sentralmerahputih.id | SURABAYA – Tokoh Pedagang Pasar se-Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya, Gianto Sulistyono, untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Desakan itu disampaikan menyusul sejumlah persoalan yang mencuat di sejumlah pasar dan menjadi perbincangan publik, seperti Pasar Tembok, Pasar Keputran Selatan, dan Pasar Babaan.
Menurut Abu Nawas, Direktur Pembinaan Pedagang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pedagang. Namun, ia menilai selama ini peran tersebut belum berjalan optimal.
“Selama ini setiap ada persoalan yang disampaikan pedagang, beliau tidak bisa mengambil keputusan. Selalu dilempar ke Direktur Utama atau bahkan ke Pemerintah Kota Surabaya. Padahal, sebagai Direktur Pembinaan Pedagang seharusnya memiliki kewenangan dan keberanian mengambil langkah sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Abu Nawas, Minggu (26/7/2026).

Ia menilai polemik yang sempat ramai di media sosial terkait Pasar Tembok, Pasar Keputran Selatan, dan Pasar Babaan menjadi salah satu contoh perlunya pembinaan dan penyelesaian yang lebih cepat serta komunikatif dari jajaran direksi.
Karena itu, Abu Nawas meminta Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk turun tangan melakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya.
“Kami berharap Badan Perekonomian dan Pak Wali Kota Eri Cahyadi segera mengevaluasi. Jika memang tidak mampu menjalankan tugas pembinaan pedagang dan mengambil keputusan, sebaiknya memberikan kesempatan kepada pihak yang lebih mampu menjalankan amanah tersebut demi kepentingan pedagang dan kemajuan PD Pasar Surya,” tegasnya.
Abu Nawas berharap evaluasi tersebut dapat memperbaiki tata kelola perusahaan, meningkatkan komunikasi dengan pedagang, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan para pedagang pasar di Surabaya.(her)






