Herex Day di Kenjeran Dianggap Ilegal, IMI Surabaya Minta Dihentikan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya menegaskan bahwa rencana kegiatan latihan bersama (latber) bertajuk Herex Day Vol. 3 yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026 di Kenjeran Park Surabaya dinilai ilegal karena tidak melalui koordinasi dan rekomendasi resmi dari IMI sebagai induk organisasi olahraga otomotif.

Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, mengungkapkan bahwa pihaknya pertama kali mengetahui rencana kegiatan tersebut dari flyer yang beredar luas di media sosial, khususnya Instagram akun President Herex.

“Empat hari lalu saya menerima flyer dari teman-teman media sosial. Setelah kami telusuri, ternyata flyer tersebut berasal dari Instagram President Herex,” kata Samsurin, Rabu (28/1/2026).

Sulit Dihubungi dan Tak Ada Koordinasi Teknis

Samsurin menjelaskan, saat pihaknya mencoba menghubungi kontak yang tertera, respons awal justru berasal dari pesan otomatis.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, IMI Surabaya akhirnya mendapatkan nomor kontak seseorang bernama Boy yang disebut sebagai koordinator atau panitia.

Dalam komunikasi tersebut, IMI Surabaya menanyakan teknis latihan, pembagian kelas peserta, hingga aspek keselamatan, mengingat dalam flyer tercantum beberapa kategori peserta, mulai dari VIP, reguler, hingga pelajar.

“Kami sebagai induk olahraga otomotif memiliki kewenangan regulasi nasional. Setiap kegiatan balap atau latihan bersama wajib melalui rekomendasi IMI, demi keselamatan dan kepastian hukum,” tegasnya.

Namun, ajakan untuk melakukan pertemuan dan koordinasi teknis tersebut tidak mendapatkan respons yang jelas.

Bahkan, janji pertemuan yang sempat disepakati tidak terealisasi.
IMI Pertanyakan Keterlibatan Pelajar dan Asuransi

IMI Surabaya juga menyoroti serius pelibatan pelajar dalam kegiatan tersebut, terlebih adanya tarif khusus pelajar sebesar Rp125.000 per motor.

Menurut Samsurin, keterlibatan pelajar seharusnya diketahui dan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, pihak sekolah, serta dilengkapi jaminan keselamatan dan asuransi.

Baca Juga:  Usai Sukses Gelar Event Otomotif Piala Wali Kota Surabaya, Samsurin : Surabaya Sudah Saatnya Punya "Hari Raya Otomotif"

“Apakah Dinas Pendidikan tahu? Apakah kepala sekolah tahu? Apakah ada jaminan keselamatan, asuransi, atau kerja sama BPJS? Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.

IMI Jatim: Tidak Ada Surat, Kegiatan Dinilai Bermasalah

Lebih lanjut, Samsurin menyebutkan bahwa IMI Jawa Timur juga telah memastikan tidak pernah menerima surat permohonan atau pemberitahuan resmi terkait kegiatan tersebut.

Bahkan, menurut informasi dari IMI Jatim, pihak penyelenggara disebut kerap menggelar kegiatan otomotif tanpa melibatkan IMI secara teknis, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pegiat otomotif.

Atas dasar itu, IMI Jawa Timur menginstruksikan IMI Kota Surabaya untuk menyikapi tegas, mengingat lokasi kegiatan berada di wilayah kewenangan IMI Surabaya.

Dinyatakan Ilegal dan Terancam Dilaporkan

Samsurin menegaskan, kegiatan yang tidak mengantongi rekomendasi IMI dan tidak memenuhi regulasi nasional olahraga kendaraan bermotor dapat dikategorikan ilegal.

“Kalau tidak dihentikan, sesuai peraturan nasional olahraga kendaraan bermotor, kegiatan ini bisa kami laporkan ke pihak kepolisian. Ini demi menjaga citra dan pembinaan otomotif di Kota Surabaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, kampanye stop balap liar seharusnya dilakukan melalui pembinaan resmi, edukasi teknik balap yang benar, serta jalur prestasi yang berjenjang di bawah naungan IMI, bukan dijadikan komoditas bisnis.

“Latihan bersama yang resmi tidak ada kelas VIP, tidak ada tarif berbeda, tidak ada jualan fasilitas. Tujuannya murni pembinaan,” pungkas Samsurin.

IMI Kota Surabaya pun secara terbuka meminta agar kegiatan latihan bersama Herex Day yang dijadwalkan 31 Januari 2026 di Kenjeran Park dihentikan, sampai seluruh aspek legalitas, keselamatan, dan koordinasi dengan induk organisasi dipenuhi.(*)

Berita Terkait

Terpilih Kembali Sebagai Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman Siapkan Langkah Besar Menuju PON 2028
Mudhazir Salam Raih Juara I Ju-Jitsu Surabaya Rising Champion 2026
Budo Festival 2026 di Unesa, Perkuat Kerjasama Olahraga Jepang-Jatim
KONI Jatim Matangkan Persiapan PON Pantai 2026
Wawali Malang Evaluasi Jalur Mandiri Popda, Hasilnya Dua Atlet Dipastikan Berangkat
DRAMA 120 MENIT! Sempat Tertinggal, Indonesia Akhirnya Tundukkan Thailand Lewat Adu Penalti dan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Muaythai Surabaya Jadikan SRC Seri 3 Ajang Pembibitan Atlet Menuju Porprov 2027
Raih 10 Emas, FAJI Jatim Juarai Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:36 WIB

Sespimmen Angkatan 67 Gelar Baksos, Salurkan Paket Sembako dan Paket Perlengkapan Sekolah

Jumat, 6 November 2026 - 14:34 WIB

Polres Ponorogo Siagakan Ratusan Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Sinergi bersama Tokoh Agama, Polresta Malang Kota Kukuhkan 57 Da’i Kamtibmas

Jumat, 6 November 2026 - 12:01 WIB

Polres Lumajang Berangkatkan Personel dan Paket Sembako, Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari

Jumat, 6 November 2026 - 11:59 WIB

Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sita 57,96 Gram Sabu dari Tangan Residivis

Jumat, 6 November 2026 - 07:42 WIB

Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan

Jumat, 6 November 2026 - 07:41 WIB

Polda Jatim Tetapkan dan Tahan Tersangka Arisan MeAow, Enam Pelapor Mengaku Rugi Rp 4,07 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 07:39 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

Berita Terbaru