Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | SURABAYA – Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret, volume kendaraan yang melintas di jalur arteri maupun tol mencapai 2.179.014 unit atau 18 persen dibanding tahun lalu.

Meskipun terjadi peningkatan kendaraan yang keluar masuk, secara umum di wilayah Jawa Timur situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.

Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jatim, Kamis (26/3/26).

Kombes Abast mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur.

“Hasil analisa dan evaluasi kami menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pada arus mudik tahun ini,” ujar Kombes Abast.

Menurut Kombes Abast, peningkatan volume kendaraan paling mencolok terjadi di jalur arteri.

Salah satu titik tertinggi tercatat di perbatasan Magetan-Jawa Tengah, dengan kenaikan kendaraan masuk hingga 514 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain jalur arteri, sejumlah ruas tol di Jawa Timur juga mengalami peningkatan arus lalu lintas.

Ruas Solo-Ngawi mencatat total 149.286 kendaraan, atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) menjadi salah satu jalur yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dengan total 525.463 kendaraan atau naik 34 persen.

Adapun ruas Pandaan-Malang juga menunjukkan peningkatan arus kendaraan meski relatif stabil.

“Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan,” kata Kombes Abast.

Baca Juga:  Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Polres Probolinggo Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Pemudik

Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur juga mengalami lonjakan.

Total penumpang dari berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, kereta api, hingga bus, tercatat mencapai 2.775.689 orang, atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2025.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya, yang mencatat kenaikan penumpang hingga 42 persen.

Sementara itu, Terminal Purabaya/Bungurasih juga mengalami peningkatan signifikan.

Jumlah penumpang masuk di terminal tersebut tercatat naik hingga 66 persen, dari sekitar 157 ribu orang pada tahun lalu menjadi sekitar 262 ribu orang pada tahun ini.

Tak hanya itu, arus penumpang di Bandara Juanda juga ikut meningkat.

Tercatat, total penumpang di bandara tersebut mencapai 567.096 orang, atau naik 13 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

“Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi,” jelas Kombes Abast.

Melihat tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Polda Jatim juga terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk di jalur arteri, tol, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan,” pungkas Kombes Abast. (Tyaz)

Berita Terkait

Jogo Magetan, Jogo Jawa Timur, Korlap PSHT Berkomitmen Jaga Kondusivitas dan Tahan Pengerahan Massa
DVI Polri Terus Perkuat Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8
Wamen PPPA Jadi Pembicara IAWP 2026, Dorong Penguatan Layanan bagi Korban Kekerasan
Saat Galodo Menerjang Solok, Polri Hadir Melayani: SAR Dikerahkan, Mapolres Jadi Tempat Pengungsian
Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire untuk Percepat Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak
Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Malang Kota Gelar Doa Bersama Ojol
Polwan Polres Blitar Berikan Pelayanan Humanis, Berbagi Air hingga Bersihkan Sampah Bersama Massa Aksi
Panit Binmas Polsek Ploso Laksanakan Pemantauan Tanaman Jagung dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:55 WIB

Jogo Magetan, Jogo Jawa Timur, Korlap PSHT Berkomitmen Jaga Kondusivitas dan Tahan Pengerahan Massa

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

DVI Polri Terus Perkuat Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

Selasa, 22 September 2026 - 18:55 WIB

Wamen PPPA Jadi Pembicara IAWP 2026, Dorong Penguatan Layanan bagi Korban Kekerasan

Selasa, 22 September 2026 - 13:46 WIB

Polda Jambi Gunakan 1.400 Liter Cairan X-Fire untuk Percepat Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak

Selasa, 22 September 2026 - 13:45 WIB

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Malang Kota Gelar Doa Bersama Ojol

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Polwan Polres Blitar Berikan Pelayanan Humanis, Berbagi Air hingga Bersihkan Sampah Bersama Massa Aksi

Selasa, 22 September 2026 - 08:35 WIB

Panit Binmas Polsek Ploso Laksanakan Pemantauan Tanaman Jagung dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 08:34 WIB

Polrestabes Surabaya Ungkap Komplotan Penukar Kartu ATM Lintas Daerah, Amankan 9 Tersangka

Berita Terbaru