Dulu Basah Basahan Ke Sekolah, Sekarang Anak Sekolah Di Sembukan Punya Jembatan Garuda

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Wonogiri – Anak-anak sekolah di sekitar Sungai Keduwang, Desa Sembukan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, dulu harus basah-basahan menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah.

Kini, Jembatan Gantung Garuda telah rampung dibangun sehingga anak-anak dan warga dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Sebelum jembatan gantung dibangun, Sungai Keduang menjadi hambatan utama bagi aktivitas masyarakat.

Selain anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai, mobilitas warga juga terbatas karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat setempat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto melalui TNI bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI) melaksanakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda. Pembangunan dimulai pada akhir November 2025 dan rampung pada Januari 2026.

Jembatan gantung ini memiliki panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter, menghubungkan Dusun Bulak dan Dusun Pengkol Desa Sembukan, Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga:  Sigap, Polisi bersama Damkar Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Raya Lamongan Antisipasi Kecelakaan

Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Anak-anak sekolah tidak lagi harus basah-basahan menyeberangi sungai, sementara mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian berjalan lebih lancar.

Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Banyak lokasi di Jawa Tengah diidentifikasi sebagai area rawan akses karena minimnya jembatan penghubung, sementara sungai-sungai kecil kerap menjadi penghalang yang membahayakan keselamatan anak sekolah dan warga.

Warga bahkan harus menggunakan rakit, berenang, atau berjalan memutar jauh untuk sekadar sampai ke sekolah atau ke ladang mereka.

Isu ini juga memicu respons pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jembatan demi keselamatan dan mobilitas masyarakat.(*/ak)

Berita Terkait

Dua Raperda Disepakati, DPRD dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Fondasi Pembangunan Kasa Depan
Hadapi Musim Kemarau, Polres Magetan Bersama Perhutani Perkuat Mitigasi Karhutla di Cemorosewu
Polres Mojokerto Resmi Alihkan Pelayanan SKCK Menjadi Full Online Melalui POLRI SuperApp
Terbongkar! Dugaan Mafia Solar Subsidi Beroperasi di Madiun, Ribuan Liter Disita Tim Gabungan
Abu Nawas Minta Wali Kota Copot Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya, Ini Alasannya
Penegakan Hukum Pertambangan di Banyuwangi Jangan Tebang Pilih
Respon Cepat Laporan Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi
Jejak CR-V Hitam Pemkab Gresik: Diduga Berganti Pelat, Terpantau di Surabaya, Siapa Penggunanya?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Usut Tuntas Kematian Sutrimo! Anggota Panja Komisi III DPR RI Dukung Polda Metro Jaya Segera Buka Tabir Kasus

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:35 WIB

Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 20 Juli 2026 - 16:59 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Nilai Penetapan Tersangka oleh Polri Tak Memerlukan Persetujuan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 11:03 WIB

Pakar Hukum: Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah

Senin, 13 Juli 2026 - 08:26 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout

Senin, 6 Juli 2026 - 10:47 WIB

Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43 WIB

Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya

Berita Terbaru