Gubernur Jatim Berikan Bonus Atlet Peraih Medali di Sea Games 2025 Thailand

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus kepada atlet dan pelatih yang berkontribusi menyumbangkan medali bagi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.

Penyerahan bonus digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Bonus itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi atlet Jawa Timur di level internasional.

Pada pesta olahraga dua tahunan tersebut, Jawa Timur tampil sebagai salah satu kontributor terbesar kontingen Indonesia. Dari total 134 atlet, Jawa Timur berhasil menyumbang 99 medali, dengan rincian 34 emas, 35 perak, dan 30 perunggu.

Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai penyumbang 34 persen medali emas Indonesia pada SEA Games 2025.

Rincian Bonus Atlet SEA Games 2025

Dalam kesempatan tersebut, bonus diberikan kepada 100 atlet peraih medali, 34 atlet nonmedali, serta 27 pelatih. Besaran bonus yang diterima atlet disesuaikan dengan jenis dan kategori medali.

Untuk medali perorangan, atlet peraih emas menerima bonus sebesar Rp73.125.000, perak Rp43.625.000, dan perunggu Rp24.150.000.

Sementara itu, bonus untuk nomor beregu dibagi berdasarkan jumlah atlet dalam satu tim.

Atlet peraih emas beregu dengan anggota dua hingga empat orang menerima Rp68.250.000, perak Rp39.000.000, dan perunggu Rp19.500.000.

Untuk beregu empat hingga enam orang, bonus emas sebesar Rp63.375.000, perak Rp34.125.000, dan perunggu Rp14.625.000.

Adapun beregu dengan anggota lebih dari enam orang, bonus emas mencapai Rp58.500.000, perak Rp29.250.000, dan perunggu Rp12.187.000.

Khofifah: Prestasi Harus Dijaga dan Ditingkatkan

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.

“Terima kasih atas seluruh dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam membawa harum nama Indonesia dan mengibarkan Merah Putih. Semoga prestasi ini terus dijaga dan ditingkatkan, hingga mampu bersaing di ajang yang lebih prestisius seperti Olimpiade,” ujar Khofifah.

Baca Juga:  Kejurprov Muaythai Jatim 2024 Lahirkan Banyak Bibit Atlet Potensial

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan atlet oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Jawa Timur agar prestasi internasional dapat terus terjaga.

Martina Ayu Jadi Penyumbang Medali Terbanyak

Secara khusus, Khofifah memuji atlet triathlon asal Magetan, Martina Ayu, yang menjadi penyumbang medali terbanyak dari Jawa Timur. Martina sukses mengoleksi tujuh medali, terdiri atas lima emas dan dua perak.

Menurut Khofifah, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Jawa Timur berada di jalur yang tepat dan harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.

KONI Jatim Optimistis Pertahankan Dominasi

Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil pembinaan atlet yang konsisten dan terarah.
Meski jumlah atlet tidak terlalu banyak, Jawa Timur mampu menjadi kontributor emas terbesar.

“Kami dua kali berturut-turut menjadi penyumbang emas terbanyak di SEA Games. Pada 2023 sekitar 31 persen, dan pada 2025 meningkat menjadi 34 persen,” kata Nabil.

Ia berharap Jawa Timur mampu mencatat hattrick sebagai penyumbang emas terbesar pada SEA Games berikutnya melalui pembinaan atlet yang semakin berkualitas.

Sementara itu, Martina Ayu mewakili atlet menyampaikan terima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Perjalanan ini tidak mudah dan penuh tantangan. Dukungan dari Jawa Timur bukan sekadar bonus, tetapi menjadi penyemangat untuk terus berjuang membawa prestasi bagi Indonesia,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Kejurnas Muaythai Indonesia 2026 Dimulai, PBMI Targetkan Lahir Juara Baru
Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026
Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan
Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita
PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan
Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur
KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data
Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Gol Yuran Fernandes Antar Persebaya ke Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Muaythai Jatim Bidik Juara Umum Kejurnas IMC 2026, 87 Atlet Diterjunkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Kesehatan Mental Atlet Jadi Sorotan, KONI Jatim Luncurkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Bercerita

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:44 WIB

PBMI Pastikan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 Siap Digelar, Bekasi Matangkan Seluruh Persiapan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:58 WIB

Baso Juherman: Penataran Jadi Kunci Lahirkan SDM Muaythai Berkualitas di Jawa Timur

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:38 WIB

KONI Jatim Dukung Sport Intelligence, Pembinaan Atlet Kini Berbasis Data

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:58 WIB

Rakor Bersama Cabor Berjalan Lancar, Ketua KONI Surabaya Pastikan Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Ditindaklanjuti

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2

Berita Terbaru