Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City Mulyorejo, Lima Orang Luka Bakar dan 41 Bangunan Terdampak

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENTRALMERAHPUTIH.ID | SURABAYA – Ledakan keras mengguncang kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) pagi.

Ledakan yang terjadi di Rumah Makan Nasi Tempong Dewi Sri tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar serta menyebabkan puluhan bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00–07.30 WIB.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian dan saksi di lokasi, sebelum ledakan terjadi, aktivitas memasak tengah berlangsung di rumah makan tersebut.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, seorang koki sempat mencium bau gas sebelum kemudian terjadi ledakan.

Alarm pendeteksi kebocoran LPG juga dilaporkan sempat berbunyi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga ledakan berkaitan dengan kebocoran pada sistem penyaluran LPG.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri menjelaskan, kebocoran diduga terjadi pada selang yang terhubung dengan tabung LPG berkapasitas 50 kilogram.

Gas yang keluar kemudian memicu alarm sebelum akhirnya terjadi ledakan.

“Alarm LPG menyala dan terjadi pembekuan LPG dan meledak,” ujar Subadri, dikutip RRI, Selasa (6/10/2026).

Di lokasi, polisi menemukan tiga tabung LPG berkapasitas 50 kilogram.

Namun, polisi menegaskan bahwa bukan tabung LPG tersebut yang secara langsung meledak.

Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dyan Vicky Sandi menyebut fenomena yang terjadi lebih mengarah pada BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion), yakni ledakan akibat tekanan gas yang terakumulasi di dalam ruang kemudian mendapatkan pemicu.

Tim Jibom Gegana juga telah melakukan pemeriksaan dan memastikan tidak menemukan kandungan bahan peledak maupun unsur bom di lokasi kejadian.

Lima Orang Mengalami Luka Bakar

Ledakan tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka-luka.

Mereka terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan yang merupakan pekerja di lokasi.

Kelima korban sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Informasi awal menyebut empat korban dibawa ke RS Haji Surabaya dan satu korban ke RS Mitra Keluarga Kenjeran.

Dalam perkembangan berikutnya, kelima korban dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Korban dilaporkan mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh, terutama tangan dan kaki. Seluruh korban dalam kondisi selamat dan tengah mendapatkan perawatan medis.

41 Bangunan Terdampak

Dahsyatnya tekanan ledakan tidak hanya merusak rumah makan yang menjadi titik kejadian.

Baca Juga:  Tiga Anggota DPRD Diamankan dalam Kasus Narkoba, Polrestabes Surabaya Pilih Jalur Restorative Justice

Sejumlah ruko dan rumah warga di sekitar lokasi juga terdampak.

Data awal BPBD dan petugas di lapangan menyebut sekitar 20 ruko mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan mulai ringan hingga berat.

Namun, dalam perkembangan terbaru, Kapolrestabes Surabaya menyebut jumlah bangunan yang terdampak mencapai 41 bangunan, termasuk bangunan di sisi kanan, kiri, dan depan lokasi ledakan serta sejumlah rumah warga.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada kendaraan yang berada di sekitar lokasi.

Data sementara mencatat sedikitnya empat mobil, satu truk dan tujuh sepeda motor ikut terdampak.

Polisi Sterilkan Lokasi

Pasca-ledakan, personel gabungan langsung melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.

Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur, Inafis Polrestabes Surabaya dan Laboratorium Forensik diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk mencegah masyarakat mendekati area yang masih dalam pemeriksaan.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan dan kendaraan yang terdampak sekaligus mengamankan material yang dianggap berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast sebelumnya mengatakan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab ledakan.

Dugaan awal mengarah pada kebocoran LPG karena sebelum kejadian terdapat aktivitas memasak di lokasi.

Tidak Ada Unsur Bom

Kepolisian memastikan ledakan di Ruko San Antonio bukan disebabkan oleh bom.

Hasil pemeriksaan awal tim Jibom Gegana tidak menemukan bahan peledak maupun kandungan yang mengarah pada bom.

Polisi kini memusatkan penyelidikan pada sistem penyaluran LPG, termasuk selang dan sambungan yang diduga mengalami kebocoran.

Dengan demikian, penyebab sementara yang paling kuat adalah kebocoran LPG yang menimbulkan akumulasi gas di dalam ruangan hingga kemudian terpicu dan menghasilkan ledakan besar.

Meski demikian, proses penyelidikan dan pemeriksaan forensik masih berjalan untuk memastikan secara ilmiah titik awal kebocoran, sumber pemicu serta rangkaian teknis yang menyebabkan ledakan.

Hingga Selasa siang, lokasi kejadian masih dalam pengamanan dan proses olah TKP. Sementara kelima korban masih mendapatkan penanganan medis.

Pendataan kerusakan bangunan dan kendaraan juga terus dilakukan petugas.

Polisi mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian selama proses pemeriksaan berlangsung.(*/her)

Berita Terkait

Kapolda dan Wakapolda Jatim Berganti, Irjen Dekananto Eko Purwono Gantikan Nanang Avianto, Pasma Royce Jadi Kapolda Bali
Kejagung Didesak Terima Pengajuan Justice Collaborator Mantan Waka BGN SS
Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme
Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi Perizinan di Dinas ESDM, Tiga Pejabat Ditetapkan Tersangka, Rp2,36 Miliar Disita
Puncak HPN 2026 PWI Jatim, 24 Tokoh Raih Penghargaan
Bakesbangpol Jatim Tegaskan Sudah Tindaklanjuti Dugaan Pelecehan, Terduga Pelaku Disebut Turun Pangkat
Kejari Tanjung Perak Geledah Kantor PD Pasar Surya, Sita Ratusan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Polres Gresik Ringkus Pelaku Pembunuhan Driver Ojol Sevi Ayu Claudia, Ternyata Sudah Kenal Sejak 2021
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Harkamtibmas, Belum Sepekan Menjabat Kapolres, AKBP Bagas Langsung “Kulo Nuwun” ke Tokoh Perguruan Silat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Awali Tugas, Kapolres Jombang Sowan Kiai Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah 3 C, Patroli Perintis Presisi Polres Ngawi Sasar Perbankan dan Minimarket

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Kapolres Kediri Kota Silaturahmi ke Pengadilan Negeri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Sinergi Lintas Instansi, Polres Mojokerto Kota Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Polda Jatim Pantau Stok dan Harga Beras di Tiga Pasar, Pasokan Terpantau Aman

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Tak Sekadar Hadiri Upacara, Kapolres Bojonegoro Bawa Kejutan untuk TNI

Berita Terbaru