SENTRALMERAHPUTIH.ID | SURABAYA – Tongkat komando Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali berganti.
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dalam telegram yang merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor KEP/1532/X/2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri tersebut, posisi Kapolda Jawa Timur dipercayakan kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Dekananto menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto, yang dimutasi untuk menduduki jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Pergantian tersebut menjadi salah satu bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Penunjukan Dekananto sebagai Kapolda Jatim bukan kali pertama dirinya bertugas di wilayah Jawa Timur.
Perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 tersebut sebelumnya pernah menjabat Dirintelkam Polda Jatim.
Setelah itu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis hingga akhirnya menjadi Wakapolda Metro Jaya.
Saat menjabat Dirintelkam Polda Jatim, Dekananto dikenal memiliki pengalaman dalam penanganan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk upaya penertiban tugu perguruan silat.
Polda Jatim mencatat terdapat 686 tugu silat yang dibongkar dan dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila sebagai bagian dari upaya meredam potensi konflik antarkelompok perguruan silat.
Dekananto kemudian bertugas di Polda Metro Jaya. Ia menjabat Dirintelkam Polda Metro Jaya sebelum dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 5 Agustus 2025.
Pada September 2026, pangkatnya naik menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau jenderal bintang dua.
Kini, setelah kembali ke Jawa Timur, Dekananto mendapat mandat memimpin salah satu wilayah hukum dengan kompleksitas keamanan dan sosial yang tinggi.
Sementara itu, Irjen Pol Nanang Avianto meninggalkan jabatan Kapolda Jatim dan mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.
Nanang sebelumnya memimpin Polda Jatim dan pada akhir September 2026 masih tercatat memimpin sertijab sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Jatim.
Pergantian tersebut sekaligus mengakhiri masa tugas Nanang sebagai Kapolda Jatim dan membuka fase kepemimpinan baru di tubuh Polda Jatim.
Rotasi juga menyentuh posisi Wakapolda Jatim.
Brigjen Pol Pasma Royce, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jatim, dimutasi untuk menduduki jabatan sebagai Kapolda Bali.
Posisi tersebut sebelumnya dijabat Irjen Pol Daniel Adityajaya.
Pasma Royce menjabat Wakapolda Jatim sejak September 2024. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia merupakan Kapolrestabes Surabaya.
Selama bertugas di Jawa Timur, Pasma memiliki pengalaman di sejumlah jabatan, antara lain Kapolrestabes Surabaya dan Wakapolda Jatim. Ia juga dikenal memiliki latar belakang panjang di bidang reserse.
Dengan mutasi ke Bali, Pasma kini mendapat amanah memimpin Polda Bali dan segera menyandang bintang dua.(her)






