“Akal Sebagai Tiang Penyangga” Oleh: H. Adi Gunawan, S.H., M.A., M.H., M.Sos

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id – Akal manusia bersifat terbatas dan tidak mampu menjangkau realitas absolut.

Keterbatasan ini terlihat dalam ketidakmampuan akal memahami hal-hal transendental atau metafisik, rentannya proses berpikir terhadap bias kognitif, serta wilayah spiritual atau gaib yang membutuhkan panduan wahyu untuk memahaminya.

Keterbatasan kemampuan akal dalam berpikir dan bernalar meliputi beberapa aspek utama diantaranya:
1. Ketidakmampuan Menjangkau Hal Transendental, yakni akal memiliki limitasi dalam memahami realitas mutlak seperti hakikat Tuhan dan dimensi gaib/akhirat yang berada di luar kapasitas panca indera.

Baca Juga:  Enam Pendaki dari Empat Daerah Sukses Taklukkan Jalur Ekstrem Ajisaka di Gunung Salak

2. Cacat Logika (Bias Kognitif), yakni penalaran sering dipengaruhi oleh emosi, pengalaman subjektif, kepentingan pribadi, atau asumsi yang salah, sehingga kesimpulan yang ditarik menjadi bias.

3. Keterbatasan Kapasitas Otak, yakni kapasitas memori, kecepatan memproses informasi, dan rentang perhatian manusia sangat terbatas dalam menganalisis data yang sangat kompleks.

4. Kebutuhan Akan Wahyu, yakni dalam pandangan filosofis dan agama, akal membutuhkan bimbingan wahyu untuk membedakan nilai moral yang objektif serta menangkap kebenaran spiritual.

Berita Terkait

Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi
Pengacara Rio Dedy Heryawan Nyatakan Dukungan Penuh Terbentuknya Asosiasi Pewarta Indonesia
Bergerak Lebih Terarah, Team Uget-Uget Resmi Tetapkan Struktur Kepengurusan
FWJ Soroti Statemen Kapolres Mojokerto Terkait UKW dan Dewan Pers
Jumat Pagi dan Pilkada DPRD
Setiap Langkah Kecil Berhak Menggapai Puncak yang Tinggi
Dampak merokok terhadap kesehatan dan keluarga: bahaya nyata yang sering diabaikan
Keteladanan Pemimpin dalam Menjaga Ideologi Pancasila
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:26 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:53 WIB

Sinergi BULOG-Pemkab Banyuwangi Kawal Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 ke 211.782 KPM

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:07 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Gelar Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:04 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Datangkan Alat Berat Bantu Petani Olah Lahan Pascapanen

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:06 WIB

Polsek Kudu Dampingi Petani Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:15 WIB

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Dawarblandong Sambang Panen Jagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:07 WIB

Kuasa Hukum Soroti Penangkapan Ulang Oleh Satreskrim Polres Bojonegoro Pasca Menang Praperadilan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Berita Terbaru