Buka Rakernas, Ketum PB Muaythai Indonesia Minta Semua Pengurus Jaga Marwah dan Tertib Organisasi

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | JAKARTA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Cabang Olahraga Muaythai Indonesia resmi dibuka Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), Senin (29/12/2025) di Jakarta.

Rakernas yang diselenggarakan melalui zoom itu diikuti lengkap, 35 Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia.

Saat membuka Rakernas, Ketua Umum PBMI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menekankan pentingnya semua pengurus di pusat maupun provinsi untuk menyatukan visi dan tertib organisasi.

“Saya meminta semua pihak menjaga marwah dan tertib organisasi agar Muaythai Indonesia dapat menjalankan roda organisasi dan
menjalankan kewajiban pembinaan serta pencapaian prestasi cabang olahraga
Muaythai di Indonesia,” tukasnya, Senin (29/12/2025).

Beberapa agenda program kerja di tahun 2026 telah disusun PBMI di antaranya adalah Championship Series untuk Amatir dan Nyalla Combat untuk Pro Fight.

Ajang tersebut rencana digelar di lima tempat. Satu di Pulau Sumatera, satu
di Kalimantan atau Sulawesi, dan tiga seri di Pulau Jawa.

“Ini adalah komitmen kita untuk menyediakan panggung yang lebih luas bagi atlet-atlet Muaythai Indonesia untuk mengasah jam terbang dan mental bertanding mereka,” tandas LaNyalla.

Agenda 2026 lainnya adalah standardisasi Internasional dalam Pengembangan SDM Muaythai Indonesia.

Hal ini ditempuh dengan mewajibkan seluruh workshop—baik untuk Pelatih, Wasit, maupun Juri—wajib menghadirkan pemateri dari International Federation of Muaythai Associations
(IFMA).

Sementara menyangkut tentang embunan prestasi, PBMI membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh atlet berprestasi,
untuk berlaga di ajang internasional.

Baca Juga:  Buka Kejuaraan Hoki, Ketua KONI Bertekad Jadikan Surabaya Barometer Olahraga Hoki Nasional

“Untuk agenda domestik, fokus terdekat
kita adalah mempersiapkan partisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON)
khusus cabang olahraga Bela Diri yang akan diselenggarakan di Sulawesi
Utara pada bulan Juni mendatang,” sambung LaNyalla yang juga Anggota DPD RI itu.

Sedangkan menyangkut Penguatan Organisasi dan Disiplin, PBMI telah mengesahkan kepengurusan di ranah judicial bodies, dengan memperkuat kepengurusan di Komite Disiplin, Komite Etik dan Komite
Banding.

“Ini penting saya sampaikan, karena saat ini ada Asosiasi Muaythai Tradisional Indonesia atau ASMUTRI yang menginduk kepada KORMI atau Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia. Yang artinya mereka bukan cabang olahraga prestasi. Tetapi hanya olahraga rekreasi. Sehingga tidak boleh mengadakan turnamen atau kompetisi, apalagi mengikuti event resmi, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional,” tandasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ia mengingatkan kepada semua pengurus Pusat, Pengprov dan Pengcab untuk tidak terlibat dalam kepengurusan ASMUTRI yang menginduk kepada KORMI.

LaNyalla juga meminta komunikasi antara Pengprov dengan PBMI dilakukan
secara intensif.

Patuhi SOP organisasi, terutama terkait perizinan dan rekomendasi kegiatan.

Untuk Tingkat Provinsi: Wajib mendapatkan izin dan rekomendasi dari
PBMI.

Sedangkan untuk Tingkat Kabupaten atau Kota: Wajib mendapatkan izin dan rekomendasi dari Pengprov dengan tembusan dan sepengetahuan PBMI.

“Hal ini sangat penting untuk menghindari pelanggaran prosedur dan
memastikan setiap kegiatan Muaythai di Indonesia terdata dan terstandarisasi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Hari Pertama Kejurnas Akuatik 2026, Tim Loncat Indah Jatim Berhasil Raih 10 Medali
Mayoritas Pengurus Desak KBI Jatim Segera Gelar Musprovlub
Draf Raperda Keolahragaan Jatim Picu Polemik, Posisi KONI Terancam Melemah
Fokus Kejuaraan Dunia di Malaysia, PB Muaythai Indonesia Cetak Rekor Pengiriman Atlet
Persebaya Hajar Arema 4 Gol Tanpa Balas di Pulau Dewata, Rivera Jadi Bintangnya
Menuju Porprov 2027, Eri Cahyadi Genjot Infrastruktur Olahraga: Sirkuit Grasstrack hingga Motocross Disiapkan
Lifter Muda Bersinar, Jatim Raih 4 Emas di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026
Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri
Berita ini 14 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:20 WIB

Mayoritas Pengurus Desak KBI Jatim Segera Gelar Musprovlub

Senin, 4 Mei 2026 - 09:05 WIB

Draf Raperda Keolahragaan Jatim Picu Polemik, Posisi KONI Terancam Melemah

Kamis, 30 April 2026 - 15:42 WIB

Fokus Kejuaraan Dunia di Malaysia, PB Muaythai Indonesia Cetak Rekor Pengiriman Atlet

Selasa, 28 April 2026 - 19:15 WIB

Persebaya Hajar Arema 4 Gol Tanpa Balas di Pulau Dewata, Rivera Jadi Bintangnya

Selasa, 28 April 2026 - 13:05 WIB

Menuju Porprov 2027, Eri Cahyadi Genjot Infrastruktur Olahraga: Sirkuit Grasstrack hingga Motocross Disiapkan

Selasa, 21 April 2026 - 09:21 WIB

Lifter Muda Bersinar, Jatim Raih 4 Emas di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026

Senin, 20 April 2026 - 21:21 WIB

Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri

Senin, 20 April 2026 - 17:45 WIB

Jelang Final Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 dan Liga Jatim Seri II, Ratusan Atlet Siap Bertanding di CITO

Berita Terbaru