Polda Jatim Himbau Tak Ada Konvoi di Malam Pergantian Tahun

- Penulis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Operasi Lilin Semeru 2024 Polda Jawa Timur (Jatim) telah mempersiapkan pola – pola pengamanan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto selaku Kasatgas Humas dalam operasi tersebut mengatakan kesiapan itu juga melibatkan personel TNI, pemerintah daerah setempat dan stakeholder yang ada.

“Lebih kurang 13 Ribu personel gabungan yang sudah kita siagakan di seluruh wilayah hukum Polda Jatim dalam Operasi Lilin Semeru 2024 ini,” ujar Kombes Pol Dirmanto di Mapolda Jatim, Sabtu (28/12).

Untuk teknis pengamanan saat libur Nataru, Kombes Dirmanto mengatakan Polda Jatim telah berkoordinasi dengan beberapa pihak saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024.

Sementara untuk personel gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan stakeholder lainya.

Masih kata Kombes Dirmanto, pada Operasi Lilin Semeru 2024 kali ini, Polda Jatim selain pengamanan di Gereja, jalur lalulintas, pusat perbelanjaan dan tempat wisata  juga menekankan kewaspadaan terhadap bencana Hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Pada akhir tahun ini prediksi dari BMKG, perlu diantisipasi adalah bencana hidrometeorologi dampak dari perubahan cuaca ekstrem yang terjadi mulai bulan Desember 2024 sampai Februari 2025,” kata Kombes Dirmanto.

Kasatgas Humas Operasi Lilin Semeru 2024 ini juga menghimbau untuk warga masyarakat agar tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun nanti.

“Bagi masyarakat yang merayakan pergantian malam tahun baru bisa dilaksanakan di wilayah masing masing, tidak perlu lintas Kabupaten terlebih dengan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknik,” ujar Kombes Dirmanto.

Baca Juga:  Retret Kokam Muhammadiyah, Kapolri Tekankan Sinergitas Jaga Persatuan hingga Kamtibmas

Hal itu lanjut Kombes Dirmanto untuk menghindari kepadatan lalu lintas termasuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas atau gangguan kamtibmas lainya saat merayakan malam pergantian tahun.

“Jika ada konvoi nanti kita akan tertibkan,” tegas Kombes Dirmanto.

Untuk mengantisiapasi adanya konvoi, Polda Jatim bersama seluruh Polres yang ada di jajaran Polda Jatim akan melakukan penyekatan.

“Akan ada penyekatan yang dilakukan akan secara temporeri sesuai kondisi dan situasi,” ujar Kombes Dirmanto.

Meskipun penyekatan dilakukan secara tempori (sementara), namun nantinya tetap akan ada pemeriksaan di jalan yang akan dilakukan oleh petugas.

Hal ini dilakukan guna menghindari kecelakaan di daerah – daerah yang sudah dipetakan memiliki kerawanan seperti jalur tol atau jalur rawan lainya.

“Jadi personel yang sudah kita ploting akan mengingatkan masyarakat saat melintas di jalur yang memiliki kerawanan tersebut,” pungkas Kombes Pol Dirmanto.

Seperti diketahui, operasi kemanusian dengan sandi Operasi Lilin Semeru 2024 digelar selama 13 hari dari tanggal 21 Desember 2024 sampai 2 Januari 2025.

Meski Operasi Lilin Semeru 2024 dilaksanakan sampai tanggal 2 Januari 2025 , namun jika mobilitas masyarakat yang merayakan libur Nataru masih ramai, maka Polda Jatim tetap akan terus melaksanakan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Hal itu untuk tetap memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru. (*)

Berita Terkait

Locusdelictinews Genap 2 Tahun: Abdul Munif Tegaskan Media Ini Tak Bisa Diintervensi Siapa Pun
Gebyar UMKM Kali Mati Bersinar Berjalan Sukses
Diklat Pratama Resmi Ditutup, Pemuda Pancasila Jatim Siapkan Kader Tangguh dan Berintegritas
KH Tamam Apresiasi Program Polisi Bersama Masyarakat
Jaga Kondisi Psikologis Warga Binaan, Rutan Kelas I Surabaya Sediakan Wartelsuspas
Perampokan Berdarah Toko Emas Murni Jember, Ibu dan Anak Dibacok, Dua Terduga Pelaku Diburu Polisi
Touring Religi Hari Santri Nasional 2026, PCNU Kota Kediri Napak Tilas Jejak Ulama dan Sejarah Islam
Bang Yahya Desak Banyuwangi Bentuk Crisis Center Anti-Bullying, Korban Jangan Dibungkam!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:42 WIB

Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan

Jumat, 6 November 2026 - 07:41 WIB

Polda Jatim Tetapkan dan Tahan Tersangka Arisan MeAow, Enam Pelapor Mengaku Rugi Rp 4,07 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 07:39 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

Kamis, 5 November 2026 - 18:49 WIB

12 Rumah Rusak Diterjang Angin, Polsek Temayang Bersama Koramil dan Instansi Terkait Bantu Warga

Kamis, 5 November 2026 - 15:44 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWNU, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Perlindungan Santri

Kamis, 5 November 2026 - 15:43 WIB

Kapolda Jatim Sambangi BLK Surabaya, Dukung Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing

Kamis, 5 November 2026 - 15:42 WIB

Polres Sampang Bentengi Santri dari Narkoba dan Bullying, Sukseskan Indonesia Emas 2045

Kamis, 5 November 2026 - 14:50 WIB

Kapolda Jatim Kukuhkan Dai Polri dan Dai Kamtibmas, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru