sentralmerahputih.id | MAGETAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk tokoh agama dan kalangan pesantren. Hal tersebut menjadi pesan utama Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, S.I.K., M.M., saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kamis (5/11/2026) petang.
Kedatangan Kapolres bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan tersebut disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Al Fatah, KH. Ubaidillah Ahror atau yang akrab disapa Gus Bed.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan ulama sekaligus membangun komunikasi dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Magetan.
Kegiatan diawali dengan Shalat Maghrib berjamaah di lingkungan pesantren. Setelah itu, Gus Bed menyampaikan mauidhoh hasanah atau nasihat keagamaan. Kapolres kemudian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada keluarga besar pesantren, dilanjutkan Shalat Isya berjamaah dan ramah tamah.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bagas menyampaikan bahwa silaturahmi yang dilakukannya bukan sekadar kunjungan, melainkan juga untuk memohon doa restu, nasihat, dan dukungan para ulama dalam menjalankan tugas kepolisian.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dukungan masyarakat, termasuk para kiai, santri, dan tokoh agama, sangat dibutuhkan agar situasi tetap aman dan kondusif.
“Sesuai dengan komitmen Polisi Bersama Masyarakat, kami menyadari bahwa tugas memelihara keamanan dan ketertiban tidak bisa dipikul oleh kepolisian sendirian. Kami sangat membutuhkan doa, bimbingan, serta dukungan dari para ulama, kiai, dan seluruh elemen santri di Ponpes Al Fatah Temboro,” ujar AKBP Bagas.
Kapolres juga mengajak keluarga besar Ponpes Al Fatah untuk turut menyebarkan pesan perdamaian dan membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui semangat Jogo Omah.
Ia menjelaskan, upaya menjaga keamanan dapat dimulai dari lingkup paling kecil, yakni keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Hal serupa juga berlaku di lingkungan pesantren dengan membangun kepedulian, kebersamaan, serta saling mengingatkan.
“Melalui silaturahmi ini, kami menitipkan pesan kepada para santri dan jamaah untuk terus menggaungkan semangat Jogo Omah. Menjaga keamanan itu berawal dari lingkungan terkecil, baik di rumah maupun di lingkungan pesantren. Dengan kesadaran Jogo Omah yang kuat, Insyaallah Magetan akan selalu sejuk dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Gus Bed menyambut baik kunjungan dan silaturahmi jajaran Polres Magetan tersebut. Pertemuan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara ulama dan umara serta membuka ruang komunikasi yang positif dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Melalui sinergi kepolisian dengan tokoh agama dan lingkungan pesantren, diharapkan pesan-pesan kamtibmas dapat semakin luas diterima masyarakat. Dengan demikian, upaya menjaga kondusivitas Kabupaten Magetan tidak hanya bertumpu pada kehadiran aparat, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.(Tyaz)






