

“Publikasi harus kuat, event harus sering digelar, dan kepengurusan harus solid hingga kabupaten/kota. Dengan itu, woodball akan semakin dikenal dan diminati masyarakat,” pungkas Ali.(*)

Berita Terkait

Dramatis! Taklukkan Persib Lewat Adu Penalti, Persebaya Juara Piala Presiden 2026
Kejurnas Muaythai Indonesia 2026 Dimulai, PBMI Targetkan Lahir Juara Baru
Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026
Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan
Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita
PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan
Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur
KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:27 WIB

Pers Bukan “Londho Ireng” Melainkan Pilar Demokrasi yang Dijamin Konstitusi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08 WIB

Titik Balik Harapan Baru Dipundak Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:02 WIB

Dapur Gizi Bukan Sapi Perah Penguasa Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

“Akal Sebagai Tiang Penyangga” Oleh: H. Adi Gunawan, S.H., M.A., M.H., M.Sos

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:08 WIB

Jumat Pagi dan Pilkada DPRD

Sabtu, 15 November 2025 - 07:14 WIB

Setiap Langkah Kecil Berhak Menggapai Puncak yang Tinggi

Jumat, 14 November 2025 - 09:41 WIB

Dampak merokok terhadap kesehatan dan keluarga: bahaya nyata yang sering diabaikan

Berita Terbaru