Target Emas di PON Bela Diri Manado, KONI Jatim Hanya Kirim Atlet Berprestasi

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026.

Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan koordinasi intensif dengan delapan cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada ajang tersebut.

Koordinasi berlangsung di Kantor KONI Jatim pada 2–3 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, KONI Jatim membahas berbagai aspek persiapan, mulai dari penentuan pelatih dan atlet, program penguatan latihan, pemetaan kekuatan lawan, jumlah nomor pertandingan yang diikuti, hingga target perolehan medali.

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan seleksi ketat terhadap atlet yang akan diberangkatkan ke PON Bela Diri 2026.

Menurutnya, hanya atlet yang memiliki rekam jejak meraih medali emas atau minimal perak di level nasional yang berpeluang masuk tim Jawa Timur.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari efisiensi anggaran sekaligus memastikan kontingen Jawa Timur diisi atlet yang benar-benar memiliki peluang meraih prestasi.

“Kalau standarnya hanya perunggu, tidak akan kami kirim untuk mengikuti PON Bela Diri. Targetnya adalah emas dan minimal perak. Di luar itu, mohon maaf, tidak kami usulkan menjadi peserta PON Bela Diri,” ujar Nabil, Rabu (3/6/2026).

Nabil menegaskan bahwa PON Bela Diri bukan ajang untuk menambah pengalaman bertanding atau mencari jam terbang bagi atlet muda.

Menurutnya, kompetisi ini merupakan ajang prestasi yang menuntut setiap daerah mengirimkan atlet terbaik.

Baca Juga:  Kolaborasi Internasional, KONI Jatim dan Jepang Fokus Pembinaan Atlet Bela Diri

Karena itu, proses rekrutmen atlet harus berdasarkan pencapaian yang terukur dan konsisten dalam berbagai kejuaraan.

“Tidak ada istilah mencari jam terbang di sini. Tempatnya ada di event-event sebelumnya. Rekrutmen atlet juga tidak bisa dilakukan secara mendadak. Harus ada rekam jejak yang berkelanjutan dan konsisten meraih kemenangan,” katanya.

Usai rapat koordinasi, masing-masing cabor diminta meningkatkan intensitas latihan dan menjalankan program penguatan atlet sesuai kebutuhan.

KONI Jatim juga akan melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan atlet melalui serangkaian evaluasi dan tes fisik.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh atlet yang diproyeksikan tampil di PON Bela Diri 2026 berada dalam kondisi terbaik saat memasuki masa pertandingan.

Dengan kualitas atlet yang telah memiliki rekam jejak prestasi nasional serta dukungan program latihan yang terukur, KONI Jatim optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan utama dalam perburuan medali.

“Ada beberapa cabor yang insyaallah menjadi andalan kami,” tutur Nabil.

Pada PON Bela Diri II 2026, terdapat delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yaitu: Muaythai, Kickboxing, Anggar, IBCA MMA, Hapkido, Yongmoodo, Kurash, Tinju.

Jawa Timur menargetkan hasil maksimal dari delapan cabor tersebut guna memperkuat posisinya sebagai salah satu provinsi dengan tradisi prestasi olahraga terbaik di Indonesia.

Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 akan digelar pada Oktober nanti di Manado, Sulawesi Utara. (*)

Berita Terkait

Kejurnas Muaythai Indonesia 2026 Dimulai, PBMI Targetkan Lahir Juara Baru
Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026
Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan
Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita
PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan
Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur
KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:44 WIB

PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:58 WIB

Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:38 WIB

KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:58 WIB

Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2

Berita Terbaru