Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | JAKARTA – Dalam pertemuan bersama para mantan Menteri Luar Negeri dan pegiat diplomasi luar negeri, pada Rabu 4 Februari 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen keadilan dan posisi Two-State Solution adalah Harga Mati.

Presiden juga mengatakan bahwa untuk saat ini, BOP adalah satu-satunya inisiatif aktif di meja diplomasi untuk menghentikan peperangan. Karena itu Indonesia, dengan 7 negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya, memilih untuk terlibat aktif guna mengawal proses tersebut dari dalam.

“Kalau kita ikuti penjelasan para mantan Menlu kemarin, sudah cukup jelas, bahwa Presiden sangat serius dengan posisi dan sikap Indonesia terhadap Palestina dan Israel. Jadi saya menghimbau masyarakat untuk tenang dan mengikuti perkembangan BOP,” tukas Anggota DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Kamis (5/2/2026).

Dikatakan LaNyalla, meski banyak yang mengatakan BOP akan dikendalikan Ketua BOP Donald Trump dan pengaruh PM Israel Benyamin Netanyahu, namun presiden sudah menjelaskan bahwa 8 negara berpenduduk mayoritas muslim (termasuk Indonesia di dalamnya) sudah dua kali bertemu dan membahas bagaimana sikap dan posisi mereka di dalam BOP.

“Tujuannya tentu untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek hentikan pembunuhan rakyat Gaza dan buka akses pintu masuk bantuan kemanusiaan. Itu dulu. Dan Presiden juga pragmatis, jika itu saja gagal, tentu Indonesia dan 7 negara muslim lain bisa menarik diri atau keluar dari BOP,” urai Ketua DPD RI ke-5 itu.

Seperti diberitakan, Presiden Prabowo dalam penjelasannya kepada para mantan Menlu dan pegiat diplomasi menyampaikan tiga poin penting. Yaitu; Indonesia dan 7 negara muslim lainnya, wajib menjadi kekuatan penyeimbang di dalam BOP, guna memastikan kebijakan yang adil dan berpihak pada kepentingan rakyat Palestina. Partisipasi Indonesia dalam Board of Peace merupakan hasil konsultasi erat dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam, termasuk Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yordania.

Baca Juga:  Kapolri Tinjau GPM di Kalbar, 310,25 ton beras SPHP telah Polri distribusikan

Indonesia dan 7 negara muslim lainnya juga komit pada solusi dua negara (two-state solution). Presiden menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap hal tersebut tidak pernah bergeser dan menjadi harga mati. Pemerintah juga menjamin bahwa setiap langkah diplomasi, termasuk kontribusi dana dan pemikiran, ditujukan sepenuhnya untuk meringankan penderitaan rakyat di Gaza dan mencapai kemerdekaan Palestina.

Juga disampaikan bahwa diplomasi di dalam BOP bersikap pragmatis dengan memastikan posisi Indonesia dan 7 negara muslim lainnya, dengan opsi keluar yang akan diambil. Sedangkan mengenai badan ini yang berada di luar PBB, Presiden menyatakan bahwa untuk saat ini, BOP merupakan satu-satunya inisiatif aktif yang bisa menghentikan pembantaian rakyat di Gaza oleh Israel.

Para mantan Menlu dalam konferensi pers usai pertemuan mengapresiasi sikap Presiden yang sangat terbuka dalam membedah berbagai risiko, tantangan, hingga “ranjau” diplomatik yang mungkin dihadapi Indonesia ke depan. Diskusi berlangsung dua arah, di mana Presiden menerima masukan serta kritik dari para pakar sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah internasional.

Tanpak hadir dalam pertemuan itu sejumlah mantan Menlu, seperti Hassan Wirajuda (periode 2001–2009), Alwi Shibab (periode 1999–2001), Retno Marsudi (periode 2014-2024), Dino Patti Djalal, mantan Wamenlu yang juga pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), serta sejumlah pegiat diplomasi dan anggota DPD RI.(*)

Berita Terkait

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Perbuatan Makar
Urai Konflik Agraria, BRAN Dorong Integrasi Satu Data Nasional
Bappenas dan BRAN Bersinergi: Percepat Pemerataan dan Kesejahteraan Rakyat, 23 Ribu Hektare Tanah Siap Diredistribusi
Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo
Giant Sea Wall Pantura Disiapkan, BRAN Kawal Kepastian Tanah dan Perlindungan Nelayan
Kapolda Ungkap Alasan Brimob Gerebek Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo, Buru DPO Pembakaran Warung Mi Babi
Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Rp 1 Triliun Bagi Daerah Pendukung Program MBG
BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:44 WIB

Polri dan KPAI Perkuat Kerja Sama Lindungi Anak dari TPPO dan Kekerasan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:43 WIB

Gandeng Tokoh Agama, Polres Kediri Perkuat Pesan Damai Melalui Pengukuhan Dai Kamtibmas

Sabtu, 7 November 2026 - 19:42 WIB

Polres Blitar Lindungi Pelajar dari Bahaya Judol dan Kejahatan Siber melalui Program Polidik

Sabtu, 7 November 2026 - 16:56 WIB

Polsek Kartoharjo Bersama TNI dan Warga Pulihkan Rumah Korban Angin Kencang, 20 Warga Terima Bansos

Sabtu, 7 November 2026 - 14:19 WIB

Subuh Keliling : Kapolresta Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Layanan Gratis Call Center 110

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40 WIB

Kapolres Bojonegoro Tinjau Korban Puting Beliung dan Salurkan Bantuan

Sabtu, 7 November 2026 - 13:21 WIB

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 13:18 WIB

Polresta Malang Kota Petakan Wilayah Rawan Bencana, 357 Personel Gabungan Disiagakan

Berita Terbaru