FPK Jatim Gelar Diklat Bela Negara dan Kepemimpinan di Dodikjur Rindam V/Brawijaya

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Malang – Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, dan Kepemimpinan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jawa Timur resmi dibuka di Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Lawang, Malang, pada 6–7 Desember 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pengurus FPK Jawa Timur sebanyak 40 orang, FPK kabupaten/kota 13 orang, Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) 15 orang, Mahasiswa Telkom Surabaya 2 orang, serta Pemuda Pancasila Kota Surabaya 30 orang.

Acara dibuka oleh Mayor Cba Agus Budi, S.Sos., Wakil Komandan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, yang juga memberikan materi tentang wawasan kebangsaan. Selain itu, Kapten Inf Arik Hariyanto turut menyampaikan materi mengenai kepemimpinan lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Eddy Supriyanto, menyampaikan paparan penting mengenai kondisi terkini Jawa Timur yang menjadi salah satu wilayah perhatian pemerintah pusat terkait pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Jawa Timur termasuk dalam tiga provinsi yang mendapat perhatian khusus dari BNPT dan Densus 88, bersama Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Ada enam daerah yang menjadi fokus, yakni Surabaya, Sidoarjo, Probolinggo, Lamongan, Malang, dan Magetan. Kini penyebarannya juga mulai merambah ke Banyuwangi, Jember, dan Madura,” ujar Eddy.

Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun ini terdapat 110 anak di Indonesia yang sudah terpapar paham radikal, di antaranya 10 anak berasal dari Jawa Timur. Anak-anak tersebut umumnya masih duduk di bangku SMP dan menjadi korban paparan konten radikal di media sosial.

“Kebanyakan orang tua tidak menyadari anaknya sudah terpapar. Anak-anak ini terpengaruh melalui media sosial, sementara orang tuanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Karena itu, penting bagi kita semua untuk lebih mengawasi penggunaan media digital di kalangan remaja,” tegasnya.

Baca Juga:  Kortastipidkor Polri Tingkatkan Status Penyelidikan ke Penyidikan dalam Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

Selain isu radikalisme, Eddy juga menyoroti meningkatnya kasus kriminalitas remaja, seperti judi online, tawuran, dan penyalahgunaan narkotika yang kini melibatkan banyak pelajar SMP dan SMA.

“Data kami menunjukkan, dari 900 pelaku yang diamankan pada akhir Agustus lalu, hampir separuhnya adalah pelajar SMP dan SMA. Ini menunjukkan pentingnya peran bersama untuk membentengi generasi muda,” tambahnya.

Ketua Panitia Diklat, O.D.J. Halley, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat bela negara, menjaga keutuhan wilayah, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Peserta dibekali lima unsur dasar bela negara, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap ideologi Pancasila, kerelaan berkorban, serta kemampuan awal bela negara, baik secara fisik maupun non-fisik,” ujar Halley.

Sementara itu, Ketua FPK Jawa Timur, H.R. Mohammad Ali Zaini, menegaskan bahwa bela negara bukan hanya berarti kesiapan militer, tetapi juga tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Bela negara adalah sikap, tekad, dan tindakan warga yang dijiwai kecintaan kepada tanah air untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Wujudnya bisa dalam bentuk sederhana, seperti taat aturan, menjaga budaya, hingga berkontribusi dalam pendidikan dan inovasi,” jelas Ali Zaini.

Melalui diklat ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen pemersatu bangsa dan pelopor nilai-nilai kebangsaan di lingkungannya masing-masing.(*)

Berita Terkait

Hadiri HUT Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Mutasi Polri: Kabid Propam, Dirkrimum, Dirnarkoba, Dirpolairud, Dirpamobvit Polda Jatim Berganti
Polisi Bersama Masyarakat: Samsat Surabaya Utara Kedepankan Pelayanan Humanis, Ajak Warga Hindari Calo
Subuh Keliling, Polsek Kenjeran Pererat Silaturahmi dengan Warga
Cegah Gangguan Keamanan, Rutan Surabaya Gandeng Polsek Waru Perkuat Intelijen dan Deteksi Dini
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono: Jogo Omah, Ambil Hati, Bukan Harta Masyarakat!!!
Mengenal Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Akpol 2001 yang Dipercaya Jadi Dirreskrimsus Polda Jatim
Mutasi Polri, Sejumlah PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:14 WIB

Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tertibkan Kendaraan Besar

Minggu, 8 November 2026 - 16:12 WIB

Berantas Narkoba, Polres Madiun Kota Amankan 3 Tersangka Pengedar Pil LL

Minggu, 8 November 2026 - 15:59 WIB

Lewat Minggu Kasih di GKI Rungkut Asri, Polda Jatim Ajak Jemaat Jaga Keluarga dari Bahaya Narkoba

Minggu, 8 November 2026 - 15:57 WIB

Jaga Toleransi Antarumat Beragama, Kapolres Magetan Sambangi Jemaat GKJW Tambran Lewat Minggu Kasih

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Berita Terbaru

OPINI

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Minggu, 8 Nov 2026 - 16:48 WIB