Jusuf Kalla (JK) Telah Menyalakan Obor Keadilan dari Makassar

- Penulis

Minggu, 9 November 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Dr. Nursalim Turatea

Ketua Afiliasi, Pengajar, Penulis, Bahasa, Sastra, Budaya, Sni dan Desain Provinsi Kepulauan Riau ( APEBSKID KEPRI)

sentralmerahputih.id | BATAM – Ketua Serikat Pers Reformasi Nasional (Sepernas) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Nursalim, M.Pd, menyatakan dukungan moralnya terhadap Jusuf Kalla (JK) dalam menghadapi dugaan praktik mafia tanah yang menimpa dirinya di Makassar. Ia menilai perjuangan JK bukan semata persoalan kepemilikan tanah, tetapi tentang kehormatan, keadilan, dan marwah bangsa.

“Pak Jusuf Kalla bukan sedang membela dirinya, tetapi sedang membela prinsip keadilan. Kalau seorang tokoh besar sekelas beliau bisa menjadi korban, bagaimana nasib rakyat kecil yang bahkan tidak mengerti hukum?” ujar Nursalim dalam pernyataannya di Batam.

Menurut Nursalim, sikap tegas JK dalam menghadapi dugaan mafia tanah menunjukkan keberanian moral seorang negarawan sejati. “Ini bukan soal materi, tetapi soal nurani. Beliau melawan bukan karena ingin menang, tetapi karena tidak ingin kezaliman dibiarkan hidup di negeri ini,” katanya.

Sebagai putra Turatea (Jeneponto), Nursalim mengaku memahami betul karakter JK yang lahir dari budaya Siri’ na Pacce falsafah hidup orang Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi kehormatan dan kepekaan sosial. “Bagi orang Bugis, kehormatan lebih berharga daripada harta. Jika kehormatan diinjak, maka wajib baginya untuk bangkit. Dan itulah yang sedang dilakukan Pak JK,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan JK sejalan dengan ajaran Islam yang memerintahkan umatnya untuk menegakkan keadilan dan melawan kezaliman. “Dalam Al-Qur’an jelas disebutkan, Allah memerintahkan kita memutuskan perkara dengan adil. Dan Rasulullah pun menegaskan, siapa yang mengambil sejengkal tanah dengan cara zalim, akan ditimpa azab berat di akhirat,” tutur Nursalim.

Baca Juga:  Setiap Langkah Kecil Berhak Menggapai Puncak yang Tinggi

Menurutnya, kasus JK adalah cermin dari banyaknya masalah hukum pertanahan di Indonesia yang selama ini menimpa rakyat kecil. “Mafia tanah itu nyata. Mereka bergerak rapi, punya jaringan, dan sering bersembunyi di balik kekuasaan. Karena itu, keberanian JK adalah cambuk moral bagi bangsa ini,” katanya.

Nursalim juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan perjuangan JK sebagai momentum memperbaiki sistem hukum dan moral publik. “Pak JK menyalakan obor keadilan dari Makassar. Tugas kita adalah menjaga agar cahaya itu tidak padam,” ucapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan moral yang sederhana namun dalam. “Hukum tanpa keadilan hanyalah teks mati. Dan keadilan tanpa keberanian hanyalah mimpi. Semoga semangat Pak JK menjadi pengingat bahwa bangsa ini masih punya nurani.”

Bagi Dr. Nursalim, perjuangan Jusuf Kalla (JK) adalah simbol dari suara hati rakyat yang menolak tunduk pada kezaliman. Dari Makassar, pesan moral itu menggema ke seluruh Indonesia bahwa keadilan harus terus diperjuangkan, siapa pun yang menghadapinya.(NT).

Berita Terkait

“Akal Sebagai Tiang Penyangga” Oleh: H. Adi Gunawan, S.H., M.A., M.H., M.Sos
Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi
Jumat Pagi dan Pilkada DPRD
Setiap Langkah Kecil Berhak Menggapai Puncak yang Tinggi
Dampak merokok terhadap kesehatan dan keluarga: bahaya nyata yang sering diabaikan
Keteladanan Pemimpin dalam Menjaga Ideologi Pancasila
Whoosh dan Komitmen Anti Korupsi Itu: Omon-omon? Oleh : Agus Wahid
Catatan Mubes Pemuda Pancasila XI : Aktifkan Kembali Partai Patriot
Berita ini 43 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05 WIB

Hari Bhayangkara ke -80, Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Droping 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:03 WIB

Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00 WIB

Tim Basket Polda Jatim Juara 1 Kapolri Cup 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:35 WIB

Kado Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Bondowoso Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat di Sekar Putih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:28 WIB

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:01 WIB

Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Polda Jatim Perkuat Kepedulian Sosial dan Keagamaan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:20 WIB

Dukung Indonesia ASRI, Polres Magetan Gelar Korve di Kawasan Air Terjun Tirtosari Sarangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:27 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Jember Berbagi Paket Sembako untuk Ojol

Berita Terbaru

BERITA POLRI

Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:03 WIB

BERITA POLRI

Tim Basket Polda Jatim Juara 1 Kapolri Cup 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:00 WIB