Polda Jatim Segera Tindak Tambang Galian C di Rogojampi, Polresta Banyuwangi?

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Banyuwangi – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menindak tegas praktik penambangan ilegal di tanah air.

Ia menekankan bahwa penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu, siapapun pihak yang terlibat kegiatan terlarang tersebut.

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan akan menindak tegas pelaku penambangan ilegal.

“Penegakan hukum akan dilakukan kepada siapapun yang melakukan pelanggaran tanpa pandang bulu seperti apa yang disampaikan Presiden. Siapapun yang melakukan pelanggaran hukum dan saya selaku pembantu Presiden harus melakukan hal yang sama, kalau komandan sudah bilang A, jangan ada gerakan tambahan, kita juga A,” tegas Bahlil dikutip dari laman Kementerian ESDM, Kamis (30/10/2025).

Namun, sikap dan perintah tegas Presiden Prabowo untuk menindak tambang ilegal seakan diabaikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Bagaimana tidak, praktik tambang galian c ilegal menurut pantauan di lapangan masih banyak melakukan aktifitas tanpa adanya penindakan dari Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Banyuwangi.

Seperti tambang galian C milik TS yang berada di Desa Rogojampi, dan Desa Karangbendo Kabupaten Banyuwangi.

Keberadaan tambang diduga ilegal itu seakan “tidak terlihat” oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Hal itu seperti yang disampaikan Camat Rogojampi apabila wartawan ingin mengetahui kebenaran praktik tambang di wilayahnya itu legal atau ilegal, Camat Rogojampi mengarahkan untuk menghubungi humas tambang tersebut.

“Beberapa waktu yang lalu staf kami sudah melakukan monitoring, dan diminta siapa pun yang ingin klarifikasi agar ke lokasi menemui bagian humas, supaya satu pintu,” ujar Camat Rogojampi.

Baca Juga:  Polda Jatim Gandeng Ratusan Da’i, Perkuat Benteng Kedamaian Jawa Timur

Camat Rogojampi juga menyatakan bahwa pihak kecamatan hanya berperan dalam melakukan pemantauan.

“Tugas kami di wilayah hanya memonitor,” pungkasnya.

Statemen dari Camat Rogojampi yang meminta untuk menghubungi humas tambang seakan-akan menandakan bahwa Camat Rogojampi mengetahui tambang yang beroperasi di wilayahnya itu tidak memiliki perijinan.

Jika memang Camat Rogojampi mengetahui praktik tambang tersebut tidak memiliki perijinan, harusnya Ia bisa langsung koordinasi dengan Polsek Rogojampi, dan juga Pemerintah Kabupaten Banyuwangi agar tambang tersebut dapat segera ditindak.

Sementara Kepala Desa Karangbendo, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin penggunaan jalan desa untuk aktivitas angkutan hasil tambang.

Pernyataan Kepala Desa Karangbendo ini semakin memperkuat dugaan bahwa kegiatan pertambangan galian C di wilayah tersebut belum mengantongi izin resmi.

Harapan masyarakat agar tambang galian c diduga ilegal di Kecamatan Rogojampi itu kini hanya mengharapkan keseriusan Polda Jawa Timur untuk melakukan penindakan terhadap tambang galian c diduga ilegal di Kecamatan Rogojampi.

Pasalnya, Kasubdit Tipidter, Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Damus Asa menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindak praktik tambang galian c diduga ilegal di Kecamatan Rogojampi.

“Kami tindaklanjuti,” jawab AKBP Damus Asa, Selasa (28/10/2025).

Dugaan pembiaran praktik tambang galian c diduga ilegal di wilayah Kabupaten Banyuwangi, seakan-akan membuka peluang untuk para penambang liar bebas mengeruk dan merusak alam di wilayah Kabupaten Banyuwangi.(red)

Berita Terkait

Satgas Damai Cartenz Laksanakan Patroli dan Layanan Kesehatan di Pengungsian Gigobak Sinak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Warga
Satnarkoba Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Satu Pelaku Diamankan
Pimred Locusdelictinews Ucapkan Salamat Idul Fitri 1447 H, Saatnya Kembali ke Fitrah dan Rayakan Kemenangan
Jaga Keutuhan Bangsa di Era Moderen, Ulama dan Umarah Silaturahmi di Rumah Ustadz Anton Susanto
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Terbit dalam Bahasa Inggris, Diberikan pada Dubes
Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang
Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar, Sebar 1,7 Juta Data Debitur
Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan
Berita ini 125 kali dibaca
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:32 WIB

Jumat Berkah Satlantas Polres Magetan: Berbagi Nasi, Menebar Kepedulian dan Keselamatan di Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek Bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:29 WIB

Kapolres Magetan Ajak Makan Siang Siswa Latja Bintara Brimob, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:59 WIB

Polemik Perumahan Kelampok Memanas, Komisi A Desak Hak User Segera Dipenuhi

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:34 WIB

Polres Blitar Kota bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi Penggerak Ekonomi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:24 WIB

Kapolres Jember Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga di Dua Kecamatan Jadi Lebih Aman

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:47 WIB

Perkuat Sinergi Kamtibmas di Ngawi, Kapolres Terima Silaturahmi DPD LDII

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:16 WIB

Polres Magetan Revitalisasi Jembatan Mangge, Wujudkan “Jembatan Merah Putih Presisi” untuk Masyarakat

Berita Terbaru