Refleksi Akhir Tahun, Ketua KONI Jatim Paparkan Strategi Pembinaan Cabor Prioritas Menuju PON 2028

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, memaparkan refleksi akhir tahun sekaligus arah strategis pembinaan olahraga Jawa Timur ke depan.

Fokus utama diarahkan pada evaluasi cabang olahraga (cabor) prioritas yang diproyeksikan mampu mendulang prestasi pada tahun 2026 hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Muhammad Nabil menjelaskan, KONI Jatim telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabor berdasarkan capaian prestasi masing-masing.

Dari hasil evaluasi tersebut, tidak semua cabor akan dibina secara penuh, melainkan difokuskan pada nomor-nomor tertentu yang memiliki peluang prestasi paling besar.

“Kalau kita tidak bisa memegang seluruh cabor, tentu nomor-nomor tertentu di dalam cabor itu yang akan kita prioritaskan,” ujar Nabil.

Fokus Event Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Untuk agenda jangka pendek, KONI Jatim akan mempersiapkan event olahraga bela diri yang direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun di Sulawesi Utara.

Persiapan kali ini dilakukan lebih matang dibandingkan event serupa sebelumnya di Kudus yang memiliki waktu persiapan sangat terbatas.

“Yang delapan cabor ini nanti akan kita persiapkan lebih lama agar peningkatan prestasinya bisa lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jangka panjang, KONI Jatim mulai menghitung secara cermat cabor-cabor prioritas yang berpotensi menyumbang medali emas pada PON 2028.

Pantau Atlet Lewat Single Event

Nabil menegaskan pentingnya pengukuran prestasi atlet melalui keikutsertaan dalam single event, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, prestasi atlet tidak cukup hanya diukur dari latihan atau training camp semata.

Baca Juga:  Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri

“Kalau hanya latihan, prestasinya belum terukur. Harus ada track record dari kejuaraan-kejuaraan yang diikuti,” tegasnya.

Selain itu, KONI Jatim juga akan memantau kualitas latihan secara serius serta melakukan pendekatan khusus terhadap cabor-cabor yang selama bertahun-tahun prestasinya belum maksimal.

Pendekatan untuk Cabor Minim Medali

KONI Jatim menaruh perhatian pada cabor yang memiliki jumlah peserta kejuaraan sangat besar—bahkan mencapai ribuan, namun hasil medalinya masih jauh dari harapan.

“Kita akan bantu cabor-cabor yang medalinya masih jauh dari target. Ayo sama-sama membangun rekrutmen yang sportif, objektif, dan tanpa sekat, dengan satu alat ukur yaitu prestasi,” kata Nabil.

Targetkan Jatim sebagai Pusat Prestasi Nasional

Lebih lanjut, Nabil menegaskan visi besar KONI Jatim untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pusat pembinaan, pembibitan, dan prestasi olahraga nasional.

Salah satu indikatornya adalah kontribusi atlet Jatim pada ajang SEA Games, di mana Jawa Timur secara tradisional menjadi penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia.

“Saya mengapresiasi atlet-atlet yang berprestasi di SEA Games kemarin. Ke depan harus muncul generasi baru, sekaligus penguatan kualitas pelatih,” ujarnya.

Harapan Tahun Mendatang

Menutup refleksi akhir tahun, Nabil berharap prestasi olahraga Jawa Timur ke depan semakin meningkat dan terukur secara objektif melalui rekam jejak kompetisi atlet.

“Mudah-mudahan prestasinya lebih baik dari sebelumnya. Ukurannya jelas, bukan hanya latihan, tapi prestasi di event yang diikuti,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kejurnas Muaythai Indonesia 2026 Dimulai, PBMI Targetkan Lahir Juara Baru
Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026
Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan
Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita
PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan
Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur
KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:44 WIB

PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:58 WIB

Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:38 WIB

KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:58 WIB

Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2

Berita Terbaru