Ketua IMI Surabaya Murka! Event IIMS Road Challenge 2026 Dituding Rusak Ekosistem Otomotif Kota Pahlawan

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua INI Kota Surabaya, Samsurin (kiri) ketika bersama Anggota DPD RI AA. Lanyalla Mahmud Mattalitti. Foto/Ist

Ketua INI Kota Surabaya, Samsurin (kiri) ketika bersama Anggota DPD RI AA. Lanyalla Mahmud Mattalitti. Foto/Ist

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Polemik dunia otomotif Surabaya memanas. Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya, Samsurin, melontarkan kecaman keras terhadap penyelenggaraan 2026 IIMS Road Challenge yang digelar oleh Indonesia International Motor Show (IIMS) bersama Dyandra Promosindo.

Event otomotif bertajuk 2026 IIMS Road Challenge tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026 mulai pukul 07:30–13:00 WIB
dengan start dan finish di Grand City Surabaya

Dalam poster resmi acara, peserta diajak menjelajahi Kota Surabaya dengan konsep tantangan otomotif berhadiah jutaan rupiah.

Penyelenggara juga menawarkan berbagai fasilitas mulai dari snack, lunch, goodie bag, car tag race attributes hingga subsidi BBM.

Namun di balik kemeriahan event tersebut, IMI Surabaya justru menilai kegiatan itu sebagai bentuk pengabaian terhadap organisasi resmi otomotif di daerah.

“IMI Kota Surabaya sangat menyayangkan adanya kegiatan otomotif di Surabaya yang tidak melibatkan IMI Surabaya sebagai organisasi resmi yang selama ini membina komunitas otomotif Kota Pahlawan,” tegas Samsurin Ketua IMI Kota Surabaya, melalui siaran pers-nya, Jumat (28/5/2026).

Menurut Samsurin, penyelenggaraan IIMS Road Challenge 2026 tidak sekadar persoalan event hiburan, tetapi menyangkut tata kelola dan regulasi dunia otomotif nasional.

Ia menegaskan kegiatan otomotif seperti road challenge, slalom, dan agenda sejenis seharusnya tidak digelar tanpa koordinasi dengan IMI sebagai induk organisasi kendaraan bermotor.

“Kalau sekadar pameran mobil dan motor silakan. Tapi kalau sudah masuk kegiatan otomotif yang memiliki regulasi resmi, IMI wajib dilibatkan. Jangan membuat event seolah dunia otomotif ini milik kelompok tertentu,” ujarnya.

Samsurin bahkan secara terbuka menyebut Dyandra Promosindo dan IIMS tidak menghormati etika penyelenggaraan kegiatan di Surabaya.

Baca Juga:  IMI Surabaya Siapkan Unity Ride 2026, Angkat Pariwisata Lewat SUNMORI

“Kalian datang ke rumah orang sebagai tamu, tapi tidak menjunjung pepatah ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Ini bentuk ketidaketisan penyelenggara,” katanya.

IMI Sebut Event Berpotensi Rusak Ekosistem Otomotif Surabaya

Kecaman IMI Surabaya semakin keras lantaran event tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya yang selama ini identik dengan agenda otomotif resmi di Sirkuit Bung Tomo.

Menurut Samsurin, Sirkuit Bung Tomo seharusnya menjadi pusat seluruh kegiatan otomotif kota agar ekosistem dan fasilitas yang dibangun pemerintah tetap hidup dan maksimal.

“Kalau semua event otomotif digelar di sembarang tempat, maka fungsi Sirkuit Bung Tomo menjadi tidak maksimal. Ini merugikan masyarakat dan Pemerintah Kota Surabaya,” tegasnya.

Ia menilai langkah penyelenggara menggelar event di luar skema pembinaan IMI dapat memecah ekosistem komunitas otomotif yang selama ini sudah dibangun bersama.

IMI Surabaya sendiri mengaku telah melayangkan surat resmi kepada Disporapar serta meminta IMI Jawa Timur mengevaluasi kegiatan tersebut.

Samsurin meminta ada tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap Pedoman Nasional Organisasi Kendaraan Bermotor.

“Kami meminta Disporapar dan IMI Jawa Timur turun tangan. Kalau kegiatan ini melanggar aturan organisasi kendaraan bermotor, maka harus dibatalkan,” tandasnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua IMI Kota Surabaya itu menegaskan sikap organisasinya terhadap penyelenggara event.

“IMI Kota Surabaya mengecam IIMS dan Dyandra Promosindo karena dinilai tidak beretika dalam menjalankan kegiatan otomotif di Surabaya,” pungkas Samsurin.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:49 WIB

12 Rumah Rusak Diterjang Angin, Polsek Temayang Bersama Koramil dan Instansi Terkait Bantu Warga

Kamis, 5 November 2026 - 17:17 WIB

Polsek Geneng Amankan Popda XV Jawa Timur 2026 Cabang Basket Di GOR Bung Hatta Ngawi

Kamis, 5 November 2026 - 15:44 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWNU, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Perlindungan Santri

Kamis, 5 November 2026 - 15:43 WIB

Kapolda Jatim Sambangi BLK Surabaya, Dukung Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing

Kamis, 5 November 2026 - 15:42 WIB

Polres Sampang Bentengi Santri dari Narkoba dan Bullying, Sukseskan Indonesia Emas 2045

Kamis, 5 November 2026 - 14:48 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Cangkrukan Bareng Ojol Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polresta Sumenep Rajut Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 10:04 WIB

Polres Lumajang Berikan Trauma Healing Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru

Berita Terbaru