Terkenal Sebagai Jalur Tengkorak, Warga Minta Jalan Boboh – Kepatihan Diperbaiki

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Gresik – Warga dan pengguna jalan diminta ekstra waspada saat melintas di ruas Jalan Boboh–Kepatihan, Kabupaten Gresik.

Jalur ini kerap dijuluki “jalur tengkorak” karena sering terjadi kecelakaan lalu lintas, baik yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Menurut keterangan warga sekitar, kondisi jalan yang bergelombang, berlubang, dan minim penerangan di malam hari menjadi faktor utama tingginya angka kecelakaan.

Tak jarang, korban mengalami luka berat bahkan meninggal dunia.

Ketua Wartawan dan Aliansi Gresik Selatan (WAGS) menyoroti kurang tanggapnya Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), yang dinilai tidak memprioritaskan perbaikan ruas jalan tersebut.

“Ini jalur vital yang menghubungkan dua wilayah, tapi kenyataannya dibiarkan rusak bertahun-tahun. Nyawa pengendara seolah bukan prioritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua WAGS menekankan agar perbaikan Jalan Boboh–Kepatihan dianggarkan dan diprioritaskan ketimbang memperbaiki jalan di pelosok desa yang jarang dilalui, seperti Jalan Sidoraharjo.

Baca Juga:  HUT Ke-26, FSPMI Jatim Gelar Demo di Kantor Gubernur Jatim, Ini Tuntutannya

“Kami bukan menolak pembangunan di desa, tapi harus ada skala prioritas. Jalan yang padat lalu lintasnya dan sering memakan korban seharusnya didahulukan,” ujarnya.

Selain kondisi jalan yang rusak, tingginya volume kendaraan dan pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi juga memperbesar risiko.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata, mulai dari perbaikan jalan, penambalan lubang, hingga pemasangan rambu peringatan di titik rawan.

Pihak kepolisian setempat mengimbau pengendara untuk selalu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta lebih waspada, khususnya di malam hari dan saat hujan.

“Kami terus melakukan patroli dan pemasangan rambu untuk meminimalisir kecelakaan,” kata Kapolsek Menganti, AKP M. Dawud

Dengan kondisi ini, pengendara diimbau tidak hanya mengandalkan keterampilan berkendara, tetapi juga mengutamakan keselamatan diri dan orang lain di jalan pungkasnya.(*/hr)

Berita Terkait

Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
Kelurahan Ngrowo Lolos Seleksi Tahap II BIA 2026, Optimistis Tembus 10 Besar
GSN Hadiri Semarak HUT RI ke-81 Desa Jumputrejo, Edukasi Warga Bahaya Narkoba
Syaiful Baiturrahman Ditunjuk Sebagai Ketua Umum PWRK Nusantara
Kades Sidokerto: Pengelola TPST Harus Dipilih Melalui Musyawarah Desa
Lomba Pop Singer HUT ke-48 GM FKPPI Resmi Dibuka, Diikuti 75 Peserta
Pemuda Pancasila Surabaya Prioritaskan Ngopi Bareng untuk Perkuat Kaderisasi
Bhabinkamtibmas Polsek Plandaan Dampingi Warga Dukung Ketahanan Pangan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WIB

Respons Cepat Diapresiasi, Dua Polisi Bojonegoro Diganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 15:07 WIB

Polri Sukses Gelar Dua Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional di Wind Tunnel Brimob

Senin, 21 September 2026 - 15:04 WIB

Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Randugong, Atasi Dampak Kemarau

Senin, 21 September 2026 - 09:06 WIB

450 Polisi Wanita dari 43 Negara Berkumpul di Bali, Indonesia Jadi Tuan Rumah IAWP 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:02 WIB

Cegah Karhutla, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel Gabungan di Lereng Kelud

Minggu, 20 September 2026 - 20:38 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 20:33 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Berita Terbaru