SURABAYA, SENTRAL MERAH PUTIH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Dojo Wijaya Putra. Mudhazir Salam, siswa SD Al Ahmadi Surabaya, berhasil meraih juara pertama dalam ajang Surabaya Rising Champion Ju-Jitsu yang berlangsung di Hitech Mall Surabaya pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian positif bagi Mudhazir sekaligus Dojo Wijaya Putra dalam pembinaan atlet ju-jitsu usia dini.
Di tengah persaingan antarpeserta, Mudhazir mampu menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding hingga berhasil menempati posisi tertinggi.
Prestasi ini juga menambah catatan keberhasilan Mudhazir di cabang olahraga bela diri ju-jitsu.
Sebelumnya, pada Agustus 2026, atlet yang juga dikenal dengan sapaan Alam tersebut berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Kabupaten Gresik.
Saat itu, ia turun di kelas Fighting System dan berhasil mengungguli atlet dari Kabupaten Pacitan.
Surabaya Rising Champion sendiri merupakan ajang olahraga yang digelar Pemerintah Kota Surabaya bersama KONI Surabaya.
Kompetisi multi-cabang olahraga ini berlangsung sejak September hingga November 2026 dengan melibatkan 33 cabang olahraga.
Penyelenggaraan SRC menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pemantauan kemampuan atlet, sekaligus persiapan Kota Surabaya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom sebelumnya menyampaikan bahwa hasil kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu indikator dalam menentukan atlet yang dipersiapkan menuju Porprov.
Keberhasilan Mudhazir meraih juara pertama diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan mental bertanding.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini dapat membuka peluang bagi atlet muda untuk berkembang dan bersaing dalam kompetisi yang lebih tinggi.
Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, SD Al Ahmadi Surabaya, serta Dojo Wijaya Putra. Konsistensi dalam berlatih dan keberanian menghadapi persaingan menjadi modal penting bagi Mudhazir untuk melanjutkan perjalanan prestasinya di dunia ju-jitsu.(red)






