Beri Rasa Aman dan Nyaman Ketika Latihan dan Bertanding, KONI Jatim Lindungi Atlet Dengan BPJS Ketenagakerjaan

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terus memperkuat perlindungan bagi atlet melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Juanda.

Program ini bertujuan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para atlet, terutama yang tergabung dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda).

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, mengatakan perlindungan atlet merupakan bagian penting dari upaya pembinaan prestasi olahraga.

Menurutnya, jaminan sosial ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi atlet ketika menjalani program latihan maupun saat bertanding.

“Tentu tujuan utamanya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi atlet ketika mereka masuk program kita (Puslatda). Kita sudah menggaransi keselamatan dan kesehatan mereka,” ujar Nabil usai pertemuan di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Senin (16/3/2026).

Nabil menegaskan bahwa program jaminan sosial sangat penting karena atlet memiliki risiko cedera yang tinggi selama menjalani latihan intensif maupun kompetisi.

Selain memberikan perlindungan kesehatan, program ini juga dinilai mampu membantu efisiensi anggaran karena biaya iurannya relatif terjangkau.

Berdasarkan data sepanjang 2025, puluhan atlet Jawa Timur yang mengalami cedera telah mendapatkan penanganan medis dan pembiayaan yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Banyak atlet yang sudah merasakan manfaat BPJS dan penanganan dari rumah sakit. Itu benar-benar dirasakan oleh teman-teman atlet,” katanya.

Usulan Perlindungan untuk Atlet Non-Puslatda

Saat ini, jaminan sosial dari KONI Jatim baru diberikan kepada atlet yang tergabung dalam Puslatda.

Namun, pihaknya mengusulkan agar perlindungan tersebut juga dapat diperluas kepada atlet non-Puslatda.

Untuk mendukung rencana tersebut, KONI Jatim berencana melakukan sosialisasi kepada pengurus provinsi cabang olahraga (pengprov cabor) serta orang tua atlet.

“Termasuk nanti saya berharap ada sosialisasi kepada para orang tua atlet untuk meyakinkan bahwa anaknya terjamin dari sisi penanganan kesehatannya,” kata Nabil.

Atlet Dinilai Memiliki Risiko Cedera Tinggi

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Juanda, Teldi Rusnal, menilai atlet merupakan aset bangsa yang telah berulang kali mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang olahraga.

Baca Juga:  Terpilih Secara Aklamasi, Arderio Hukom Resmi Jadi Ketua Umum KONI Kota Surabaya 2025-2029

Karena itu, menurutnya para atlet perlu mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.

“Pada dasarnya atlet itu juga termasuk pekerjaan. Karena itu harus didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan, apalagi risiko kecelakaannya cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa cedera dapat terjadi pada berbagai cabang olahraga, baik olahraga fisik berat seperti combat sport maupun cabang olahraga lain.

“Jangankan atlet combat, yang bukan seperti renang pun tetap rentan mengalami cedera otot,” tambahnya.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyambut baik usulan agar atlet non-Puslatda dapat memperoleh perlindungan serupa, selama mereka terdaftar secara resmi sebagai atlet dalam klub atau organisasi olahraga.

Menurut Teldi, perlindungan tersebut dapat diberikan sejak atlet masih usia dini hingga masa produktifnya.

RS Ubaya Siap Berikan Layanan Medis Atlet

Direktur Utama RS Ubaya, dr. Wenny Retno Sarie Lestari, menyampaikan bahwa pihaknya sebagai provider BPJS Ketenagakerjaan turut mendukung perlindungan kesehatan bagi para atlet.

Layanan yang diberikan mencakup pencegahan, promosi kesehatan, pengobatan, hingga rehabilitasi cedera.

“Selama beberapa tahun bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Juanda, cukup banyak atlet Jawa Timur yang kami tangani,” ujarnya.

Menurut Wenny, tim medis RS Ubaya juga sering memberikan pendampingan langsung pada sejumlah cabang olahraga, khususnya olahraga combat yang memiliki risiko cedera tinggi.

Pendampingan tersebut memungkinkan atlet mendapatkan penanganan lebih cepat sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.

Ia menambahkan, salah satu cedera yang paling sering dialami atlet adalah cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada lutut, yang membutuhkan biaya pengobatan cukup besar, terutama jika harus menjalani operasi.

Melalui kerja sama ini, atlet dapat memperoleh pelayanan medis tanpa harus mengeluarkan biaya besar, termasuk hingga tahap rehabilitasi.

“Ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi atlet sehingga mereka bisa fokus dan all out bertanding tanpa harus memikirkan biaya pengobatan,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kejurnas Muaythai Indonesia 2026 Dimulai, PBMI Targetkan Lahir Juara Baru
Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026
Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan
Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita
PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan
Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur
KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan Tiga Tersangka Serobot Ruko di Ngagel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Polres Mojokerto Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Raya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Di Balik Pengabdian Lebih dari 1.000 Taruna, 71 Taruni Akpol Perkuat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Temui Pimpinan Muhammadiyah, Kapolres Bojonegoro Bangun Kolaborasi Jaga Kondusivitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Tim DVI Polda Jatim Kembali Serahkan Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Asal Sumatera dan Sulawesi kepada Keluarga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Love Scamming yang Kian Kompleks

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kapolres Bojonegoro Kulonuwun ke Ketua MUI, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Polsek Kebomas Gandeng YALPK Group Gelar Baksos Ojol Gresik Sumringah Dapat Sembako dan BBM Gratis

Berita Terbaru