Bang Yahya Desak Banyuwangi Bentuk Crisis Center Anti-Bullying, Korban Jangan Dibungkam!

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sentralmerahputih.id | BANYUWANGI – Ketua GRIB Jaya DPC Banyuwangi, Yahya Umar, S.H., yang akrab disapa Bang Yahya, mendorong Pemerintah Daerah Banyuwangi dan institusi pendidikan untuk membangun sistem perlindungan korban perundungan atau bullying yang lebih kuat, aman, dan berpihak pada korban.

Dorongan tersebut disampaikan menyikapi maraknya kasus bullying yang tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga menimbulkan trauma, depresi, kecemasan, hingga hilangnya rasa percaya diri korban.

“Perang terhadap bullying tidak boleh berhenti sebatas kecaman. Dibutuhkan keberanian, kepedulian, serta langkah nyata untuk melindungi korban,” ujar Bang Yahya, Minggu (11/10/2026).

Menurut Bang Yahya, korban bullying tidak boleh dibiarkan menghadapi tekanan psikologis seorang diri. Luka akibat perundungan bukanlah persoalan sepele, karena dampaknya dapat membekas dalam kehidupan korban, baik secara mental, sosial, maupun dalam proses pendidikan.

Ia menilai, sudah saatnya Banyuwangi memiliki tim konselor yang mampu membantu korban melewati masa sulit, memulihkan kondisi psikologis, serta membangun kembali keberanian dan kepercayaan diri mereka.

“Korban bullying membutuhkan pendampingan, bukan sekadar simpati. Mereka harus mendapatkan ruang aman untuk bercerita, memperoleh dukungan, dan dibantu memulihkan kondisi psikologisnya,” tegasnya.

*Dorong Crisis Center yang Aman dan Mudah Diakses*

Tidak hanya menyoroti pentingnya pendampingan psikologis, GRIB Jaya DPC Banyuwangi juga menekankan perlunya sistem pengaduan atau _crisis center_ yang aman dan mudah diakses.

Bang Yahya menilai, korban maupun keluarga harus memiliki saluran pelaporan yang jelas, terlindungi dari intimidasi, serta mendapatkan tindak lanjut yang tepat.

Baca Juga:  Polres Ngawi Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Jelang Idul Adha 2026

Sistem tersebut, lanjutnya, tidak boleh berhenti pada penerimaan laporan semata. Setiap pengaduan perlu ditangani secara profesional, dengan menjaga kerahasiaan identitas korban, memberikan pendampingan yang diperlukan, serta mengedepankan keselamatan dan pemulihan korban.

Sekolah dan lingkungan pendidikan juga diharapkan tidak menyepelekan laporan perundungan. Pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pengawasan, dan penanganan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan diam ketika melihat bullying, jangan menyalahkan korban, dan jangan membiarkan perundungan menjadi kebiasaan yang dianggap lumrah,” pesannya.

*GRIB Jaya Buka Call Center Pengaduan*

Sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan perundungan, GRIB Jaya DPC Banyuwangi membuka saluran komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan maupun meminta informasi terkait persoalan bullying.

Masyarakat, orang tua, maupun pihak yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi:

*CALL CENTER GRIB JAYA DPC BANYUWANGI*
– *+62 852-3601-5885*
– *+62 821-3221-1781*

Melalui saluran tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi dan mencari dukungan awal. Untuk kebutuhan konseling psikologis atau penanganan profesional, korban dapat diarahkan kepada tenaga ahli maupun lembaga berwenang sesuai kebutuhan.

GRIB Jaya DPC Banyuwangi berharap langkah ini dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun lingkungan yang lebih aman, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Bullying bukan bahan candaan. Bagi korban, perundungan bisa menjadi beban berat yang sulit diungkapkan. Karena itu, keberanian melapor harus disambut dengan kepedulian, bukan penghakiman.

Berita Terkait

Merajut Kebersamaan, Ansor dan PRKB Rabasan Rutinkan Dzikir-Sholawat
Kasat Narkoba Jombang Tanggapi Berita Polsek yang Masih Tangani Kasus Narkoba, Dugaan Rp20 Juta di Polsek Peterongan Masih Misteri
PRKB Sampaikan Ucapan HUT TNI ke-81
Bang Yahya: Tunggu Kejelasan, Hormati Proses Hukum Terkait Dugaan Kasus ADR
Satu Dekade HNN, Ustadz Hasan Basri Fuk Tekankan Integritas Kawal Informasi Bangsa
Garda Semeru Nusantara Sosialisasi P4GN di Desa Tanggul
Kelurahan Ngrowo Lolos Seleksi Tahap II BIA 2026, Optimistis Tembus 10 Besar
GSN Hadiri Semarak HUT RI ke-81 Desa Jumputrejo, Edukasi Warga Bahaya Narkoba
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Pimpin Polda Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Polresta Malang Kota Rawat Kepedulian Lewat Aksi Sosial

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Kawal Perpres Baru, Polres Mojokerto Beri Kepastian Hukum dan Perlindungan bagi Driver Online

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Kanit Binmas Laksanakan Pembinaan kepada Petani Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Kapolri Ajak Jamaah Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri Jaga Kerendahan Hati dan Perkuat Akhlak

Berita Terbaru